Minggu, 06 Sep 2026 16:05 WIB

Tekan Inflasi Bahan Pokok, Pemkot Adakan Bazar Ramadhan di Setiap Kelurahan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Mar 2023 19:35 WIB

Selalu.id - Bulan Ramadan identik dengan harga bahan-bahan pokok yang meroket naik. Terlebih saat ini angka inflasi di Surabaya lebih tinggi dari nasional.

Oleh karenanya, Pemkot Surabaya rencananya akan menggelar Bazar Ramadan di setiap wilayah kelurahan. Hal itu juga guna untuk bisa menekankan inflasi bahan pokok di Surabaya dan akan menyediakan

Baca Juga: Salat Idul Fitri 1447 H di Islamic Center Raya Jawa Timur, Jamaah Sampai Meluber

"Karena perencanaan kami kemarin setiap kelurahan ada bazar yang memang untuk kepentingan masyarakat, seperti bahan pokok itu tadi,"kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Rabu (13/3/2023).

Eri mengatakan, nantinya Pemkot Surabaya akan menyediakan beragam bahan kebutuhan pokok untuk masyarakat.

"Kalau pemerintah ini pasti akan menjaga inflasinya terhadap bahan pokok, jadi tidak bergerak dalam hal lain. Kalau Bazar murah Ramadan, maka kita minta (menyediakan) bahan-bahan pokok, seperti minyak, gula, beras sehingga ada dampaknya kepada masyarakat Surabaya,” ujarnya.

Nantinya ketentuan terhadap pelaksanaan Bazar Ramadan akan diatur dalam Surat Edaran (SE). Mulai dari lokasi hingga apa saja yang dijual saat Bazar Ramadan.

Baca Juga: Gandeng Bupati dan Baznas, PWI Gresik Gelar Buka Bersama, Santuni Puluhan Yatim Piatu

"Tapi kita menunggu (aturan) pemerintah pusat, dan provinsi, baru kalau ada kita berjalan juga. Jadi jangan sampai aturan ini tumpang tindih," ujarnya.

Menurut dia, rencana Bazar Ramadan di setiap kelurahan, besar kemungkinan dapat terlaksana. Sebab, saat ini setiap kegiatan sudah tidak lagi terkendala dengan pandemi Covid-19.

"Karena perencanaan kita itu kemarin setiap kelurahan ada bazar. Dan bazarnya yang memang untuk kepentingan umat, seperti (menyediakan) bahan pokok,” terangnya.

Baca Juga: Ngabuburit Ala Kicaumania Saat Weekend jadi Alternatif Penghobi Burung di Surabaya

Diketahui dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 125 tahun 2022, Pemerintah Pusat meminta setiap Pemerintah Daerah mengendalikan inflasi bahan pokok. Dalam Perpres ini juga diatur mengenai jumlah bahan pokok yang harus dikendalikan.

"Ada 11 bahan pokok yang ada di pasar induk, itu yang kita intervensi (kendalikan). Sehingga inflasinya di situ (bahan pokok) rendah," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item