Rabu, 23 Sep 2026 18:40 WIB

Upayakan Pengadaan THR untuk Pegawai Honorer Pemkot, Wali Kota Eri: Mugo-mugo PADnya Gede

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 10 Apr 2023 17:00 WIB

Selalu.id - Menjelang Raya Idul Fitri 1444H, Pemerintah Kota Surabaya pun sedang menyiapkan pengadaan dan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk para pegawai yang bekerja di lingkungan Pemkot. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa pengadaan dan pencairan THR tergatung dengan besaran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Nanti kita coba berhitung. Kita kan harus berbagi semuanya, doakan PADnya mugo-mugo gede," ujar Eri Cahyadi saat ditemui selalu.id, di Hotel Serathon, Surabaya, Senin (10/4/2023)

Baca Juga: Mulai Bulan Depan ASN Surabaya Ngantor di Balai RW, Ini Perintah Tegas Wali Kota Eri

Ia menegaskan bahwa memang THR tergantung kekuatan PAD Surabaya yang disesuaikan dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Sehingga, Pemkot Surabaya harus memaksimalkan PAD agar bisa memberikan THR kepada ASN ataupun kemungkinan juga ke tenaga kontrak atau pegawai honorer.

Eri pun menjelaskan bahwa saat ini PAD masih dalam proses penghitungan yang nantinya jika PAD terserap maksimal, THR untuk ASN bisa mencapai 50 persen, tapi jika terburu untuk dibagikan sebelum PAD terserap maksimal, maka THR hanya bisa dibagikan sebanyak 5 persen.

"Ya moga-moga bisa minggu ini (THR cair, red). Pokoknya maksimal sebelum lebaran. Karena kan itu tergantung kekuatan APBD. Maksimalnya 50 persen, kan begitu. Kekuatan kita berapa. Surabaya ini kan pendapatannya tergantung dari PAD. Kalau PAD maksimal, maka secara otomatis kita bisa memberikan maksimal Tunjangan Hari Rayanya. Kalau dikasih di awal-awal PAD belum masuk, bisa dapat sampai 5 persen," terang Eri.

Baca Juga: Begini Modus Oknum THL Dishub-Satpol PP Surabaya Tipu Empat Korbannya

Eri pun menjelaskan bahwa untuk pegawai honorer, THR tidak wajib diberikan. Tetapi Pemerintah Kota akan mengupayakan pengadaan THR untuk para pegawai honorer yang bekerja di Pemkot Surabaya.

"Kalau honorer itu tenaga kontrak, itu gak wajib. Udah disampaikan oleh (Pemerintah pusat) kalau THR tidak ada untuk tenaga kontrak," kata Eri.

Baca Juga: Berani Lepas Karier ASN, Perempuan Asal Sidoarjo Ini Sukses Kembangkan Batik Lokal

Sekalipun pengadaan THR untuk para pegawai honorer Pemkot diupayakan, tapi Eri tidak menjanjikan THR tersebut bisa cair, lantaran masih menghitung besarnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Nanti kita coba berhitung. Kita kan harus berbagi semuanya, doakan PADnya mugo-mugo gede," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pungli Rekrutmen Pemkot Surabaya: Jangan Cuma Tangkap Kroco, Seret Penikmat Aliran Dananya!

Jika dalam proses pemeriksaan ditemukan aliran uang atau keterlibatan pihak lain, termasuk pejabat di atasnya, kasus tersebut harus ditelusuri sesuai ketentuan.

Kekeringan di Jatim Makin Parah, Fraksi PKS Sentil Pemprov: Jangan Cuma Sibuk Bagi-bagi Air!

Saat ini, krisis kekeringan di Jawa Timur kian meluas, dengan 24 kabupaten/kota telah menetapkan status siaga maupun tanggap darurat. 

Ketika Sedekah Bumi dan Pengajian Satukan Warga Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan bahwa Sedekah Bumi merupakan bentuk rasa syukur sekaligus momentum untuk memperkuat silaturahmi antarwarga.

Update Korban KM Virgo Transport 8: Satu Ditemukan Lagi, 116 Masih dalam Pencarian

Sebanyak 108 orang dinyatakan selamat dan 19 orang meninggal dunia. Sementara itu, 116 orang lainnya masih dalam pencarian.

KPK Geledah Kantor BPN Kota Mojokerto Usut Kasus Suap HGB

Juru bicara KPK Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan paksa yang dilakukan oleh penyidik di Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto.

Pemkot Mojokerto Bekali Warga Skill Terampil Demi Kemandirian Ekonomi

Bersama Balai Latihan Kerja Mojokerto, pemerintah kota kembali membuka Batch II tahun 2026.