Jumat, 05 Jun 2026 15:31 WIB

Polemik Tolak Konvoi Timnas, Pengamat Pandang Warganet Tak Ingin Wali Kota Eri Numpang Popularitas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 08 Jun 2023 09:18 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

Selalu.id - Heboh warganet menolak penggelaran arak-arakan atau konvoi untuk Timnas Indonesia di Surabaya. Penolakan itu karena banyak warganet yang mengganggap acara sambutan  dengan konvoi terlalu berlebihan.

Bahkan beberapa dari warganet menyangkut pautkan acara itu memanfaatkan momentum untuk kepentingan politik pemilu 2024.

Pengamat Politik dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Moch Mubarok Muharam mengatakan memang euforia kemenangan Sea Games sudah tak lagi monumental, sehingga dianggap terlalu berlebihan.

"Warga menganggap pak Wali Kota Eri Cahyadi melakukan politisasi dengan menumpangi popularitas ketenaran dari para atlet Sea Games khususnya pemain sepak bola. Apalagi mendekati momentum momen politik khususnya Pilkada Oktober 2024 di Surabaya," kata Mubarok, saat dihubungi selalu.id, Kamis (8/6/2023).

Tak hanya itu, Mubarok menerangkan bahwa warga yang menolak konvoi itu tidak ingin Eri Cahyadi memboncengi PSSI hanya untuk memanfaatkan popularitasnya.

"Minimal yang menolak itu tidak ingin pak Eri memboncengi popularitas dari kemenangan PSSI. Kedua, mereka gak ingin ranah olahraga itu di masukin ranah politik," jelasnya.

"Apalagi pawai menyambut pemain PSSI mengharumkan nama indonesia ini akan meningkatkan popularitas Eri Cahyadi, karena kita tahu sendiri warga Surabaya gila bola," sambungnya.

Terlebih, menurutnya selama ini masyarakat menilai tidak ada kontribusi Eri Cahyadi terhadap memajukan sepak bola tanah air.

"Warga tidak melihat secara nyata kontribusi Eri Cahyadi dalam membesarkan sepak bola itu mungkin. Saya membaca ungkapan warga seperti ini," ungkapnya.

Tetapi, Mubarok menjelaskan aspek penerimaan tidak hanya di olahraga. Sebagai Wali Kota, menurutnya Program rakyat bisa dijadikan sarana mendekati masyarakat.

"Olahraga cuman sebagian kecil dari keseluruhan dari aset-aset yang bisa menjadikan sarana untuk mendekatkan ke warga," jelasnya.

Diketahui, karena polemik ini, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah memutuskan untuk membatalkan konvoi tersebut. Sehingga, Ia menyebut konvoi yang dimaksudnya pengawalan dan penyambutan Timnas Indonesia dari hotel menuju Balai Kota Surabaya. Sekaligus welcome dinner Timnas Palestina di Balai Kota Surabaya pada 11 Juni 2023, nanti.

Lebih lanjut Mubarok menambahkan, bagi yang menolak itu juga karena kekhawatiran dapat membuat kemacetan.

"Ini juga aspek kenyamanan ya, sebagai warga, tak merasa gak nyaman kalau ada macet, ketika Eri Cahyadi (bilang) ini gak buat macet, mereka gak percaya bisa jadi setelah ada konvoi ujuk ujuk buat kemacetan," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.