Senin, 02 Feb 2026 17:35 WIB

Lurah Sememi Sebut Pergantian KTPR Sudah Sesuai Kesepakatan, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 01 Jun 2023 22:00 WIB
Lurah Sememi, Okto Narwanto
Lurah Sememi, Okto Narwanto

selalu.id - Lurah Sememi Surabaya, Okto Narwanto mengklarifikasi terkait tudingan pencabutan atau pergantian kepengurusan Kelompok Teknis Perbaikan Rumah (KTPR) secara sepihak.

Okto mengatakan bahwa pergantian pengurusan KTPR untuk program Dandan Omah ini sudah kesepakatan dari pihak RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Sememi.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Hasil rapat, mereka menilai bahwa pergantian KPRT butuh penyegaran dari kepengurusan lama. Lantaran kinerja KPRT saat ini kurang maksimal, sebab pekerjaan dikontrak seharusnya 10 unit, tapi hanya 6 unit selesai.

"Waktu itu mereka rapat. Pihak RW juga sudah konfirmasi ke KPRT juga bersedia. Missnya itu kalau gak salah kontrak sudah 10 unit baru garap 6,"kata Okto, saat dihubungi selalu.id, Kamis (1/6/2023).

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Sememi, Yudi Suqiono menjelaskan, pergantian kepengurusan KPRT sudah kesepakatan bersama, dari pihak RT, RW, LPMK. Bahkan, ia mengaku ketua KPRT sudah dikonfirmasi dan bersedia.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Sudah ngomong bareng. Intinya pembaruan generasi. Yang baru, sudah kesepakatan RT, RW, LPMK, ketuanya KPRTnya juga,"jelasnya.

Yudi mengungkapkan alasannya mengganti kepengurusan KPRT karena saat ini warga di Kelurahan Sememi sudah banyak sekali. Sehingga, menurutnya butuh percepatan program dandan omah tersebut.

"Kalau pelan (pengerjaan dandan omah) kasian warganya,"ungkapnya.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Sebab itu, pihaknya meminta ingin percepatan pembangunan dandan omah segera dilakukan. Ia menyebut, setiap tahun pembangunan selalu ditunda-tunda.

"Pak RT dan RW minta cepat, setiap tahun nunda-nunda tiga periode. Ini agar lebih cepat biar rumah orang yang jelek cepat dikerjakan dan terealisasi,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.