Minggu, 04 Okt 2026 06:29 WIB

Wali Kota Eri Dukung Program Pemerintah PeduliLindungi Jadi Platform Satu Sehat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 03 Jan 2023 11:55 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Aplikasi PeduliLindungi yang biasanya jadi syarat untuk masuk ruang publik untuk menunjukkan status COVID-19. Kini akan berintegrasi ditransformasi menjadi aplikasi SATU SEHAT.

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan bahwa SATU SEHAT nantinya tak hanya tentang COVID-19. Namun, juga untuk rekam medis kesehatan lainnya setiap individu. Termasuk Imunisasi anak.

Baca Juga: Lima Tahun Merger Pelindo, Standarisasi Jadi Kunci Efisiensi

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mendukung kebijakan Pemerintah terhadap aplikasi PeduliLindungi menjadi SATU SEHAT. Menurutnya, selain rekam kesehatan lainnya. hal ini sangat rekam imunisasi anak di Surabaya.

"Itu bagusan hubungannya dengan imunisasi. Karena di Surabaya ini juga akan digitalisasi terhadap imunisasi termasuk imunisasi COVID-19. Jadi nanti nama warga kelihatan yang mana yang sudah imunisasi,"kata Eri, Selasa (3/1/2023).

Dengan cara itu, Eri menerangkan, pihaknya akan bisa menaikkan ekonomi serta menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di Kota Surabaya.

Baca Juga: Aturan dan Peringatan Keras Wali Kota Eri untuk Hiburan Malam di Surabaya 

Sebab, Pemerintah tak hanya bekerja sendiri, namun warganya ikut bergerak untuk menyampaikan kepada mereka yang belum melakukan booster.

"Supaya RT-nya mengerti. Karena RT sekarang ini gagap soal siapa saja warganya yang harus booster ketiga, atau keempat,"tegasnya.

Baca Juga: Eri Cahyadi Minta Pejabat Pemkot Surabaya Tak Ragu Sikat Penjualan Miras Eceran

Lebih lanjut Eri menambahkan, sudah menyiapkan atau telah memasukkan data-data warga Surabaya untuk ditransformasikan ke aplikasi SATU SEHAT.

"Kita sudah masukkan dan kita hubungkan dengan peduli lindungi. Jadi ini yang masih disampaikan oleh pak Menteri (Menkes) dengan dikoneksikan dengan daerah. tapi hari ini masih belum berjalan secara masif dan total,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pelajar SMK di Pasuruan Dibunuh Paman Sendiri Gegara Kalah Judi Online 

Peristiwa bermula pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, tersangka meminta korban menjemputnya di wilayah Sukorejo.

Wanita Bunuh Pacarnya di Gresik, Anak Lurah asal Surabaya Tewas

IR justru menghubungi call center 110 untuk melaporkan perbuatannya ke polisi. Polisi yang menerima laporan langsung menelusuri lokasi penelepon.

Data Desil Masih Jadi Keluhan Warga Surabaya, Anggota DPRD: Perlu Validitas 

Validitas data Desil sangat penting karena berdampak langsung pada akses warga terhadap program pemerintah.

Profil & Karir Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Perwira tinggi kelahiran Bojonegoro, 8 Agustus 1972, ini menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto.

Soroti Tambang Ilegal di Jember, Komisi D DPRD Jatim: Penegak Hukum Harus Turun Tangan

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan di lapangan masih ditemukan ratusan titik aktivitas yang tidak memiliki dasar hukum.

Terlilit Utang Judol Diduga Motif Paman Bunuh Ponakan di Pasuruan

Tersangka diduga nekat melakukan aksi tersebut untuk menguasai sepeda motor Honda Beat dan telepon genggam milik korban.