Selasa, 03 Feb 2026 05:35 WIB

Baliho dan Reklame Caleg Penuhi Kota, Golkar Surabaya Minta Maaf

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 26 Mei 2023 09:30 WIB
Baliho Caleg Golkar untuk Pemilu 2024
Baliho Caleg Golkar untuk Pemilu 2024

Selalu.id - Pesta demokrasi sudah di depan mata, Surabaya pun sedang diliputi nuansa meriah menyambut Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke 730.

Namun, cara para Calon Legislatif (Caleg) dalam memeriahkan HJKS ke 730 dirasa justru mengganggu. Pasalnya, baliho dan reklame Caleg dipasang dimana-mana, melebihi kemeriahan HJKS ke 730 itu sendiri, terutama baliho dan reklame Caleg dari Partai Golkar.

Baliho dan reklame para Caleg tersebut bahkan memenuhi jalan-jalan protokol, ujung-ujung gang, maupun menempel di tempat-tempat cangkrukan (ngopi santai, red) masyarakat di kampung-kampung.

Terkait hal itu,  Ketua Partai Golkar Surabaya, Arif Fathoni mengatakan bahwa di momen hari jadi kota Surabaya yang ke 730 ini semua calon legislatif Partai Golkar Kota Surabaya wajib menyemarakkan, dengan cara berkontribusi terhadap masyarakat.

"Di HJKS ini diharapkan bisa menjadi momen baik untuk semua calon-calon pelayan masyarakat bisa menyemarakkan dan mengabdi pada rakyat," katanya.

Namun, ia juga menyebut bahwa dari pihak partai tidak memberikan instruksi khusus berupa pemasangan baliho partai maupun caleg, sebagai bentuk menyemarakkan HJKS ke 730.

"Kami tidak mengintruksi pemasangan baliho, banner maupun Bilboard ini kesadaran kolektif para caleg, sesuai dengan kemampuan masing-masing, yang memiliki sedikit kelonggaran rejeki memasang di bilboard agar juga berkontribusi terhadap pendapatan pajak dan retribusi ke kota Surabaya, ada juga yang menggerakkan industri rumahan seperti printing dan jasa pasang baliho, ada juga yang hasil urunan warga yang merasa memiliki perjuangan caleg yang bersangkutan dalam meraih mandat rakyat," ungkapnya.

Tentunya, pemasangan baliho, spanduk, reklame dan billboard masih dipandang sebagai upaya selfbranding para Caleg belaka. Untuk itu, Arif menambahkan bahwa, pihak parti mendorong seluruh Caleg untuk melakukan upaya yang lebih aplikatif dan tepat guna.

"Dipuncak hari jadi kota Surabaya nanti, kami juga mendorong seluruh caleg Partai Golkar untuk meringankan beban saudara kita yang sedang dalam kesulitan ekonomi dengan cara berbagi sembako, disamping ini ujian kepekaan sosial kita, juga melaksanakan perintah agama barang siapa meringankan beban saudara lainnya, maka Tuhan akan meringankan bebannya," jelasnya.

Ia juga menerangkan bahwa Sense of crisis ( kepekaan sosial) adalah modal dasar yang harus dimiliki oleh seluruh kader Partai, tanpa kepekaan sosial maka akan terasa sulit kita untuk mengakselerasikan kehendak rakyat dalam rencana pembangunan kota Surabaya.

"Sebagaimana pepatah bijak yang pernah saya dengar jika ada anggota tubuhmu yang merasakan sakit, itu tandanya kita masih hidup, namun jika kita merasakan sakit yang dirasakan orang lain, itu tandanya kita masih manusia," tukas Arif.

Arif juga berpendapat bahwa pemasangan itu salah satu bentuk kecintaan para Caleg Golkar terhadap Surabaya. Tetapi, Ia pun tidak menampik bahwa kuantitas berlebihan pemasangan baliho, spanduk, poster, reklame yang merusak estatika Kota Surabaya, untuk itu ia pun menyampaikan permintaan maaf.

"Kami memahami hal tersebut, untuk itu kami memohon maaf mana kala banyak baliho Caleg kami terpasang disemua sudut jalan dan mengganggu keindahan kota yang kita cintai, ini hanyalah salah satu ekspresi kecintaan kami terhadap kota pahlawan yang telah berusia 730 tahun, setelah tanggal 31 Mei 2023 kami akan copoti dengan sendirinya," jelasnya. (Adg)

Baca Juga: Lindungi Predikat Kota Layak Anak, DPRD Surabaya Desak Izin Black Owl Dicabut

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.