Rabu, 23 Sep 2026 17:48 WIB

Anak Pengepul Rongsokan Tetangga Gubernur Khofifah ini Ingin Masuk FK Unair

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 06 Feb 2023 10:18 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, A H Thony saat mengunjungi rumah Achmad
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, A H Thony saat mengunjungi rumah Achmad

selalu.id - Fandi Achmad Ramadhan (17) anak pengepul rongsokan di Surabaya ini semangat mengejar cita-citanya untuk memiliki prestasi tinggi dan memperoleh beasiswa di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair).

Hal itu diceritakan oleh orang tuanya, Achmad Mustanili (44 tahun), yang sehari seharinya berprofesi sebagai pengepul rongsokan. Ahmad, sangat tersentuh dengan keinginan anaknya untuk mengejar cita-citanya. Namun, apalah daya dengan kondisi keluarganya keterbatasan dan ekonomi tak mumpuni. Ia ragu untuk memenuhi keinginan anaknya.

Baca Juga: Mulai Bulan Depan ASN Surabaya Ngantor di Balai RW, Ini Perintah Tegas Wali Kota Eri

"Cita-citanya minta sekolah Kedokteran Unair, menurut sampeyan? apa mungkin anak tukang rongsokan (orang tua seperti saya) dapat sekolahin (anak) di Unair yang katanya mahal dan terkenal. Anak saya program akselerasi SMA 12, dan menang olimpiade sains,"ungkap Achmad, berlinang ari mata saat menceritakan keinginan anaknya, kepada Selalu.id, Senin (7/2/2023).

Anaknya, Fandi yang saat ini duduk di kelas 12 SMA Amanatul Ummah Surabaya itu ternyata pernah memilki prestasi mengikuti lomba Olimpiade Sains di tingkat nasional. Bahkan, internasional.

Achmad sangat terharu ketika anaknya mengikuti Olimpiade Sains tingkat nasional bisa masuk peringkat 5 besar. Ia bangga dan kaget saat mendengar anaknya dapat mencapai peringkat tersebut. Sebelumnya, Fandi pernah masuk 10 besar.

"Yang terbaru itu olimpiade tinggal nasional. Itu peringkat 5 besar. Bahkan, bilang sama saya sambil nangis, eman yah saya (kalau dapar juara) 2 sama dapat perunggu. Dia kejar itu untuk beasiswanya, biar dia gak membebani orang tua, untuk masuk sekolah meneruskan cita-citanya,"ujar Achmad.

Achmad mengaku pesimis anaknya bisa kuliah FK Unair lewat jalur beasiswa prestasi.

Demi mendapatkan beasiswa, Fandi melakukan apapun untuk belajar dan mengejar cita-citanya. Salah satunya, saat ini Fandi sedang mengikuti sekolah (mondok). Ia juga berusaha menghapal Alquran, hingga yang sudah bisa dihafalkan 8-10 Juz Alquran.

Baca Juga: Lomba Kampung Pancasila 2026 Surabaya Resmi Digelar, Berhadiah Puluhan Juta dan Bantuan Menarik

Diketahui, Unair juga menyediakan golden ticket beasiswa calon mahasiswa prestasi yaitu salah satunya penghapal Alquran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

"Saya sangat kaget dia meminta sekolah kedokteran Unair. Sekarang anaknya mondok kelas 3 SMA tahun ini lulus. Harapan saya sebagai orang tua mudah-mudahan cita-cita anak saya terkabulkan bisa sekolah, ambil jurusan kedoktean Unair,"terangnya.

Rumah Achmad yang sehari-harinya dijadikan usaha pengepul rongsokan ini berada di Jalan Jemur Sari 8 Surabaya. Ternyata, Achmad juga merupakan tetangga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang juga tinggal di kawasan tersebut.

Keluh kesah Achmad ini sampai ke telinga Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, A.H Thony yang sempat mengunjungi tempat tinggalnya. Thony mengatakan, melihat semangat dan prestasi Fandi untuk mengejar cita-citanya, Ia akan memperjuangkan hak Fandi untuk mendapatkan intervensi dan beasiswa pemkot Surabaya.

Baca Juga: Bansos di Surabaya Tak Lihat Desil, Eri Cahyadi: Ada yang Masih Belum Dapat Bantuan

"Saya rasa Unair memiliki sebuah sens atas spirit-spirit anak seperti ini, saya rasa pak Rektor bisa memperhatikan harapan kita. Apalagi, dekat tetangga Gubernur Khofifah, beliau bisa menjelaskan secara apa adanya. Saya yakin beliau (Khofifah) kenal persis tetangganya ini. Bisa dengan mudah memfasilitasi kemauan si anak untuk bisa mencapai cita citanya,"ungkapnya.

A.H Tony juga berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dapat memberikan intervensi dan beasiswa kepada anak-anak yang berprestasi dan semangatnya seperti ini, dan berharap pula Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dapat melihat langsung warganya yang memiliki semangat tinggi untuk mencapai cita-cita.

"Umpama kita (Pemkot)memberikan intervensi berupa bantuan kemudahan atau pembiayaan. Saya rasa dengan sentuhan sedikit, maka anak ini bisa mencapai loncatan prestasi yang lebih jauh luar biasa. Ini saya pikir adalah jawaban kebutuhan kota untuk kemajuan kedepan,"tuturnya.

"Kita minta untuk pak Wali Kota Surabaya. Syukur-syukur melihat, rawuh lihat langsung. Biasanya kan beliau (Wali Kota Eri) melihat hal seperti ini tidak tanggung-tanggung bisa hadir langsung,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Update Korban KM Virgo Transport 8: Satu Ditemukan Lagi, 116 Masih dalam Pencarian

Sebanyak 108 orang dinyatakan selamat dan 19 orang meninggal dunia. Sementara itu, 116 orang lainnya masih dalam pencarian.

KPK Geledah Kantor BPN Kota Mojokerto Usut Kasus Suap HGB

Juru bicara KPK Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan paksa yang dilakukan oleh penyidik di Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto.

Pemkot Mojokerto Bekali Warga Skill Terampil Demi Kemandirian Ekonomi

Bersama Balai Latihan Kerja Mojokerto, pemerintah kota kembali membuka Batch II tahun 2026.

Bikin Merinding, Begini Suara Mengerikan saat Medan Magnet Bumi Berbalik Arah

Data inti es menunjukkan kadar Berilium-10, isotop yang terbentuk dari hantaman radiasi kosmik, melonjak hingga dua kali lipat.

Aturan Baru Jalan Tol, Jangan Diabaikan Bila Tak Mau Kena Sanksi Tegas

Regulasi ini disiapkan untuk memperkuat ketentuan lama yang diatur dalam Permen PU Nomor 16 Tahun 2014.

Revitalisasi Sekolah di Jember Bawa Berkah, 5.000 Tukang dan Kuli Bangunan Ketiban Rezeki

Bagi para pekerja, kesempatan tersebut menjadi tambahan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Mereka pun mengaku senang atas program tersebut.