Kamis, 04 Jun 2026 09:58 WIB

Asem Belanda di Ahmad Yani Keropos, DLH Tingkatkan Kewaspadaan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 18 Nov 2025 15:49 WIB

selalu.id -  Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang memasuki puncak musim hujan. Selain perantingan rutin, Pemkot mempercepat program peremajaan untuk pohon berusia puluhan tahun yang berisiko keropos.

 

Baca Juga: DLH Surabaya Tindak Pembuang Darah Kurban ke Sungai, Terancam Denda Rp50 Juta

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menyebut pihaknya telah menyiapkan jadwal perantingan di seluruh wilayah kota dengan pembagian tujuh rayon. Setiap tim menargetkan minimal 20 pohon per hari selama kondisi cuaca memungkinkan.

 

“Di wilayah padat seperti Wiyung, perantingan terkadang dilakukan pada Minggu pagi. Kami bekerja sama dengan kepolisian untuk penutupan sementara jalur demi keamanan petugas dan pengguna jalan,” ujar Dedik, Selasa (18/11/2025).

 

Dedik menambahkan warga dapat mengajukan permohonan perantingan melalui aplikasi Wargaku, termasuk untuk pohon di area permukiman.

 

Selain perantingan, Pemkot memulai peremajaan pohon besar di sejumlah jalan utama. Salah satu titik yang menjadi prioritas adalah Jalan Ahmad Yani, yang memiliki pohon asem peninggalan Belanda dengan usia puluhan tahun.

Baca Juga: Acara Surabaya Vaganza Tinggalkan 20 Ton Sampah, 8 Titik Taman juga Rusak

 

“Pohon-pohon yang terlalu besar dan berisiko tinggi di tepi jalan raya akan kami remajakan dengan jenis yang lebih ideal. Jalan Ahmad Yani menjadi lokasi prioritas karena merupakan akses vital dan pintu masuk kota,” jelasnya.

 

Ia menyebut peremajaan membutuhkan waktu panjang karena pertumbuhan pohon memerlukan puluhan tahun hingga kembali menciptakan keteduhan.

Baca Juga: Dear Warga Surabaya: Pilah Sampahmu di Rumah, Kini Bisa jadi Uang

 

Sebagai langkah antisipatif, DLH meminta warga lebih berhati-hati saat hujan deras atau angin kencang.

 

“Kami mengimbau warga agar tidak berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar saat cuaca ekstrem. Banyak kasus tumbang terjadi karena bagian dalam pohon sudah keropos,” tegas Dedik.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.