Kamis, 04 Jun 2026 17:56 WIB

Wali Kota Eri Dukung Program Pemerintah PeduliLindungi Jadi Platform Satu Sehat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 03 Jan 2023 11:55 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Aplikasi PeduliLindungi yang biasanya jadi syarat untuk masuk ruang publik untuk menunjukkan status COVID-19. Kini akan berintegrasi ditransformasi menjadi aplikasi SATU SEHAT.

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan bahwa SATU SEHAT nantinya tak hanya tentang COVID-19. Namun, juga untuk rekam medis kesehatan lainnya setiap individu. Termasuk Imunisasi anak.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mendukung kebijakan Pemerintah terhadap aplikasi PeduliLindungi menjadi SATU SEHAT. Menurutnya, selain rekam kesehatan lainnya. hal ini sangat rekam imunisasi anak di Surabaya.

"Itu bagusan hubungannya dengan imunisasi. Karena di Surabaya ini juga akan digitalisasi terhadap imunisasi termasuk imunisasi COVID-19. Jadi nanti nama warga kelihatan yang mana yang sudah imunisasi,"kata Eri, Selasa (3/1/2023).

Dengan cara itu, Eri menerangkan, pihaknya akan bisa menaikkan ekonomi serta menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di Kota Surabaya.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Sebab, Pemerintah tak hanya bekerja sendiri, namun warganya ikut bergerak untuk menyampaikan kepada mereka yang belum melakukan booster.

"Supaya RT-nya mengerti. Karena RT sekarang ini gagap soal siapa saja warganya yang harus booster ketiga, atau keempat,"tegasnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Lebih lanjut Eri menambahkan, sudah menyiapkan atau telah memasukkan data-data warga Surabaya untuk ditransformasikan ke aplikasi SATU SEHAT.

"Kita sudah masukkan dan kita hubungkan dengan peduli lindungi. Jadi ini yang masih disampaikan oleh pak Menteri (Menkes) dengan dikoneksikan dengan daerah. tapi hari ini masih belum berjalan secara masif dan total,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.