Senin, 07 Sep 2026 02:35 WIB

Wakil Ketua DPRD Surabaya Sebut Ada Tiga Calon Kuat Sekda Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 07 Jan 2023 16:46 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, telah mengumumkan seleksi pendaftaran calon Sekretaris Daerah (Sekda) Surabaya atau Sekretaris Kota (Sekota) telah berahkir pada, Jumat (6/1/2023) kemarin.

Tahapan seleksi tersebut yakni pengumuman, pendaftaran, seleksi administrasi dilaksanakan mulai tanggal 2-6 Januari 2022. Kemudian, nantinya 3 calon terbaik akan diumumkan pada 17 Januari 2023.

Baca Juga: Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti mengatakan, Pemkot telah mengumumkan bagaimana seleksi persyaratan calon Sekda yang harus diikuti.

Salah satunya persyaratan tersebut, yakni harus tingkatan Eselon 2 dan minimal 1 tahun menjabat OPD. Ia menyebut nama 3 calon terbaik yang memungkinkan akan menjadi Sekda.

"Tampaknya jadi 3 orang yang kemungkinan, yakni bisa jadi (Kepala Inspektorat Surabaya) Ikhsan, (Kepala Badan Kepegawaiaan dan Pengembangan SDM) Rachmad Basari, dan
(Kepala Dinas DSDABM) Lilik Arijanto,"kata Reni, saat ditemui selalu.id.

Meski begitu, Reni menjelaskan, tidak menutup kemungkinan ASN luar Kota Surabaya berpeluang mendaftar Sekda, apabila sesuai kualifikasi.

"Karena dikualifikasi itu juga tidak hanya di Surabaya. Misalnya ada ASN yang memiliki kualifikasi. Kepala OPD kota malang ataupun kota lain itu bisa ikut,"jelasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Dalam seleksi jabatan Sekda tersebut, Reni menyarankan untuk pansel menggunakan 360 Degree Feedback. Hal itu untuk mengetahui rekam jejak dan kinerja mereka.

"Kita sarankan untuk melakukan 360 Degree Feedback ini adalah tools untuk mengukur kinerja seseorang dengan menggunakan berbagai sumber,"tuturnya.

Lebih lanjut Reni berharap, seleksi calon Sekda Surabaya berjalan obyektif dan transparan. Apalagi, mengingat Sekda merupakan jabatan tinggi pratama.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Saya berharap, Sekda nanti definitif nanti bisa membangun budaya happy produktif. Tapi lingkungannya harus happy, yang bikin pegawai itu sehat gak sakit sakit, tak terlalu kena beban kerja, gak setres. Tapi produktif, untuk sekda yang terpilih bisa definitif,"terangnya.

Pejabat (PJ) Sekretaris Daerah (Sekda) Erna Purnawati menambahkan, untuk panitia seleksi (Pansel) Sekda Surabaya salah satunya Prof Moh Nuh yakni Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam YARSIS.

"(Yang daftar) Gak hapal, mungkin ada 5 yang doktor-doktor akeh,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.