Selasa, 03 Feb 2026 12:43 WIB

Paus Terdampar di Perairan Surabaya adalah Spesies Balin, Mati karena Sakit

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 15 Mei 2023 16:23 WIB
Penemuan bangkai Paus Balin di perairan Surabaya
Penemuan bangkai Paus Balin di perairan Surabaya

Selalu.id - Seekor paus mati terdampar diperairan Surabaya, tepatnya wilayah Kejawan Putih Tambak, Mulyorejo merupakan jenis paus Balin. Paus balin, juga disebut paus besar, membentuk Mysticeti, satu dari dua parvordo Cetacea (paus, lumba-lumba dan pesut). Paus balin memiliki tulang penyaring untuk menyaring makanan dari air. 

Berita pertama paus terdampar ini beredar dari unggahan video amatir yang tersebar di Whatsapp grup, yang kemudian dikonfirmasi langsung dengan Tim Evakuasi dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (FKH Unair) yang berangkat ke lokasi penemuan paus Balin yang terdampar tersebut, pagi ini, Senin (15/5/2023).

Baca Juga: Begini Cara Membawa Bangkai Paus Sepanjang 12 Meter dari Kenjeran ke Jatim Park

Ahli Patologi Kedokteran Hewan Unair yang menjadi salah satu tim evakuasi Drh. Bilqisthi Ari Putra M.Si, menyebutkan bahwa Paus Balin yang terdampar ditemukan pertama kali oleh nelayan setempat pada Sabtu malam.

"Ditemukan oleh nelayan setempat pada Sabtu malam, kami langsung bergerak merencakan proses evakuasi pada Minggu pagi dan bergerak kelokasi penemuan pada Senin pagi (hari ini, red), ujar Drh. Bilqist kepada selalu.id Senin (15/5/2023).

Paus Balin yang terdampar memiliki panjang 12 meter dan berat 10 ton ini ditengarai meninggal karena sakit, tapi belum bisa diketahui secara pasti penyakit apa yang diderita paus tersebut hingga terdampar di perairan Surabaya.

Baca Juga: Bangkai Paus Balin yang Terdampar di Surabaya Dimuseumkan di Jatim Park

"Paus terdampar karena ada penyakit tapi belum bisa diketahui secara pasti, cuma diagnosis awalnya sakit. Untuk kepastian penyakitnya masih harus melalui cek laboratorium terlebih dahulu," jelas Drh. Bilqist.

Ia pun menjelaskan bahwa proses autopsi dan pengecekan laboratorium akan dilaksanakan besok, Selasa (16/5/2023) besok.

"Saat ini tim evakuasi belum bisa melakukan autopsi karena gelombang laut sedang tinggi, tapi bangkai paus sudah diamankan ke tepi pantai. Besok tim akan kembali ke lokasi untuk pemerikasaan lanjutan dan membawa organ-organ untuk dikaji di laboratorium," tukasnya.

Baca Juga: Air Surut, 10 Orang Tim Autopsi Paus Balin hingga Kini Masih Terjebak Lumpur

Proses evakuasi bangkai Paus Balin hari ini mengerahkan tim sebanyak 4 orang ahli dan untuk proses memeriksaan lanjutan untuk besok akan dikerahkan sebanyak 10 orang untuk autopsi. Kerja evakuasi inipun merupakan kerjasama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan FKH Unair. (Adg)

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.