Kamis, 04 Jun 2026 13:21 WIB

Sepanjang 2025, Pemkot Surabaya Fokus Tekan Pungli Lewat Pembinaan ASN

  • Penulis : Ading
  • | Rabu, 24 Des 2025 10:58 WIB

selalu.id – Pemerintah Kota Surabaya memperkuat transformasi pelayanan publik dengan menempatkan integritas aparatur sebagai fondasi utama.

Sepanjang 2025, Pemkot Surabaya menggencarkan upaya pencegahan pungutan liar dan gratifikasi melalui pembinaan Aparatur Sipil Negara serta kampanye keterbukaan layanan publik hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan RT RW.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat hanya dapat dibangun melalui pemerintahan yang bersih dan transparan. Karena itu, disiplin dan integritas ASN menjadi kunci peningkatan kualitas pelayanan publik.

“ASN harus paham mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan, termasuk menolak korupsi dan pungli. Masyarakat akan percaya jika pemerintahnya bersih dan mampu mengayomi, bukan membuat gaduh,” ujar Eri, Rabu (24/12/2025).

Sebagai penguatan internal, Eri menggelar webinar bertema Menegakkan Disiplin, Membangun Integritas pada April 2025 yang diikuti seluruh ASN Pemkot Surabaya. Kegiatan tersebut menekankan peran ASN dalam memberikan pelayanan prima sekaligus menjaga etika birokrasi.

Pemkot Surabaya juga menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi untuk memberikan edukasi penguatan budaya antikorupsi dan pencegahan gratifikasi. Sosialisasi ini melibatkan seluruh jajaran perangkat daerah, mulai dari sekretaris daerah, kepala dinas, camat, hingga lurah.

Eri meminta masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan praktik pungli, dengan disertai bukti yang jelas agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Warga Surabaya tidak boleh takut melapor. Jangan takut dikucilkan. Tapi juga jangan menghakimi tanpa bukti,” tegasnya.

Imbauan tersebut berlaku hingga tingkat RT RW. Menurut Eri, sanksi bagi RT RW yang terlibat pungli telah diatur dalam Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 112 Tahun 2022.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

Selain itu, Pemkot Surabaya memperkuat komitmen pemberantasan korupsi melalui terbitnya Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 29 Tahun 2025 tentang Pencegahan, Pelaporan, dan Pengendalian Gratifikasi. Aturan ini menjadi pedoman seluruh pegawai untuk menolak dan melaporkan segala bentuk gratifikasi.

“Kami ingin membangun birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel,” kata Eri.

Kampanye antigratifikasi dilakukan melalui media sosial, banner, poster, dan flyer yang dipasang di berbagai titik layanan publik, seperti kelurahan, kecamatan, rumah sakit, sekolah, hingga Mal Pelayanan Publik.

Pemkot Surabaya juga mewajibkan seluruh pegawai, mulai PNS, PPPK, hingga petugas lapangan, menandatangani surat pernyataan bermaterai untuk tidak menerima atau meminta imbalan dalam pelayanan publik.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Buka Pameran Cross Musea Pertiwi 2026, Hadirkan Pengalaman Berbasis AI

Di sisi lain, Eri menekankan pentingnya kebijakan berbasis data melalui penerapan sistem one data, one map, one policy. Sistem ini didukung validasi data kewilayahan oleh ASN hingga tingkat kelurahan untuk menunjang tujuh program prioritas pembangunan, termasuk pengentasan kemiskinan, pengangguran, dan stunting.

Transformasi layanan tersebut mulai menunjukkan hasil. Mal Pelayanan Publik Siola mencatat tingkat ketepatan waktu pelayanan mencapai 100 persen dari 115.205 berkas, sementara layanan perizinan berbasis elektronik melalui SSW ALFA terus diperluas untuk memudahkan akses masyarakat.

Ketua APEKSI itu menegaskan bahwa peran ASN tidak hanya administratif, tetapi turut menentukan kualitas hidup warga Surabaya.

“Kecepatan dan ketepatan ASN adalah kunci Surabaya menuju kota dunia. Inilah semangat kepahlawanan kita hari ini,” pungkas Eri.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.