Rabu, 22 Jul 2026 13:41 WIB

Air Surut, 10 Orang Tim Autopsi Paus Balin hingga Kini Masih Terjebak Lumpur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 16 Mei 2023 18:42 WIB
Proses evakuasi Tim Autopsi Paus Balin yang terjebak lumpur
Proses evakuasi Tim Autopsi Paus Balin yang terjebak lumpur

Selalu.id - Hingga kini tim evakuasi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) terjebak lumpur akibat air surut di perairan Kawasan Kajawan Tambak, Surabaya, Selasa (15/5/2023).

Informasi yang dihimpun selalu.id, Tim FKH Unair telah terjebak lumpur sejak pukul 10.00 WIB usai melakukan autopsi bangkai paus balin.

Tercatat melalui laporan Basarnas Surabaya sebanyak 10 orang terdiri Dokter Hewan, Mahasiswa FKH Unair, beserta nelayan yang terjebak di lumpur perairan Kejawan Putih Tambak. Mereka pun telah mengubungi Command Center 112 untuk bantuan evakuasi.

"10 orang tersebut meminta bantuan evakuasi karena perahu mereka kandas dan tidak bisa kembali," kata Kepala Kantor SAR Surabaya, M. Hariyadi.

Hariyadi mengatakan, pihaknya bekerjasam dengan tim BPBD Surabaya pun berangkat dari Mangrove Wonorejo. Sekitar pukul 15.00 WIB sebanyak satu perahu karet, dan tiga petugas rescuer dan satu petugas BPBD

Sementara Komandan Tim Basarnas Surabaya Octavino menyampaikan, sekitar 15.20 perahu karet BPBD diberangkatkan dengan membawa logistik untuk survivor. Ia menyebut pihaknya mengerahkan satu perahu karet dari damkar tambahan untuk membantu evakuasi.

"Jarak dari Mangrove ke Wonorejo ke lokasi kejadian sekitar 1 jam dengan mengingat permukaan air laut yang mulai surut, kita tidak bisa menurunkan perahu karet dari Pantai Kenjeran," ujarnya.

Diketahui pula salah satu perahu karet petugas sempat terhambat, dikarenakan air mengalami dangkal atau surut.

Pantuan selau.id hingga pukul 18.17 WIB, belum ada tanda-tanda sampai ke tepi pantai. Namun, informasi yang didapat selalu.id, total 10 orang tersebut dalam kedaan selamat meski kondisi lemas kelelahan.

"Alhamdulilah mereka dalam keadaan selamat, tapi lemas kehabisan energi. Tim kita sudah membawa makanan logisitik disana agar tidak dehidrasi," kata salah satu petugas Basarnas.

"Tapi disana airnya yang surut udah mulai naik tapi belum signifikan, sehingga kapal belum bisa bergerak," ujarnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Bangkai Paus Balin yang Terdampar di Surabaya Dimuseumkan di Jatim Park

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.