Senin, 02 Feb 2026 19:05 WIB

Menkopolhukam Sebut Tragedi Kanjuruhan Malang Bukan Pelanggaran HAM Berat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 27 Des 2022 16:49 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD saat di Surabaya
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD saat di Surabaya

selalu.id - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyebut, kasus Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu, tidak mengandung unsur pelanggaran HAM Berat.

"Kasus Kanjuruhan itu yang tewas 135 (korban) itu bukan kasus pelanggaran HAM berat meskipun mungkin terjadi kesengajaan," kata Mahfud dalam sambutannya, saat acara di Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Surabaya, Selasa (27/12/2022). 

Baca Juga: Pengamat Pertanyakan Protokoler Wawali Armuji saat ke Yai Mim Malang

Menurutnya, pelanggaran HAM yang disebut berat itu, apabila melibatkan negara yang dilakukan secara terencana, terstruktur dan sistematis. Ia menilai, tragedi kanjuruhan tersebut tidak secara terstruktur dan sistematis. 

"Itu bukan pelanggaran HAM berat (tragedi Kanjuruhan) meskipun korbannya berat. Adapun kalau korbannya ringan hanya dua orang kalau dia direncanakan apalagi ada unsur politik itu lah pelanggaran HAM berat," ujarnya. 

Baca Juga: Bendera Onepiece jadi Trending di HUT RI, Legislator Jatim Tuntut Ada Kepekaan Kebijakan

Ia menambahkan bahwa hanya bisa menentukan pelanggaran HAM berat atau tidak hanya Komnas HAM.

Bahkan, Komnas HAM menyebut, tragedi itu hanya tindak pidana biasa yang harus dibawa ke pengadilan. 

Baca Juga: Dua Tokoh Muda Ini Diprediksi Maju Pilkada Kota Malang 2024

"Menurut Komnas HAM itu adalah tindak pidana biasa yang harus dibawa ke pengadilan," imbuh Mahfud. 

Sehingga dalam hal ini, kasus Kanjuruhan hanya diadili di pengadilan biasa, bukan pengadilan khusus untuk pelanggan HAM berat. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim, dari P2SEM, Pokir, hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.