Kamis, 23 Jul 2026 01:28 WIB

Warga Kenjeran Meninggal saat Antre di ICU, Begini Penjelasan RSUD dr Soewandhie

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 02 Jun 2023 08:12 WIB
RS Soewandhie
RS Soewandhie

Selalu.id - Sebelumnya diberitakan bahwa terdapat seorang ibu yang meninggal saat antre ruang ICU di RSUD dr Soewandhie. Terkait hal tersebut, Direktur Rumah Sakit Soewandhie, dr. Billy Daniel Messakh mengatakan bahwa,  pihak keluarga tidak mau merujuk ke Rumah Sakit lain.

"Kronologisnya, tanggal 27 Mei dia diterima di IGD Soewandhie. Pas dia datang ke kamar kita sudah penuh. Karena penuh kami tawarkan rujuk ke RS lain, tapi keluarga menolak," kata dr Billy, Jumat (2/6/2023), saat dihubungi awak media.

Baca Juga: Langkah Tegas Wali Kota Eri Benahi RSUD Soewandhie, Targetkan Pelayanan Cepat dan Setara bagi Pasien BPJS

Dr Billy mengatakan bahwa sesuai aturan SOP Rumah Sakit jika pihaknya menawarkan rujukan tetapi ditolak. Ia pun mengatakan sudah ada tanda tangan penolakan dari pihak keluarga pasien yang meninggal, Asiasi (53) warga Tanah Kali Kedinding, Kenjeran.

"Sudah (pihak keluarga) ada tanda tangannya mulai IGD sampai ICU menolak rujuk. Standar (SOP) kalau ruangan penuh harus rujuak RS lain, mereka menolak," jelasnya.

Kata dia, pihaknya ketika melakukan tawaran rujuk langsung ada pilihan ke RS Soetomo atau RS Unair. "Selain itu juga sda rujukan terbuka, kepadanya RS jadi kemanapun bisa diterima," tuturnya.

Dalam kronologi awal, lanjut dr Billy, saat itu pihak RS Soewandhie menerima di IGG. Tetapi saat datang kamar rumah sakit sudah penuh.

Baca Juga: Wali Kota Eri Pastikan Kawal Perawatan Korban Kericuhan Konser Denny Caknan di Surabaya

"Karena penuh, kami tawarkan rujuk keluarga menolak. Saat itu kondisi (pasien) sudah naik turun. Diperiksa dokter pasien ada gangguan paru-paru," jelasnya.

Saat kondisi mulai menurun, RS Soewandhie menawarkan masuk ruang ICU, namun penuh. Akhirnya, pihaknya menawarkan rujuk Rumah Sakit lain.

"Tanggal 31 Mei dia masuk ICU inden pertama. Tapi karena kondisi, kita selalu tetap tawarkan, dia mau udah ada tempat di dalam. Tapi saat dia menurun dan dokter bilang kondisi meninggal di ruang teratai," imbuhnya.

Baca Juga: Korban Ricuh Konser Denny Caknan di Surabaya Keluhkan Pelayanan RSUD dr Soewandhie

Lebih lanjut dr Billy menambahkan, pihak keluarga pasien tidak beritahu alasan mereka tidak mau merujuk pasien atu ibunya ke Rumah sakit lain.

"Tapi kita punya beberapa temuan kalau masuk ICU di tempat lain pasti nambah pengeluaran minimal, bahan habis pakai ortunya misal pampers alat mandi kalau di Soewandhie, semua ditanggung Pemkot," pungkasnya. (Ade)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.