Selasa, 03 Feb 2026 00:54 WIB

Asem Belanda di Ahmad Yani Keropos, DLH Tingkatkan Kewaspadaan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 18 Nov 2025 15:49 WIB

selalu.id -  Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang memasuki puncak musim hujan. Selain perantingan rutin, Pemkot mempercepat program peremajaan untuk pohon berusia puluhan tahun yang berisiko keropos.

 

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menyebut pihaknya telah menyiapkan jadwal perantingan di seluruh wilayah kota dengan pembagian tujuh rayon. Setiap tim menargetkan minimal 20 pohon per hari selama kondisi cuaca memungkinkan.

 

“Di wilayah padat seperti Wiyung, perantingan terkadang dilakukan pada Minggu pagi. Kami bekerja sama dengan kepolisian untuk penutupan sementara jalur demi keamanan petugas dan pengguna jalan,” ujar Dedik, Selasa (18/11/2025).

 

Dedik menambahkan warga dapat mengajukan permohonan perantingan melalui aplikasi Wargaku, termasuk untuk pohon di area permukiman.

 

Selain perantingan, Pemkot memulai peremajaan pohon besar di sejumlah jalan utama. Salah satu titik yang menjadi prioritas adalah Jalan Ahmad Yani, yang memiliki pohon asem peninggalan Belanda dengan usia puluhan tahun.

Baca Juga: Empat Jam Surabaya Dilanda Hujan, 8 Pohon Tumbang

 

“Pohon-pohon yang terlalu besar dan berisiko tinggi di tepi jalan raya akan kami remajakan dengan jenis yang lebih ideal. Jalan Ahmad Yani menjadi lokasi prioritas karena merupakan akses vital dan pintu masuk kota,” jelasnya.

 

Ia menyebut peremajaan membutuhkan waktu panjang karena pertumbuhan pohon memerlukan puluhan tahun hingga kembali menciptakan keteduhan.

Baca Juga: Aktivitas Tahun Baru Sepi, Sampah di Surabaya Turun Drastis

 

Sebagai langkah antisipatif, DLH meminta warga lebih berhati-hati saat hujan deras atau angin kencang.

 

“Kami mengimbau warga agar tidak berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar saat cuaca ekstrem. Banyak kasus tumbang terjadi karena bagian dalam pohon sudah keropos,” tegas Dedik.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.