Selasa, 21 Jul 2026 11:05 WIB

Upayakan Pengadaan THR untuk Pegawai Honorer Pemkot, Wali Kota Eri: Mugo-mugo PADnya Gede

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 10 Apr 2023 17:00 WIB

Selalu.id - Menjelang Raya Idul Fitri 1444H, Pemerintah Kota Surabaya pun sedang menyiapkan pengadaan dan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk para pegawai yang bekerja di lingkungan Pemkot. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa pengadaan dan pencairan THR tergatung dengan besaran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Nanti kita coba berhitung. Kita kan harus berbagi semuanya, doakan PADnya mugo-mugo gede," ujar Eri Cahyadi saat ditemui selalu.id, di Hotel Serathon, Surabaya, Senin (10/4/2023)

Baca Juga: Polres Gresik Ungkap Tersangka Penipuan PPPK, Modus Janjikan Lolos ASN

Ia menegaskan bahwa memang THR tergantung kekuatan PAD Surabaya yang disesuaikan dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Sehingga, Pemkot Surabaya harus memaksimalkan PAD agar bisa memberikan THR kepada ASN ataupun kemungkinan juga ke tenaga kontrak atau pegawai honorer.

Eri pun menjelaskan bahwa saat ini PAD masih dalam proses penghitungan yang nantinya jika PAD terserap maksimal, THR untuk ASN bisa mencapai 50 persen, tapi jika terburu untuk dibagikan sebelum PAD terserap maksimal, maka THR hanya bisa dibagikan sebanyak 5 persen.

"Ya moga-moga bisa minggu ini (THR cair, red). Pokoknya maksimal sebelum lebaran. Karena kan itu tergantung kekuatan APBD. Maksimalnya 50 persen, kan begitu. Kekuatan kita berapa. Surabaya ini kan pendapatannya tergantung dari PAD. Kalau PAD maksimal, maka secara otomatis kita bisa memberikan maksimal Tunjangan Hari Rayanya. Kalau dikasih di awal-awal PAD belum masuk, bisa dapat sampai 5 persen," terang Eri.

Baca Juga: Gerakan 1 PNS 1 Pohon Dimulai, Jalur Protokol Sidoarjo Ditanami 644 Bibit Pucuk Merah 

Eri pun menjelaskan bahwa untuk pegawai honorer, THR tidak wajib diberikan. Tetapi Pemerintah Kota akan mengupayakan pengadaan THR untuk para pegawai honorer yang bekerja di Pemkot Surabaya.

"Kalau honorer itu tenaga kontrak, itu gak wajib. Udah disampaikan oleh (Pemerintah pusat) kalau THR tidak ada untuk tenaga kontrak," kata Eri.

Baca Juga: Wali Kota Eri Wajibkan Pejabat Perempuan di Surabaya Dapat Izin Suami, Ini Risikonya Bila Dilanggar

Sekalipun pengadaan THR untuk para pegawai honorer Pemkot diupayakan, tapi Eri tidak menjanjikan THR tersebut bisa cair, lantaran masih menghitung besarnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Nanti kita coba berhitung. Kita kan harus berbagi semuanya, doakan PADnya mugo-mugo gede," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.