Selasa, 03 Feb 2026 01:41 WIB

Alasan Kantor Pos Bagi BLT hingga Malam: Tak Mungkin Suruh Pulang, Tetap Kita Layani

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 11 Mei 2023 14:55 WIB
Pembagian BLT di Kantor Pos
Pembagian BLT di Kantor Pos

Selalu.id- Sebelumnya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sempat protes pembagian penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kantor pos dilaksanakan hingga malam hari. Menurutnya, hal itu dapat membahayakan warga, apalagi yang sudah sepuh membawa uang.

Menanggapi hal itu, Kantor Pos Surabaya mengklarifikasi bahwa pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk warga penerima manfaat sebenarnya sudah dijadwalkan hingga mulai pukul 07.00 hingga 14.00 WIB.

Deputy Executive General Manager KCU Kantor Pos Surabaya Kebonrejo, M Wijayakatwang mengatakan bahwa pihaknya diintruksi oleh Pemerintah Pusat untuk mebagikan sebanyak 51 ribu penerima BLT dengan waktu selama 5 hari sejak Senin (6/5/2023) lalu.

Wijaya menyampaikan alasan Kantor Pos tetap melayani warga sampai malam hari meski waktu jam pembagian berakhir, guna target percepatan untuk memberi 51 ribu penerima BLT tersebut.

"Kita itu sudah membuat jadwal sampai jam berapa, tapi ketika warga masih datang kita layani, ini juga untuk  percepatan. Apalagi kita harus dibagikan dalam waktu 5 hari," kata Wijaya, kepada selalu.id, Kamis (11/5/2023).

Merespon protesnya Wali Kota Eri Cahyadi, Wijaya menyampaikan bahwa pihaknya tidak tega kepada warga yang telah datang karena di malam hari. Padahal, waktu pengambilannya telah selesai.

"Pak Wali keberatan warganya bahaya sampai malam karena sudah jompo, sepuh, berisiko bawa uang. Kalau orang sudah datang disuruh pulang kan kasian," ujarnya.

"Sebenarnya kita disalahkan juga kalau sampai 14.00 WIB terlalu cepat, karena kantor daerah lain bisa sampai 17.00-18.00 sore,"sambungnya.

Padahal sebelumnya, lanjutnya, Kantor Pos sudah bekerjasama dengan Kecamatan dan Kelurahan untuk membantu membagikan penyaluran BLT tersebut. Sebab, kantor pos cabang di Surabaya dikhawatirkan tidak mampuni.

Terlebih lagi, penerima manfaat menunda mengambil BLT waktu yang sudah ditentukan.

"Kita minta bantuan ke lurah atau kantor camat sebagai tempat pembayaran. Namun, waktunya mepet dan banyak warga yang tunda datang," jelasnya.

Sehingga, hari terakhir kemarin, Rabu 10 Mei 2023, warga membludak mendatangi Kantor pusat Surabaya salah satunya di Kebonrejo. Sehingga.

"ketika di hari rabu (terakhir) pagi itu orang makin berjubel antrean tidak bisa dikendalikan, maklum lah penerima bansos pingin semua deluan alasan jompo dan segala macam," terangnya.

Terpisah, Koordinator KSH Kota Surabaya  Dewi Nindita menilai bahwa pemberlakuan pendistribusian pastinya sudah mempertimbangkan rasio jumlah penerima dengan durasi yang dibutuhkan.

"Saya sebagai bagian dari petugas pelaksana, pada intinya kami sepakat pemberian BLT dipertimbangkan jumlah penerima dan durasi waktu yang wajar," kata Dewi saat dihubungi selalu.id.

Dewi pun setuju pemberian BLT dari Kantor Pos melayani hingga malam hari. Namun, tetap batas waktu yang wajar.

"Saya setuju pendistribusiannya harus segera terlaksana kalaupun sampai malam, tetap dalam batas waktu yg wajar sebab pelayanan publik malam hari juga sedang getol di kota surabaya," ungkapnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: DPRD Surabaya Minta Penyaluran BLT Permakanan Harus Tepat Sasaran

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.