Senin, 02 Feb 2026 06:01 WIB

Upayakan Pengadaan THR untuk Pegawai Honorer Pemkot, Wali Kota Eri: Mugo-mugo PADnya Gede

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 10 Apr 2023 17:00 WIB

Selalu.id - Menjelang Raya Idul Fitri 1444H, Pemerintah Kota Surabaya pun sedang menyiapkan pengadaan dan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk para pegawai yang bekerja di lingkungan Pemkot. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa pengadaan dan pencairan THR tergatung dengan besaran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Nanti kita coba berhitung. Kita kan harus berbagi semuanya, doakan PADnya mugo-mugo gede," ujar Eri Cahyadi saat ditemui selalu.id, di Hotel Serathon, Surabaya, Senin (10/4/2023)

Baca Juga: Sepanjang 2025, Pemkot Surabaya Fokus Tekan Pungli Lewat Pembinaan ASN

Ia menegaskan bahwa memang THR tergantung kekuatan PAD Surabaya yang disesuaikan dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Sehingga, Pemkot Surabaya harus memaksimalkan PAD agar bisa memberikan THR kepada ASN ataupun kemungkinan juga ke tenaga kontrak atau pegawai honorer.

Eri pun menjelaskan bahwa saat ini PAD masih dalam proses penghitungan yang nantinya jika PAD terserap maksimal, THR untuk ASN bisa mencapai 50 persen, tapi jika terburu untuk dibagikan sebelum PAD terserap maksimal, maka THR hanya bisa dibagikan sebanyak 5 persen.

"Ya moga-moga bisa minggu ini (THR cair, red). Pokoknya maksimal sebelum lebaran. Karena kan itu tergantung kekuatan APBD. Maksimalnya 50 persen, kan begitu. Kekuatan kita berapa. Surabaya ini kan pendapatannya tergantung dari PAD. Kalau PAD maksimal, maka secara otomatis kita bisa memberikan maksimal Tunjangan Hari Rayanya. Kalau dikasih di awal-awal PAD belum masuk, bisa dapat sampai 5 persen," terang Eri.

Baca Juga: Video Lama Pegawai Pemkot Main Game Diunggah Lagi, DPRD Desak Penindakan Tegas

Eri pun menjelaskan bahwa untuk pegawai honorer, THR tidak wajib diberikan. Tetapi Pemerintah Kota akan mengupayakan pengadaan THR untuk para pegawai honorer yang bekerja di Pemkot Surabaya.

"Kalau honorer itu tenaga kontrak, itu gak wajib. Udah disampaikan oleh (Pemerintah pusat) kalau THR tidak ada untuk tenaga kontrak," kata Eri.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Seleksi 6 Jabatan Kosong Lewat Manajemen Talenta ASN

Sekalipun pengadaan THR untuk para pegawai honorer Pemkot diupayakan, tapi Eri tidak menjanjikan THR tersebut bisa cair, lantaran masih menghitung besarnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Nanti kita coba berhitung. Kita kan harus berbagi semuanya, doakan PADnya mugo-mugo gede," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.