Sabtu, 06 Jun 2026 01:27 WIB

Ini Alasan Wali Kota Eri Samakan Jabatan Sekda dan Kepala Dinas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 19 Jan 2023 08:46 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut bahwa ada undang-undang (UU) terbaru ASN nomor 15 tahun 2014 bahwa tidak ada lagi jabatan tinggi yakni Pratama maupun Madya.

Eri menjelaskan yang ada di UU tersebut hanya ada jabatan tinggi Pratama, jabatan Administrator, dan jabatan Pengawas. Kemudian, di pemerintah kota (Pemkot) hanya ada satu yakni jabatan Eselon 2. Sehingga, jabatan Sekda maupun Kepala Dinas adalah sama.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

"Saya bilang jabatan pratama saja, sehingga gak ada pemikiran bahwa Sekda Kota lebih tinggi, itu udah jaman dulu. Kecuali kalau di Provinsi, itu sekdanya Eselon 1. Beda kalau di Surabaya Eselon 2, sama seperti Kepala Dinas,"kata Eri, di ruang kerjanya, Rabu (18/1/2023).

Oleh sebab itu, Eri pun membuat kebijakan bahwa Sekda maupun pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Kepala Dinas, hanya dibatasi menjabat maksimal 3 tahun akan dirotasi kembali.

"Makanya Kepala Dinas dirotasi. Sekda itu bisa terus berputar dan tahu dia harus jadi Kepala Dinas lagi atau staf ahli itu sudah biasa. Jangan lebih dari 3 tahun, nanti tidak akan punya kemampuan. Kecuali dia memang dibutuhkan lagi dengan pertimbangan dari tenaga-tenaga ahli dan kajian dari kebutuhan Pemkot,"tegasnya.

Meskipun tiga tahun jabatan lingkungan Pemkot Surabaya dirotasi. Eri menerangkan, secara automatis setiap setahun sekali mereka harus di evaluasi terkait kontrak kerja atau output dan outcomennya.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

"Makanya saya berharap perputaran di Pemkot ini itu menjadi hal yang biasa. Tidak lagi jabatan digandoli, tidak lagi Jabatan itu menjadi prioritas. Catatan itu kita bisa terima saja. Sehingga kita punya kemampuan yang lebih karena di setiap Dinas atau OPD pasti ada kelebihan dan kekurangan,"tegasnya.

Saat ditanya salah satu syarat menjadi Sekda harus mengikuti Diklat Pimpinan (Diklatpim). Namun apabila tiga calon Sekda yang saat ini lolos seleksi akan mendaftar lagi bagaimana? Eri pun menjelaskan, nantinya pihaknya akan melakukan Diklatpim kedua pada bulan Februari 2023.

"Kita berangkatkan (Februari) lagi sebanyak-banyaknya dapat jatah berapa (Kepala Dinas). Karena sebenarnya begini, Pemerintah Kota ini pejabatnya itu belum pernah ada yang Diklatpim kedua,"tuturnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Lebih lanjut Eri menjelaskan, bahwa Diklatpim sangat penting karena mereka akan dibekali bagaimana cara memimpin sebuah organisasi. Kemudian, mereka juga akan diterangkan bagaimana untuk melakukan inovasi.

"Mereka pejabat-pejabat yang mengikuti Diklatpim kedua itu akan membuat program yang bisa diterapkan dalam sehari-harinya,"ujarnya.

"Berarti ketika Diklatpim dua itu tidak sembarangan orang bisa lulus dan tidak sembarangan orang bisa membuat hal baru. Sehingga itulah arti filosofi ketika memang mengikuti diklatpim 2,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.