Sabtu, 06 Jun 2026 15:33 WIB

Wakil Ketua DPRD Surabaya Sebut Ada Tiga Calon Kuat Sekda Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 07 Jan 2023 16:46 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, telah mengumumkan seleksi pendaftaran calon Sekretaris Daerah (Sekda) Surabaya atau Sekretaris Kota (Sekota) telah berahkir pada, Jumat (6/1/2023) kemarin.

Tahapan seleksi tersebut yakni pengumuman, pendaftaran, seleksi administrasi dilaksanakan mulai tanggal 2-6 Januari 2022. Kemudian, nantinya 3 calon terbaik akan diumumkan pada 17 Januari 2023.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti mengatakan, Pemkot telah mengumumkan bagaimana seleksi persyaratan calon Sekda yang harus diikuti.

Salah satunya persyaratan tersebut, yakni harus tingkatan Eselon 2 dan minimal 1 tahun menjabat OPD. Ia menyebut nama 3 calon terbaik yang memungkinkan akan menjadi Sekda.

"Tampaknya jadi 3 orang yang kemungkinan, yakni bisa jadi (Kepala Inspektorat Surabaya) Ikhsan, (Kepala Badan Kepegawaiaan dan Pengembangan SDM) Rachmad Basari, dan
(Kepala Dinas DSDABM) Lilik Arijanto,"kata Reni, saat ditemui selalu.id.

Meski begitu, Reni menjelaskan, tidak menutup kemungkinan ASN luar Kota Surabaya berpeluang mendaftar Sekda, apabila sesuai kualifikasi.

"Karena dikualifikasi itu juga tidak hanya di Surabaya. Misalnya ada ASN yang memiliki kualifikasi. Kepala OPD kota malang ataupun kota lain itu bisa ikut,"jelasnya.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Dalam seleksi jabatan Sekda tersebut, Reni menyarankan untuk pansel menggunakan 360 Degree Feedback. Hal itu untuk mengetahui rekam jejak dan kinerja mereka.

"Kita sarankan untuk melakukan 360 Degree Feedback ini adalah tools untuk mengukur kinerja seseorang dengan menggunakan berbagai sumber,"tuturnya.

Lebih lanjut Reni berharap, seleksi calon Sekda Surabaya berjalan obyektif dan transparan. Apalagi, mengingat Sekda merupakan jabatan tinggi pratama.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

"Saya berharap, Sekda nanti definitif nanti bisa membangun budaya happy produktif. Tapi lingkungannya harus happy, yang bikin pegawai itu sehat gak sakit sakit, tak terlalu kena beban kerja, gak setres. Tapi produktif, untuk sekda yang terpilih bisa definitif,"terangnya.

Pejabat (PJ) Sekretaris Daerah (Sekda) Erna Purnawati menambahkan, untuk panitia seleksi (Pansel) Sekda Surabaya salah satunya Prof Moh Nuh yakni Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam YARSIS.

"(Yang daftar) Gak hapal, mungkin ada 5 yang doktor-doktor akeh,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.