Kamis, 22 Okt 2026 12:04 WIB

Wakil Ketua DPRD Surabaya Sebut Ada Tiga Calon Kuat Sekda Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 07 Jan 2023 16:46 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, telah mengumumkan seleksi pendaftaran calon Sekretaris Daerah (Sekda) Surabaya atau Sekretaris Kota (Sekota) telah berahkir pada, Jumat (6/1/2023) kemarin.

Tahapan seleksi tersebut yakni pengumuman, pendaftaran, seleksi administrasi dilaksanakan mulai tanggal 2-6 Januari 2022. Kemudian, nantinya 3 calon terbaik akan diumumkan pada 17 Januari 2023.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti mengatakan, Pemkot telah mengumumkan bagaimana seleksi persyaratan calon Sekda yang harus diikuti.

Salah satunya persyaratan tersebut, yakni harus tingkatan Eselon 2 dan minimal 1 tahun menjabat OPD. Ia menyebut nama 3 calon terbaik yang memungkinkan akan menjadi Sekda.

"Tampaknya jadi 3 orang yang kemungkinan, yakni bisa jadi (Kepala Inspektorat Surabaya) Ikhsan, (Kepala Badan Kepegawaiaan dan Pengembangan SDM) Rachmad Basari, dan
(Kepala Dinas DSDABM) Lilik Arijanto,"kata Reni, saat ditemui selalu.id.

Meski begitu, Reni menjelaskan, tidak menutup kemungkinan ASN luar Kota Surabaya berpeluang mendaftar Sekda, apabila sesuai kualifikasi.

"Karena dikualifikasi itu juga tidak hanya di Surabaya. Misalnya ada ASN yang memiliki kualifikasi. Kepala OPD kota malang ataupun kota lain itu bisa ikut,"jelasnya.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Dalam seleksi jabatan Sekda tersebut, Reni menyarankan untuk pansel menggunakan 360 Degree Feedback. Hal itu untuk mengetahui rekam jejak dan kinerja mereka.

"Kita sarankan untuk melakukan 360 Degree Feedback ini adalah tools untuk mengukur kinerja seseorang dengan menggunakan berbagai sumber,"tuturnya.

Lebih lanjut Reni berharap, seleksi calon Sekda Surabaya berjalan obyektif dan transparan. Apalagi, mengingat Sekda merupakan jabatan tinggi pratama.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

"Saya berharap, Sekda nanti definitif nanti bisa membangun budaya happy produktif. Tapi lingkungannya harus happy, yang bikin pegawai itu sehat gak sakit sakit, tak terlalu kena beban kerja, gak setres. Tapi produktif, untuk sekda yang terpilih bisa definitif,"terangnya.

Pejabat (PJ) Sekretaris Daerah (Sekda) Erna Purnawati menambahkan, untuk panitia seleksi (Pansel) Sekda Surabaya salah satunya Prof Moh Nuh yakni Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam YARSIS.

"(Yang daftar) Gak hapal, mungkin ada 5 yang doktor-doktor akeh,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Perampokan Toko Emas di Jember, Pelaku Bawa Tas Isi mata Uang Asing dan Valas Raib

Pelaku juga membacok pemilik toko emas murni Aliong dan ibunya.

67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Diratakan

selalu.id - Pemkab Sidoarjo menurunkan sekitar 600 personel gabungan untuk membongkar 67 bangunan liar di sepanjang frontage road di Kecamatan Waru, Gedangan,

Top 5 Berita: Klaim Utang Mendiang Suami hingga Hasil Liga Champions

Pembaca tertarik berita utang piutang hingga ekonomi.

Hasil Liga Champions: Como Bantai Manchester United 4-1, Setan Merah Tak Berkutik

Nico Paz jadi bintang lapangan. Gelandang muda Argentina itu mencetak 2 gol dan 1 assist.

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.