Minggu, 25 Okt 2026 01:26 WIB

Waspada! Cuaca Ekstrem Masih Terjadi di Jatim hingga 24 Februari, Ini Dampaknya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 20 Feb 2023 11:22 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto: Istimewa
Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto: Istimewa

selalu.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa cuaca ekstrem dan angin kencang masih terjadi di Wilayah Jawa Timur.

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Kelas I Juanda, Taufiq Hermawan mengatakan, berdasarkan analisis kondisi iklim, wilayah Jawa Timur saat ini masih berada pada puncak musim hujan.

Baca Juga: Drag Race di Jembatan Merah Tuai Protes Pedagang Kota Lama Surabaya

"Kondisi dinamika atmosfer di wilayah Jawa Timur masih signifikan terdapat potensi peningkatan cuaca ekstrem di beberapa wilayah pada tanggal 18-24 Februari 2023,"kata Taufiq, melalui rilisnya, Senin (20/2/2023).

Taufiq menjelaskan, hasil analisis dinamika atmosfer terkini, wilayah Jawa Timur menunjukkan bahwa aktifnya La Nina lemah masih berdampak terhadap peningkatan jumlah curah hujan di wilayah Jawa Timur.

Baca Juga: Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

"Kemudian Tekanan massa udara akibat adanya daerah pusat tekanan rendah di sebelah utara Australia mengakibatkan terbentuknya konvergensi,"ujarnya.

Artinya adanya pertemuan massa udara dan daerah belokan angin di wilayah Jawa Timur yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan-awan konvektif.

Baca Juga: Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Taufiq meminta agar masyarakat di wilayah Jatim waspada, pasalnya cuaca ekstrem ini dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi atau genangan air, banjir, banjir bandang. puting beliung, hujan es maupun tanah longsor untuk wilayah dataran tinggi.

Wilayah Jatim yang berdampak cuaca ekstrem yakni Kab Bangkalan, Kab. Sampang, Kab. Pamekasan, Kab. Sumenep, Bawean, Kota Surabaya, Kab. Sidoarjo, Kab. Lamongan, Kab. Gresik, Kab. Tuban, Kab. Bojonegoro, Kota Madiun, Kab. Madiun, Kab. Magetan, Kab. Nganjuk, Kab. Ngawi, Kab. Jombang, Kota Mojokerto, Kab. Mojokerto, Kab. Pacitan, Kab. Tulungagung, Kab. Trenggalek, Kab. Kediri, Kota Kediri, Kab. Blitar, Kota Blitar, Kab. Ponorogo, Kota Pasuruan, Kab. Pasuruan, Kota Probolinggo, Kab. Probolinggo, Kab. Situbondo, Kab. Bondowoso, Kab. Banyuwangi, Kab. Jember, Kab. Lumajang, Kota Batu, Kota Malang, Kab. Malang. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ratusan Anak Muda Jember Politik PAR Alternatif Indonesia, Lawan Oligarki dengan Nilai Bukan Identitas

Peserta berasal dari beragam organisasi kemahasiswaan (ormek), organisasi kepemudaan, hingga kelompok gerakan yang memiliki perhatian terhadap persoalan sosial

Toko Percetakan Al-Yaubi Print di Surabaya Terbakar, 2 Motor Hangus

Bangunan dua lantai berukuran 8,5 x 27 meter itu hangus terbakar.

Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pentingnya Kejujuran Sejak Usia Dini

Di tengah fokus meningkatkan kecerdasan anak, nilai kejujuran dinilai sebagai bekal paling penting untuk masa depan.

Subuh Keliling, Kapolda Jatim: Ambil Hati Masyarakat Jangan Hartanya

Agenda ini menjadi ruang bagi jajaran Polda Jatim untuk mempererat silaturahmi dengan ulama sekaligus menyerap langsung aspirasi keamanan dan ketertiban masyara

Dittipidter Bareskrim Polri Bongkar Praktik Pengoplosan Elpiji, Negara Rugi 2,1 Miliar

Polisi menyita 1.820 tabung LPG dalam pengungkapan dugaan penyalahgunaan LPG bersubsidi atau 3 kilogram yang dioplos.

Harga Gabah Tembus 8.000, Petani Untung di Tengah Panen Raya Nganjuk

Mereka berharap tren harga tinggi ini bertahan hingga akhir musim panen, agar bisa menutupi biaya produksi yang juga ikut naik.