Selasa, 23 Jul 2024 22:50 WIB

Lurah Sememi Sebut Pergantian KTPR Sudah Sesuai Kesepakatan, Ini Alasannya

  • Reporter : Ade Resty
  • | Kamis, 01 Jun 2023 22:00 WIB
Lurah Sememi, Okto Narwanto

Lurah Sememi, Okto Narwanto

selalu.id - Lurah Sememi Surabaya, Okto Narwanto mengklarifikasi terkait tudingan pencabutan atau pergantian kepengurusan Kelompok Teknis Perbaikan Rumah (KTPR) secara sepihak.

Okto mengatakan bahwa pergantian pengurusan KTPR untuk program Dandan Omah ini sudah kesepakatan dari pihak RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Sememi.

Baca Juga: Komisi A DPRD Surabaya Minta Pemkot Rotasi Petugas Dishub

Hasil rapat, mereka menilai bahwa pergantian KPRT butuh penyegaran dari kepengurusan lama. Lantaran kinerja KPRT saat ini kurang maksimal, sebab pekerjaan dikontrak seharusnya 10 unit, tapi hanya 6 unit selesai.

"Waktu itu mereka rapat. Pihak RW juga sudah konfirmasi ke KPRT juga bersedia. Missnya itu kalau gak salah kontrak sudah 10 unit baru garap 6,"kata Okto, saat dihubungi selalu.id, Kamis (1/6/2023).

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Sememi, Yudi Suqiono menjelaskan, pergantian kepengurusan KPRT sudah kesepakatan bersama, dari pihak RT, RW, LPMK. Bahkan, ia mengaku ketua KPRT sudah dikonfirmasi dan bersedia.

Baca Juga: DPRD Surabaya Minta Alokasi APBD untuk Rumah Ibadah Bisa Terlaksana

"Sudah ngomong bareng. Intinya pembaruan generasi. Yang baru, sudah kesepakatan RT, RW, LPMK, ketuanya KPRTnya juga,"jelasnya.

Yudi mengungkapkan alasannya mengganti kepengurusan KPRT karena saat ini warga di Kelurahan Sememi sudah banyak sekali. Sehingga, menurutnya butuh percepatan program dandan omah tersebut.

"Kalau pelan (pengerjaan dandan omah) kasian warganya,"ungkapnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Minta Alokasi APBD untuk Rumah Ibadah Bisa Terlaksana

Sebab itu, pihaknya meminta ingin percepatan pembangunan dandan omah segera dilakukan. Ia menyebut, setiap tahun pembangunan selalu ditunda-tunda.

"Pak RT dan RW minta cepat, setiap tahun nunda-nunda tiga periode. Ini agar lebih cepat biar rumah orang yang jelek cepat dikerjakan dan terealisasi,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi