Sabtu, 05 Sep 2026 16:20 WIB

Gerakan Hizbul Wathan, SD Muhammadiyah 11 Surabaya Ajak Siswanya Kunjungi Museum

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 03 Feb 2023 09:43 WIB
Para siswa memperhatikan benda-benda koleksi museum perjuangan di Surabaya
Para siswa memperhatikan benda-benda koleksi museum perjuangan di Surabaya

selalu.id - Gerakan kepanduan Hizbul Wathan (HW) Sekolah Prestasi SD Muhammadiyah 11 Surabaya atau yang dikenal dengan SD MuhlaS menggelar kegiatan Napak Tilas jenjang kelas IV.

Bertemakan 'Mengenal untuk Mencintai Sejarah' sebanyak 150 siswa SD MuhlaS kelas IV melakukan perjalanan ke 3 Museum di Surabaya yaitu Museum Pendidikan, Museum dr. Soetomo, dan Museum 10 November.

Baca Juga: Peringati HUT ke-81 RI, Partai Demokrat Gresik Gelar Aksi Bersih-bersih Makam Pahlawan

Endarwati Choiriyah, salah satu guru SD Muhammadiyah 11 mengatakan bahwa kegiatan napak tilas ini bertujuan agar para siswa memahami beratnya perjuangan para pahlawan yang pemberani dan juga ahli strategi. Ini untuk menumbuhkan rasa nasionalisme patriotisme pada siswa

"Di tiap museum para siswa masuk dipandu dengan tour guide yang disediakan, mereka dijelaskan secara detail berbagai peristiwa sejarah yang terjadi khususnya di Surabaya mulai dari awal kebangkitan gerakan pemuda, dilanjutkan perjuangan merebut kemerdekaan, hingga berbagai pertempuran dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Salah satunya peperangan 10 November 1945 di Surabaya antara arek Suroboyo melawan Inggris, Belanda, dan sekutunya," ujarnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Minta Sekolah Bentuk Posko Pengaduan Selama MPLS, Cegah Perundungan Sejak Hari Pertama

Para siswa kelas IV, lanjut Endarwati, begitu antusias menyimak pemutaran audio suara Bung Tomo yang berapi-api membakar semangat para pemuda. Tak ketinggalan juga bagaimana siswa laki laki yang dengan tegangnya memperhatikan kakak pemandu saat memegang senjata sisa perang tersebut lalu menarik pelatuk sehingga terdengar bunyi mengejutkan dari mekanik senapan Laras panjang ataupun dari senapan anti tank itu

Semangat anak-anak kelas 4 juga semakin membara setiap membalas perkataan "merdeka" dari kakak pemandu dengan pekikan "merdeka" yang lantang memenuhi ruangan.

Baca Juga: Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Setelah berkeliling para siswa merapikan catatannya sambil menikmati makan siang yang dibagikan para guru lalu lanjut foto bersama dibawah Tugu Pahlawan yang kokoh di museum tersebut.

"Diharapkan dengan kegiatan Napak Tilas HW kelas IV SD MuhlaS, para siswa dapat melanjutkan perjuangan arek-arek Suroboyo, serta mewariskan tekad juang para pahlawan kita," pungkasnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.