Senin, 02 Feb 2026 06:33 WIB

Wali Kota Eri Sebut Masalah Banjir Bukan Hanya Tugas Pemkot Saja

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 27 Feb 2023 12:11 WIB
Wali Kota Surabaya - Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya - Eri Cahyadi

selalu.id - Masalah banjir, bukan hanya masalah Pemerintah Kota, melainkan tugas bersama warga Surabaya. Itu yang ditekankan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada Senin (27/2/2023).

Eri meminta kepada seluruh warga untuk saling menjaga kampungnya dan bergotong royong ketika terjadi permasalahan sosial, mulai dari banjir, jalan rusak, kemiskinan, dan sebagainya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Tepi Sungai Tak Digunakan untuk Bangunan dan Lahan Parkir

“Saya berharap kepada warga Suroboyo, camat, dan lurah, kalau kampungnya banjir, setiap rumah itu punya kewajiban bikin saluran 60 sentimeter. Tapi yang ada saat ini ada yang kurang dari 60 senti, kemudian banjir, minta pemkot untuk bantu bangun, ya nggak mengedukasi itu,” kata Wali Kota Eri.

Eri melanjutkan, jika masih ada saluran di perkampungan itu lebarnya 10-20 sentimeter, maka bisa dibongkar bersama, kemudian pemkot bisa membantu membangun saluran baru menjadi 60 sentimeter.

“Duitnya dari mana? Ya tidak semua dari APBD,. Nanti mungkin bisa 30 persen dari warga, 70 persennya dari kita. Dengan cara itu, maka warga akan saling memiliki dan menjaga lingkungannya,” ujarnya.

Baca Juga: Anak Pejabat Dapat UKT Rp15 Juta, Program Beasiswa Pemuda Tangguh Kota Surabaya Disorot

Pemkot setiap membangun rumah di Surabaya ditekankan untuk membuat saluran pembuangan air minimal 30-60 sentimeter.

Menurut Eri, di Surabaya ada 60 persen rumah yang salurannya kurang dari 60 sentimeter. Rata-rata berada di kawasan rumah padat penduduk.

“Kalau dirobohkan ya nggak mungkin, karena sudah puluhan tahun di situ. Contohnya seperti di kawasan Petemon, satu-satunya jalan ya dibuatkan saluran di tengah jalan,” ungkapnya.

Baca Juga: Prihatin Anak Driver Ojol Ikut Keliling, Eri Siapkan PAUD dan Penitipan Gratis

Lebih lanjut Eri juga menerangkan tak hanya perkara saluran, soal akses jalan perkampungan apabila ada yang rusak bisa melaporkan kepada pemkot dalam waktu 1x24 jam.

Warga Surabaya bisa melapor lewat Wargaku, atau Whatsapp grup (WAG) Forum Komunikasi yang di dalamnya terdapat RT, RW, camat, lurah, wali kota, dan kepala dinas. (Ade/SL1)

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.