Minggu, 08 Feb 2026 04:42 WIB

Hendak Pasang Perangkap Kepiting, Warga Kenjeran Temukan Mayat Mengapung di Tepi Pantai

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 06 Mei 2023 18:39 WIB
Penemuan mayat di tepi pantai Kenjeran
Penemuan mayat di tepi pantai Kenjeran

Selalu.id - Seorang mayat pria tanpa identitas ditemukan mengapung di kawasan tepi pantai Kenjeran, Bulak, Surabaya, Sabtu (6/5/2023).

Informasi yang dihimpun selalu.id, melalui laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya mayat pria ditemukan warga setempat saat hendak memasang perangkap kepiting, sekitar pukul 08.30 WIB.

Kepala BPBD Surabaya Laksita Rini Sevriani mengatakan bahwa saksi sedang memasang perangka kepiting di tepi pantai dan menemukan mayat mengapung.

"Setelah memasang perangkap kepiting sekitar 100m dari bibir pantai, saksi menemukan ada mayat mengapung, untuk itu saksi langsung menginformasi kejadian tersebut kepada petugas terkait untuk proses mengevakuasi jenazah," kata Rini melalui laporan BPBD Surabaya.

Petugas terkait pun langsung ke lokasi dan pihak kepolisian dari tim Inafis Polrestabes Surabaya juga telah melakukan olah TKP.

"Setelah dilakukan proses olah TKP, jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan ambulan Dinsos ke kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo," terangnya.

Sementara, Kanitreskrim Polsek Kenjeran AKP Suryadi mengatakan saat ini pihak kepolisian masih belum menemukan identitas mayat pria tersebut. Sehingga, masih dalam proses penyeledikan.

"Masih belum ada identitas dan masih dalam penyelidikan dan koordinasi dengan Inafis," kata AKP Suryadi, saat dihubungi awak media. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

2026, PGN Perkuat Kompetensi SDM dan Soliditas Ekosistem Kerja 

Kepercayaan pekerja pada keberlanjutan perusahaan juga terlihat dari tingkat perputaran pekerja (turn over) kurang dari 3%.

Izin Belum Lengkap, Outlet HWG23 di Kota Mojokerto Ditutup

Perda Kota Mojokerto Nomor 2 Tahun 2015 mengatur jarak minimal 400 meter dari sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas umum.

KBS Diproses Kejati, DPRD Surabaya Ingatkan Perawatan Satwa

"Jangan sampai satwa KBS kena dampak. Makanannya dan kesehatannya jangan sampai terlantar,” ujar Buleks.

KPK Ungkap Tren Emas Kini Jadi Alat Suap

Hal ini membuat KPK lebih menaruh perhatian terhadap emas terkait komoditas korupsi di samping uang tunai dan kripto.

Pembentukan DJENPES Dekati Final, Menag: Bukti Keseriusan Pemerintahan Prabowo!

Menurut Menag, pesantren saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks sehingga membutuhkan dukungan komprehensif. 

Dugaan Korupsi di KBS, Wali Kota Eri Minta Kejati Jatim Usut Tuntas

Eri mengungkapkan, dugaan persoalan pengelolaan keuangan di tubuh KBS tersebut sudah berlangsung lama, bahkan sejak sebelum dirinya menjabat sebagai wali kota.