Sabtu, 05 Sep 2026 13:19 WIB

Awas! Pemkot Surabaya Larang Jual atau Bagi Takjil Pakai Tas Plastik, Ini Sanksinya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 20 Mar 2023 12:59 WIB
ilustrasi Takjil
ilustrasi Takjil

Selalu.id - Pemkot Surabaya berupaya untuk mengurangi kuantitas sampah terutama sampah plastik yang biasa meningkat di Bulan Suci Ramadan, yakni mengedarkan Surat Edaran (SE) terkiat larangan sampah Ramadan yang dikuatkan denga kebijakan sanksi jika ada yang melanggar.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya Agus Hebi Djuniantoro menyampaikan pihaknya sementara akan memberikan sanksi administrasi. Hal itu agar tidak menganggu perekonomian masyarakat.

Baca Juga: Info Penting Rek! Jangan Buang Sampah Sembarangan di Surabaya, Sanksinya Ngeri-ngeri Sedap

"Kalau sanksi memberatkan yang jual gak gapunya wadah dan lain-lain. Sementara tas kresek dulu aja (yang dilarang) kalau wadah es sedotan itu masih bisa cuma kedepan gak boleh," tegasnya, Senin (20/3/2023).

Hebi menyarankan kepada masyarakat terutama ibu-ibu jika memasak untuk secukupnya. Sebab, setiap bulan Ramadan ibu rumah tangga mbludak memasak untuk takjil.

Baca Juga: Asem Belanda di Ahmad Yani Keropos, DLH Tingkatkan Kewaspadaan

"Pas bagi takjil itu loh, jadi mohon ibu-ibu secukupnya kalau masak dan harus sampai habis. Kalau bisa dipakai wadah yang bisa dipakai berulang-ulang," ujarnya.

Sementara itu Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan kepada seluruh masyarakat menggunakan atau membawa tas, saat membeli takjil untuk berbuka puasa.

Baca Juga: Puluhan Riders Unjuk Gigi Sembari Bagi Takjil di Surabaya

"Kami sarankan tidak pakai plastik, jadi mereka ada tas. Pembeli bawa tas yang bisa dipakai berkali-kali, ayo belajar," tandasnya. (Ade/Adg).

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.