Selasa, 03 Feb 2026 12:40 WIB

Air Surut, 10 Orang Tim Autopsi Paus Balin hingga Kini Masih Terjebak Lumpur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 16 Mei 2023 18:42 WIB
Proses evakuasi Tim Autopsi Paus Balin yang terjebak lumpur
Proses evakuasi Tim Autopsi Paus Balin yang terjebak lumpur

Selalu.id - Hingga kini tim evakuasi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) terjebak lumpur akibat air surut di perairan Kawasan Kajawan Tambak, Surabaya, Selasa (15/5/2023).

Informasi yang dihimpun selalu.id, Tim FKH Unair telah terjebak lumpur sejak pukul 10.00 WIB usai melakukan autopsi bangkai paus balin.

Tercatat melalui laporan Basarnas Surabaya sebanyak 10 orang terdiri Dokter Hewan, Mahasiswa FKH Unair, beserta nelayan yang terjebak di lumpur perairan Kejawan Putih Tambak. Mereka pun telah mengubungi Command Center 112 untuk bantuan evakuasi.

"10 orang tersebut meminta bantuan evakuasi karena perahu mereka kandas dan tidak bisa kembali," kata Kepala Kantor SAR Surabaya, M. Hariyadi.

Hariyadi mengatakan, pihaknya bekerjasam dengan tim BPBD Surabaya pun berangkat dari Mangrove Wonorejo. Sekitar pukul 15.00 WIB sebanyak satu perahu karet, dan tiga petugas rescuer dan satu petugas BPBD

Sementara Komandan Tim Basarnas Surabaya Octavino menyampaikan, sekitar 15.20 perahu karet BPBD diberangkatkan dengan membawa logistik untuk survivor. Ia menyebut pihaknya mengerahkan satu perahu karet dari damkar tambahan untuk membantu evakuasi.

"Jarak dari Mangrove ke Wonorejo ke lokasi kejadian sekitar 1 jam dengan mengingat permukaan air laut yang mulai surut, kita tidak bisa menurunkan perahu karet dari Pantai Kenjeran," ujarnya.

Diketahui pula salah satu perahu karet petugas sempat terhambat, dikarenakan air mengalami dangkal atau surut.

Pantuan selau.id hingga pukul 18.17 WIB, belum ada tanda-tanda sampai ke tepi pantai. Namun, informasi yang didapat selalu.id, total 10 orang tersebut dalam kedaan selamat meski kondisi lemas kelelahan.

"Alhamdulilah mereka dalam keadaan selamat, tapi lemas kehabisan energi. Tim kita sudah membawa makanan logisitik disana agar tidak dehidrasi," kata salah satu petugas Basarnas.

"Tapi disana airnya yang surut udah mulai naik tapi belum signifikan, sehingga kapal belum bisa bergerak," ujarnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Bangkai Paus Balin yang Terdampar di Surabaya Dimuseumkan di Jatim Park

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.