Minggu, 08 Nov 2026 06:42 WIB

Upayakan Pengadaan THR untuk Pegawai Honorer Pemkot, Wali Kota Eri: Mugo-mugo PADnya Gede

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 10 Apr 2023 17:00 WIB

Selalu.id - Menjelang Raya Idul Fitri 1444H, Pemerintah Kota Surabaya pun sedang menyiapkan pengadaan dan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk para pegawai yang bekerja di lingkungan Pemkot. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa pengadaan dan pencairan THR tergatung dengan besaran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Nanti kita coba berhitung. Kita kan harus berbagi semuanya, doakan PADnya mugo-mugo gede," ujar Eri Cahyadi saat ditemui selalu.id, di Hotel Serathon, Surabaya, Senin (10/4/2023)

Baca Juga: Kanwil Kemenag Jatim Bekali ASN Etika Digital dan Ekoteologi

Ia menegaskan bahwa memang THR tergantung kekuatan PAD Surabaya yang disesuaikan dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Sehingga, Pemkot Surabaya harus memaksimalkan PAD agar bisa memberikan THR kepada ASN ataupun kemungkinan juga ke tenaga kontrak atau pegawai honorer.

Eri pun menjelaskan bahwa saat ini PAD masih dalam proses penghitungan yang nantinya jika PAD terserap maksimal, THR untuk ASN bisa mencapai 50 persen, tapi jika terburu untuk dibagikan sebelum PAD terserap maksimal, maka THR hanya bisa dibagikan sebanyak 5 persen.

"Ya moga-moga bisa minggu ini (THR cair, red). Pokoknya maksimal sebelum lebaran. Karena kan itu tergantung kekuatan APBD. Maksimalnya 50 persen, kan begitu. Kekuatan kita berapa. Surabaya ini kan pendapatannya tergantung dari PAD. Kalau PAD maksimal, maka secara otomatis kita bisa memberikan maksimal Tunjangan Hari Rayanya. Kalau dikasih di awal-awal PAD belum masuk, bisa dapat sampai 5 persen," terang Eri.

Baca Juga: ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Eri pun menjelaskan bahwa untuk pegawai honorer, THR tidak wajib diberikan. Tetapi Pemerintah Kota akan mengupayakan pengadaan THR untuk para pegawai honorer yang bekerja di Pemkot Surabaya.

"Kalau honorer itu tenaga kontrak, itu gak wajib. Udah disampaikan oleh (Pemerintah pusat) kalau THR tidak ada untuk tenaga kontrak," kata Eri.

Baca Juga: Mulai Bulan Depan ASN Surabaya Ngantor di Balai RW, Ini Perintah Tegas Wali Kota Eri

Sekalipun pengadaan THR untuk para pegawai honorer Pemkot diupayakan, tapi Eri tidak menjanjikan THR tersebut bisa cair, lantaran masih menghitung besarnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Nanti kita coba berhitung. Kita kan harus berbagi semuanya, doakan PADnya mugo-mugo gede," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dramatis! Gol Menit Akhir Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persebaya 1-0 dan Rebut Puncak Klasemen

Gol dramatis Ivan Mamut di penghujung laga memastikan Macan Kemayoran merangkak naik ke puncak klasemen sementara.

Vasa Hotel Surabaya Siapkan Kejutan Liburan Akhir Tahun Lewat Maison des Merveilles

Rudyanto Effendi, mengungkapkan bahwa para tamu akan dimanjakan dengan berbagai menu tradisi klasik Natal yang sarat cita rasa.

Misteri Bunker Jepang di Nganjuk, Konon jadi Bekas Penjara Presiden Soeharto

​Selain itu, benteng ini juga disebut-sebut menjadi tempat penahanan para pejuang yang terlibat dalam pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA) di Blitar.

Lagi Heboh! Ahli Fisika Ramal Bumi Kiamat Pekan Depan, Begini Faktanya ​

​Topik ini sontak menarik perhatian publik, mengingat tidak ada satupun makhluk yang mengetahui pasti kapan dunia berakhir.

Aturan Baru Panti Pijat Mulai Desember 2026

Dengan aturan baru ini, panti pijat berkonsep terbuka resmi masuk dalam pengawasan ketat Kategori 3 dengan standar persyaratan yang jauh lebih mengikat.

Pemkot Surabaya Sabet Penghargaan Satya JKN Awards 2026

Capaian ini merupakan bukti nyata dari dedikasi, inovasi, serta kerja keras yang terbangun pada seluruh ekosistem pemerintahan dan ketenagakerjaan di Surabaya.