Selasa, 03 Feb 2026 08:41 WIB

Genting! Penderita TBC Surabaya Tertinggi se Jatim, Situasinya Membahayakan Anak-anak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 28 Mar 2023 14:50 WIB

Selalu.id - Penyakit Tuberculosis atau TBC merupakan salah satu penyakit yang angka kasusnya cukup banyak mengalami kenaikan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendeteksi ada 717.941 kasus pada 2022 secara nasional, artinya angka kasus ini melonjak naik lebih dari 60 persen dari tahun sebelumnya yang berada pada 443.235 kasus.

Jawa Timur pun menjadi provinsi penyumbang terbesar dengan total 81.753 kasus. Lebih lagi Surabaya menempati urutan pertama untuk kota-kota dengan kasus TBC terbanyak di Jatim. Untuk itu, Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah meminta Pemkot Surabaya untuk serius menangani penyakit TBC tersebut.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Khusnul menyebut berdasarkan data perkembangan kasus TBC di Surabaya, tercatat pada 2022 lalu ditemukan sebanyak 11.209 kasus. Sedangkan capaian kasus TBC ditemukan dan diobat sebanyak 8.218 kasus atau 73,31 persen.

Sementara pada 2023 ini, penemuan kasusnya telah sebanyak 11.863. Maka, hingga 20 Maret 2023, capaian kasus TBC yang ditemukan dan diobati sudah mencapai 1.691 kasus atau 14,25 persen.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Saya minta Dinas Kesehatan untuk serius menangani kasus TBC ini. Kegiatan skrining dan pengobatan TBC harus terus dilakukan secara optimal, untuk menemukan suspek dan kasus TBC secara dini, sehingga risiko penularan di masyarakat dapat dikendalikan," ujar Khusnul, Selasa (28/3/2023).

TBC ini, kata Khusnul, mudah menular dan bisa terjadi melalui droplet, yakni percikan lendir yang keluar dari saluran pernapasan. Seperti saat batuk, bersin, atau bahkan meludah di dekat orang lain.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Jika TBC ini menular pada anak, lanjutnya, dampaknya sangat berbahaya. Gejala penyakit ini diantaranya, nafsu makan menurun, berat badan anak sulit naik, kelenjar getah bening disekitar leher dan ketiaknya membengkak, sering demam atau batuk terus-menerus lebih dari tiga minggu dan tidak sembuh setelah diobati.

"Anak merupakan salah satu kelompok masyarakat yang rentan tertular TBC, mengingat daya tahan tubuhnya masih sangat minim. Jika masyarakat mendapati anaknya, tetangganya atau keluarganya yang ada gejala TBC agar segera dibawa ke puskesmas, untuk mendapat pengobatan secepatnya," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.