Kamis, 17 Sep 2026 02:53 WIB

Lurah Sememi Sebut Pergantian KTPR Sudah Sesuai Kesepakatan, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 01 Jun 2023 22:00 WIB
Lurah Sememi, Okto Narwanto
Lurah Sememi, Okto Narwanto

selalu.id - Lurah Sememi Surabaya, Okto Narwanto mengklarifikasi terkait tudingan pencabutan atau pergantian kepengurusan Kelompok Teknis Perbaikan Rumah (KTPR) secara sepihak.

Okto mengatakan bahwa pergantian pengurusan KTPR untuk program Dandan Omah ini sudah kesepakatan dari pihak RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Sememi.

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Hasil rapat, mereka menilai bahwa pergantian KPRT butuh penyegaran dari kepengurusan lama. Lantaran kinerja KPRT saat ini kurang maksimal, sebab pekerjaan dikontrak seharusnya 10 unit, tapi hanya 6 unit selesai.

"Waktu itu mereka rapat. Pihak RW juga sudah konfirmasi ke KPRT juga bersedia. Missnya itu kalau gak salah kontrak sudah 10 unit baru garap 6,"kata Okto, saat dihubungi selalu.id, Kamis (1/6/2023).

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Sememi, Yudi Suqiono menjelaskan, pergantian kepengurusan KPRT sudah kesepakatan bersama, dari pihak RT, RW, LPMK. Bahkan, ia mengaku ketua KPRT sudah dikonfirmasi dan bersedia.

Baca Juga: Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Protes Sejumlah Pengembang Besar

"Sudah ngomong bareng. Intinya pembaruan generasi. Yang baru, sudah kesepakatan RT, RW, LPMK, ketuanya KPRTnya juga,"jelasnya.

Yudi mengungkapkan alasannya mengganti kepengurusan KPRT karena saat ini warga di Kelurahan Sememi sudah banyak sekali. Sehingga, menurutnya butuh percepatan program dandan omah tersebut.

"Kalau pelan (pengerjaan dandan omah) kasian warganya,"ungkapnya.

Baca Juga: Mahasiswa UINSA Demo Tolak Muzakki Kembali Pimpin Kampus, Angkat Persoalan Dana Hingga UKT

Sebab itu, pihaknya meminta ingin percepatan pembangunan dandan omah segera dilakukan. Ia menyebut, setiap tahun pembangunan selalu ditunda-tunda.

"Pak RT dan RW minta cepat, setiap tahun nunda-nunda tiga periode. Ini agar lebih cepat biar rumah orang yang jelek cepat dikerjakan dan terealisasi,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses air bersih di Kota Surabaya.