Selasa, 21 Jul 2026 15:07 WIB

Gerakan Hizbul Wathan, SD Muhammadiyah 11 Surabaya Ajak Siswanya Kunjungi Museum

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 03 Feb 2023 09:43 WIB
Para siswa memperhatikan benda-benda koleksi museum perjuangan di Surabaya
Para siswa memperhatikan benda-benda koleksi museum perjuangan di Surabaya

selalu.id - Gerakan kepanduan Hizbul Wathan (HW) Sekolah Prestasi SD Muhammadiyah 11 Surabaya atau yang dikenal dengan SD MuhlaS menggelar kegiatan Napak Tilas jenjang kelas IV.

Bertemakan 'Mengenal untuk Mencintai Sejarah' sebanyak 150 siswa SD MuhlaS kelas IV melakukan perjalanan ke 3 Museum di Surabaya yaitu Museum Pendidikan, Museum dr. Soetomo, dan Museum 10 November.

Baca Juga: DPRD Surabaya Minta Sekolah Bentuk Posko Pengaduan Selama MPLS, Cegah Perundungan Sejak Hari Pertama

Endarwati Choiriyah, salah satu guru SD Muhammadiyah 11 mengatakan bahwa kegiatan napak tilas ini bertujuan agar para siswa memahami beratnya perjuangan para pahlawan yang pemberani dan juga ahli strategi. Ini untuk menumbuhkan rasa nasionalisme patriotisme pada siswa

"Di tiap museum para siswa masuk dipandu dengan tour guide yang disediakan, mereka dijelaskan secara detail berbagai peristiwa sejarah yang terjadi khususnya di Surabaya mulai dari awal kebangkitan gerakan pemuda, dilanjutkan perjuangan merebut kemerdekaan, hingga berbagai pertempuran dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Salah satunya peperangan 10 November 1945 di Surabaya antara arek Suroboyo melawan Inggris, Belanda, dan sekutunya," ujarnya.

Baca Juga: Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Para siswa kelas IV, lanjut Endarwati, begitu antusias menyimak pemutaran audio suara Bung Tomo yang berapi-api membakar semangat para pemuda. Tak ketinggalan juga bagaimana siswa laki laki yang dengan tegangnya memperhatikan kakak pemandu saat memegang senjata sisa perang tersebut lalu menarik pelatuk sehingga terdengar bunyi mengejutkan dari mekanik senapan Laras panjang ataupun dari senapan anti tank itu

Semangat anak-anak kelas 4 juga semakin membara setiap membalas perkataan "merdeka" dari kakak pemandu dengan pekikan "merdeka" yang lantang memenuhi ruangan.

Baca Juga: Laka Maut di Depan SMP Dharma Wanita Gedangan Sidoarjo, Dua Anak Tewas di Lokasi

Setelah berkeliling para siswa merapikan catatannya sambil menikmati makan siang yang dibagikan para guru lalu lanjut foto bersama dibawah Tugu Pahlawan yang kokoh di museum tersebut.

"Diharapkan dengan kegiatan Napak Tilas HW kelas IV SD MuhlaS, para siswa dapat melanjutkan perjuangan arek-arek Suroboyo, serta mewariskan tekad juang para pahlawan kita," pungkasnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.