Rabu, 21 Okt 2026 20:34 WIB

Tekan Inflasi Bahan Pokok, Pemkot Adakan Bazar Ramadhan di Setiap Kelurahan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Mar 2023 19:35 WIB

Selalu.id - Bulan Ramadan identik dengan harga bahan-bahan pokok yang meroket naik. Terlebih saat ini angka inflasi di Surabaya lebih tinggi dari nasional.

Oleh karenanya, Pemkot Surabaya rencananya akan menggelar Bazar Ramadan di setiap wilayah kelurahan. Hal itu juga guna untuk bisa menekankan inflasi bahan pokok di Surabaya dan akan menyediakan

Baca Juga: Salat Idul Fitri 1447 H di Islamic Center Raya Jawa Timur, Jamaah Sampai Meluber

"Karena perencanaan kami kemarin setiap kelurahan ada bazar yang memang untuk kepentingan masyarakat, seperti bahan pokok itu tadi,"kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Rabu (13/3/2023).

Eri mengatakan, nantinya Pemkot Surabaya akan menyediakan beragam bahan kebutuhan pokok untuk masyarakat.

"Kalau pemerintah ini pasti akan menjaga inflasinya terhadap bahan pokok, jadi tidak bergerak dalam hal lain. Kalau Bazar murah Ramadan, maka kita minta (menyediakan) bahan-bahan pokok, seperti minyak, gula, beras sehingga ada dampaknya kepada masyarakat Surabaya,” ujarnya.

Nantinya ketentuan terhadap pelaksanaan Bazar Ramadan akan diatur dalam Surat Edaran (SE). Mulai dari lokasi hingga apa saja yang dijual saat Bazar Ramadan.

Baca Juga: Gandeng Bupati dan Baznas, PWI Gresik Gelar Buka Bersama, Santuni Puluhan Yatim Piatu

"Tapi kita menunggu (aturan) pemerintah pusat, dan provinsi, baru kalau ada kita berjalan juga. Jadi jangan sampai aturan ini tumpang tindih," ujarnya.

Menurut dia, rencana Bazar Ramadan di setiap kelurahan, besar kemungkinan dapat terlaksana. Sebab, saat ini setiap kegiatan sudah tidak lagi terkendala dengan pandemi Covid-19.

"Karena perencanaan kita itu kemarin setiap kelurahan ada bazar. Dan bazarnya yang memang untuk kepentingan umat, seperti (menyediakan) bahan pokok,” terangnya.

Baca Juga: Ngabuburit Ala Kicaumania Saat Weekend jadi Alternatif Penghobi Burung di Surabaya

Diketahui dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 125 tahun 2022, Pemerintah Pusat meminta setiap Pemerintah Daerah mengendalikan inflasi bahan pokok. Dalam Perpres ini juga diatur mengenai jumlah bahan pokok yang harus dikendalikan.

"Ada 11 bahan pokok yang ada di pasar induk, itu yang kita intervensi (kendalikan). Sehingga inflasinya di situ (bahan pokok) rendah," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.