Tekan Inflasi Bahan Pokok, Pemkot Adakan Bazar Ramadhan di Setiap Kelurahan
- Penulis : Ade Resty
- | Rabu, 15 Mar 2023 19:35 WIB
Selalu.id - Bulan Ramadan identik dengan harga bahan-bahan pokok yang meroket naik. Terlebih saat ini angka inflasi di Surabaya lebih tinggi dari nasional.
Oleh karenanya, Pemkot Surabaya rencananya akan menggelar Bazar Ramadan di setiap wilayah kelurahan. Hal itu juga guna untuk bisa menekankan inflasi bahan pokok di Surabaya dan akan menyediakan
Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Turun Jelang Lebaran, Pemudik Antusias Pulang Kampung
"Karena perencanaan kami kemarin setiap kelurahan ada bazar yang memang untuk kepentingan masyarakat, seperti bahan pokok itu tadi,"kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Rabu (13/3/2023).
Eri mengatakan, nantinya Pemkot Surabaya akan menyediakan beragam bahan kebutuhan pokok untuk masyarakat.
"Kalau pemerintah ini pasti akan menjaga inflasinya terhadap bahan pokok, jadi tidak bergerak dalam hal lain. Kalau Bazar murah Ramadan, maka kita minta (menyediakan) bahan-bahan pokok, seperti minyak, gula, beras sehingga ada dampaknya kepada masyarakat Surabaya,” ujarnya.
Nantinya ketentuan terhadap pelaksanaan Bazar Ramadan akan diatur dalam Surat Edaran (SE). Mulai dari lokasi hingga apa saja yang dijual saat Bazar Ramadan.
Baca Juga: Penertiban Pasar Saat Ramadan, DPRD Surabaya: Itu Bisa Matikan Ekonomi Rakyat
"Tapi kita menunggu (aturan) pemerintah pusat, dan provinsi, baru kalau ada kita berjalan juga. Jadi jangan sampai aturan ini tumpang tindih," ujarnya.
Menurut dia, rencana Bazar Ramadan di setiap kelurahan, besar kemungkinan dapat terlaksana. Sebab, saat ini setiap kegiatan sudah tidak lagi terkendala dengan pandemi Covid-19.
"Karena perencanaan kita itu kemarin setiap kelurahan ada bazar. Dan bazarnya yang memang untuk kepentingan umat, seperti (menyediakan) bahan pokok,” terangnya.
Baca Juga: PMII Perjuangan Unitomo: Larangan Miras di Surabaya Cuma Gimmick Ramadan?
Diketahui dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 125 tahun 2022, Pemerintah Pusat meminta setiap Pemerintah Daerah mengendalikan inflasi bahan pokok. Dalam Perpres ini juga diatur mengenai jumlah bahan pokok yang harus dikendalikan.
"Ada 11 bahan pokok yang ada di pasar induk, itu yang kita intervensi (kendalikan). Sehingga inflasinya di situ (bahan pokok) rendah," pungkasnya. (Ade/Adg)
Editor : Ading