Selasa, 03 Feb 2026 10:40 WIB

Wakil Ketua DPRD Surabaya Sebut Ada Tiga Calon Kuat Sekda Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 07 Jan 2023 16:46 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, telah mengumumkan seleksi pendaftaran calon Sekretaris Daerah (Sekda) Surabaya atau Sekretaris Kota (Sekota) telah berahkir pada, Jumat (6/1/2023) kemarin.

Tahapan seleksi tersebut yakni pengumuman, pendaftaran, seleksi administrasi dilaksanakan mulai tanggal 2-6 Januari 2022. Kemudian, nantinya 3 calon terbaik akan diumumkan pada 17 Januari 2023.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti mengatakan, Pemkot telah mengumumkan bagaimana seleksi persyaratan calon Sekda yang harus diikuti.

Salah satunya persyaratan tersebut, yakni harus tingkatan Eselon 2 dan minimal 1 tahun menjabat OPD. Ia menyebut nama 3 calon terbaik yang memungkinkan akan menjadi Sekda.

"Tampaknya jadi 3 orang yang kemungkinan, yakni bisa jadi (Kepala Inspektorat Surabaya) Ikhsan, (Kepala Badan Kepegawaiaan dan Pengembangan SDM) Rachmad Basari, dan
(Kepala Dinas DSDABM) Lilik Arijanto,"kata Reni, saat ditemui selalu.id.

Meski begitu, Reni menjelaskan, tidak menutup kemungkinan ASN luar Kota Surabaya berpeluang mendaftar Sekda, apabila sesuai kualifikasi.

"Karena dikualifikasi itu juga tidak hanya di Surabaya. Misalnya ada ASN yang memiliki kualifikasi. Kepala OPD kota malang ataupun kota lain itu bisa ikut,"jelasnya.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Dalam seleksi jabatan Sekda tersebut, Reni menyarankan untuk pansel menggunakan 360 Degree Feedback. Hal itu untuk mengetahui rekam jejak dan kinerja mereka.

"Kita sarankan untuk melakukan 360 Degree Feedback ini adalah tools untuk mengukur kinerja seseorang dengan menggunakan berbagai sumber,"tuturnya.

Lebih lanjut Reni berharap, seleksi calon Sekda Surabaya berjalan obyektif dan transparan. Apalagi, mengingat Sekda merupakan jabatan tinggi pratama.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Saya berharap, Sekda nanti definitif nanti bisa membangun budaya happy produktif. Tapi lingkungannya harus happy, yang bikin pegawai itu sehat gak sakit sakit, tak terlalu kena beban kerja, gak setres. Tapi produktif, untuk sekda yang terpilih bisa definitif,"terangnya.

Pejabat (PJ) Sekretaris Daerah (Sekda) Erna Purnawati menambahkan, untuk panitia seleksi (Pansel) Sekda Surabaya salah satunya Prof Moh Nuh yakni Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam YARSIS.

"(Yang daftar) Gak hapal, mungkin ada 5 yang doktor-doktor akeh,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.