Jumat, 05 Jun 2026 09:10 WIB

Wali Kota Eri Ancam Copot ASN yang Terlibat Pungli dan Persulit Perizinan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 01 Feb 2023 13:06 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat di Balai Kota Surabaya
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat di Balai Kota Surabaya

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta pelayanan perizinan di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya baik dari Dinas, Kecamatan hingga Kelurahan tidak lebih dari 7 hari setelah permohonan.

"Tidak ada pelayanan perizinan yang lebih dari tujuh hari, tolong camkan kepala dinas. Lek pelayanan iku gampang, lakonono lah (kalau pelayanan itu mudah, lakukan lah),” kata Eri, Selasa (31/1/2023)

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Eri mengancam apabila pelayanan perizinan perizinan tak kunjung selesai dalam kurun waktu yang diminta tersebut, Ia meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Ikhsan untuk mengganti kepala dinasnya.

Dalam hal ini, Eri menegaskan tidak ingin jajarannya ada main-main dalam pelayanan perizinan.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Saya pastikan, kalau tujuh hari tidak ada perubahan Pak Sekda, kepala dinas sampai kabidnya ganti semua. Semua dinas. Kalau Pak Sekda nggak berani ganti, saya yang ganti, saya kasih waktu satu minggu, jangan diterus-teruskan mengakar," tegasnya.

Eri kembali mengingatkan kepada jajarannya untuk tidak terlibat pungutan liar (pungli). Ia menyebut ASN jangan sampai menyusahkan warga Surabaya dalam hal pelayanan.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Eri menganggap pungli dan mempersulit perizinan sama halnya dengan menyakiti warga Surabaya.

"Jangan pernah meminta kepada masyarakat, karena sampean sudah disumpah. Sampean (anda) sudah digaji, sudah dapat tunjangan, mosok sik kurang tunjangan sampean (masa masih kurang tunjangannya)," tegasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.