Isak Tangis Wali Kota Eri Kenang Pesan Sang Ayah untuk Warga Surabaya
- Penulis : Ade Resty
- | Minggu, 22 Jan 2023 15:57 WIB
selalu.id - Ayahanda Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, H Urip Suwono. tutup usia di usia 77 tahun pada Minggu (22/1/2023) dini hari. Kini Almarhum Urip telah dimakamkan di TPU Tembok Gede, Jalan Tembok Dukuh, Surabaya.
Usai pemakaman, Eri mengungkapkan, meminta maaf dan doanya seluruh masyarakat Surabaya. ia pun meminta dukungan dan koreksi kesalahan dirinya jika mengambil langkah yang salah.
Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD
"Mohon doanya, tolong koreksi saya, tolong bantu saya untuk mewujudkan langkah saya agar setiap langkah kebijakan saya bisa menerangi makam Abah (Ayah) saya. Mohon doanya,"ungkap Eri, kepada awak media.
Eri menceritakan, sang Ayah memang mempunyai riwayat penyakit jantung sejak 6 tahun terakhir. Ia mengingat kenangannya saat Umroh terakhir bareng Almarhum pada 2018 lalu. Kemudian mulai pandemi Covid-19, kondisi beliau mulai jatuh sakit.
"Jadi Abah ini meninggalnya di rumah. Karena beberapa bulan yang lalu diminta ke Rumah Sakit (RS). Tapi Umi (Ibu) saya tidak mau dibawa ke RS karena Umi inginnya, Abah selalu didampingi Umi,"ujarnya.
"Karena Umi dan Abah ini tidak pernah pisah sama sekali kalau salat tahajud, salat duha pasti berbarengan dan tidak pernah putus salat tahajud dan duhanya,"lanjutnya sembari menitikkan air mata.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus
Sebab itu, orangtuanya tidak ingin ke RS agar bisa selalu salat dan ngaji bersama. Sehingga, Ibunya pun mengatakan, "wes talah nang omah wae, nek dijupuk Gusti Allah yo pasti gangsar (sudah di rumah saja, kalau diambil Gusti Allah pasti lancar)," kenangnya sembari membendung isak tangisnya.
Eri mengingat pesan Almarhum Ayahanda dan Ibunya saat dirinya maju pertama kali menjadi Wali Kota Surabaya. Saat itu, orang tuanya menyampaikan untuk tidak salah mengambil kebijakan untuk kebaikan Warga Surabaya.
"Ini menjadi pembelajaran betul buat saya untuk mengambil sebuah kebijakan ke depan yang mengontrol kaki tangan saya. Langkah saya untuk terus berlomba-lomba menuju kebaikan untuk menerangi makam dari orang tua saya, Abah saya," tuturnya.
Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?
Ia pun kembali meminta maaf dan doanya kepada seluruh Warga Surabaya, untuk Almarhum ayahanda.
"Kemarin jam 00.15 WIB beliau dipanggil Gusti Allah SWT, saya mohon doanya warga Surabaya agar abah saya diampuni dosanya, diterima segala amal ibadah, diberikan surga Jannah," (Ade/SL1)
Editor : RedaksiURL : https://selalu.id/news-3414-isak-tangis-wali-kota-eri-kenang-pesan-sang-ayah-untuk-warga-surabaya
