Kamis, 22 Okt 2026 12:04 WIB

Paus Terdampar di Perairan Surabaya adalah Spesies Balin, Mati karena Sakit

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 15 Mei 2023 16:23 WIB
Penemuan bangkai Paus Balin di perairan Surabaya
Penemuan bangkai Paus Balin di perairan Surabaya

Selalu.id - Seekor paus mati terdampar diperairan Surabaya, tepatnya wilayah Kejawan Putih Tambak, Mulyorejo merupakan jenis paus Balin. Paus balin, juga disebut paus besar, membentuk Mysticeti, satu dari dua parvordo Cetacea (paus, lumba-lumba dan pesut). Paus balin memiliki tulang penyaring untuk menyaring makanan dari air. 

Berita pertama paus terdampar ini beredar dari unggahan video amatir yang tersebar di Whatsapp grup, yang kemudian dikonfirmasi langsung dengan Tim Evakuasi dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (FKH Unair) yang berangkat ke lokasi penemuan paus Balin yang terdampar tersebut, pagi ini, Senin (15/5/2023).

Baca Juga: Begini Cara Membawa Bangkai Paus Sepanjang 12 Meter dari Kenjeran ke Jatim Park

Ahli Patologi Kedokteran Hewan Unair yang menjadi salah satu tim evakuasi Drh. Bilqisthi Ari Putra M.Si, menyebutkan bahwa Paus Balin yang terdampar ditemukan pertama kali oleh nelayan setempat pada Sabtu malam.

"Ditemukan oleh nelayan setempat pada Sabtu malam, kami langsung bergerak merencakan proses evakuasi pada Minggu pagi dan bergerak kelokasi penemuan pada Senin pagi (hari ini, red), ujar Drh. Bilqist kepada selalu.id Senin (15/5/2023).

Paus Balin yang terdampar memiliki panjang 12 meter dan berat 10 ton ini ditengarai meninggal karena sakit, tapi belum bisa diketahui secara pasti penyakit apa yang diderita paus tersebut hingga terdampar di perairan Surabaya.

Baca Juga: Bangkai Paus Balin yang Terdampar di Surabaya Dimuseumkan di Jatim Park

"Paus terdampar karena ada penyakit tapi belum bisa diketahui secara pasti, cuma diagnosis awalnya sakit. Untuk kepastian penyakitnya masih harus melalui cek laboratorium terlebih dahulu," jelas Drh. Bilqist.

Ia pun menjelaskan bahwa proses autopsi dan pengecekan laboratorium akan dilaksanakan besok, Selasa (16/5/2023) besok.

"Saat ini tim evakuasi belum bisa melakukan autopsi karena gelombang laut sedang tinggi, tapi bangkai paus sudah diamankan ke tepi pantai. Besok tim akan kembali ke lokasi untuk pemerikasaan lanjutan dan membawa organ-organ untuk dikaji di laboratorium," tukasnya.

Baca Juga: Air Surut, 10 Orang Tim Autopsi Paus Balin hingga Kini Masih Terjebak Lumpur

Proses evakuasi bangkai Paus Balin hari ini mengerahkan tim sebanyak 4 orang ahli dan untuk proses memeriksaan lanjutan untuk besok akan dikerahkan sebanyak 10 orang untuk autopsi. Kerja evakuasi inipun merupakan kerjasama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan FKH Unair. (Adg)

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Perampokan Toko Emas di Jember, Pelaku Bawa Tas Isi mata Uang Asing dan Valas Raib

Pelaku juga membacok pemilik toko emas murni Aliong dan ibunya.

67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Diratakan

selalu.id - Pemkab Sidoarjo menurunkan sekitar 600 personel gabungan untuk membongkar 67 bangunan liar di sepanjang frontage road di Kecamatan Waru, Gedangan,

Top 5 Berita: Klaim Utang Mendiang Suami hingga Hasil Liga Champions

Pembaca tertarik berita utang piutang hingga ekonomi.

Hasil Liga Champions: Como Bantai Manchester United 4-1, Setan Merah Tak Berkutik

Nico Paz jadi bintang lapangan. Gelandang muda Argentina itu mencetak 2 gol dan 1 assist.

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.