Kamis, 04 Jun 2026 08:15 WIB

Upayakan Pengadaan THR untuk Pegawai Honorer Pemkot, Wali Kota Eri: Mugo-mugo PADnya Gede

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 10 Apr 2023 17:00 WIB

Selalu.id - Menjelang Raya Idul Fitri 1444H, Pemerintah Kota Surabaya pun sedang menyiapkan pengadaan dan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk para pegawai yang bekerja di lingkungan Pemkot. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa pengadaan dan pencairan THR tergatung dengan besaran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Nanti kita coba berhitung. Kita kan harus berbagi semuanya, doakan PADnya mugo-mugo gede," ujar Eri Cahyadi saat ditemui selalu.id, di Hotel Serathon, Surabaya, Senin (10/4/2023)

Baca Juga: 1.773 Calon Komcad dari ASN Ikuti Latihan Dasar Militer Selama 1,5 Bulan

Ia menegaskan bahwa memang THR tergantung kekuatan PAD Surabaya yang disesuaikan dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Sehingga, Pemkot Surabaya harus memaksimalkan PAD agar bisa memberikan THR kepada ASN ataupun kemungkinan juga ke tenaga kontrak atau pegawai honorer.

Eri pun menjelaskan bahwa saat ini PAD masih dalam proses penghitungan yang nantinya jika PAD terserap maksimal, THR untuk ASN bisa mencapai 50 persen, tapi jika terburu untuk dibagikan sebelum PAD terserap maksimal, maka THR hanya bisa dibagikan sebanyak 5 persen.

"Ya moga-moga bisa minggu ini (THR cair, red). Pokoknya maksimal sebelum lebaran. Karena kan itu tergantung kekuatan APBD. Maksimalnya 50 persen, kan begitu. Kekuatan kita berapa. Surabaya ini kan pendapatannya tergantung dari PAD. Kalau PAD maksimal, maka secara otomatis kita bisa memberikan maksimal Tunjangan Hari Rayanya. Kalau dikasih di awal-awal PAD belum masuk, bisa dapat sampai 5 persen," terang Eri.

Baca Juga: Wali Kota Mojokerto Minta ASN Fokus Beri Pelayanan Terbaik usai Libur Lebaran

Eri pun menjelaskan bahwa untuk pegawai honorer, THR tidak wajib diberikan. Tetapi Pemerintah Kota akan mengupayakan pengadaan THR untuk para pegawai honorer yang bekerja di Pemkot Surabaya.

"Kalau honorer itu tenaga kontrak, itu gak wajib. Udah disampaikan oleh (Pemerintah pusat) kalau THR tidak ada untuk tenaga kontrak," kata Eri.

Baca Juga: Disbudpar Jatim Tegaskan THR 2026 untuk PPPK Paruh Waktu Sudah Tersalurkan Semua

Sekalipun pengadaan THR untuk para pegawai honorer Pemkot diupayakan, tapi Eri tidak menjanjikan THR tersebut bisa cair, lantaran masih menghitung besarnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Nanti kita coba berhitung. Kita kan harus berbagi semuanya, doakan PADnya mugo-mugo gede," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.