Jumat, 25 Sep 2026 18:28 WIB

Tak Ada Transparansi Dana Hibah Jatim, Anggota Fraksi KBN: Gubernur Gak Beres

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 18 Des 2022 18:42 WIB
Gedung DPRD Jatim. Foto: Istimewa
Gedung DPRD Jatim. Foto: Istimewa

selalu.id - Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur atau Fraksi Keadilan Bintang Nurani (KBN) Mathur Musyari menyebut tidak adanya transparansi pengusulan dana hibah yang dikelola oleh pimpinan DPRD Jatim.

"Tanyakan ke Pemprov kenapa gak diumumkan dana hibah. Saya sudah sering berteriak itu di rapat Paripurna. Hanya saya bersuara. Sekarang kan terbukti gak ada transparan,"kata Mathur, saat dihubungi selalu.id, Minggu (18/12/2022).

Baca Juga: KPK Geledah Rumah Tersangka Dirjen PPTT Lampri di Nganjuk

Mathur menerangkan, seharusnya Pemprov Jatim mengumumkan semua data-data bagi penerima hibah se-Jawa Timur. Hal itu guna masyarakat bisa mengawasi dan mengontrol berapa secara rinci dana tersebut disalurkan.

"Mereka ( supaya) tahu Desa saya (masyarakat) dapat apa, bangun (infrastruktur) apa, nominalnya berapa. Ini kalau beri triliunan (Dana Hibah), berarti pemprov tidak mau transparan. Gubernurnya gak beres juga,"tegasnya.

Baca Juga: 7 Jam Geledah BPN Jatim, Ini Barang Bukti yang Disita KPK

Lebih lanjut Mathur menambahkan, beberapa anggota DPRD Jatim pun mengaku tidak mengetahui terkait pembagian dana hibah tersebut kepada Pimpinan. Tetapi, Ia menyebut pembatasan dana hibah untuk pokok pikiran (Pokir) anggota Dewan hanyalah 10 persen.

"Yang paling banyak pimpinan yang kita tahu (Dana Hibah) tapi sampai detik ini pun, kita tak tahu pimpinan itu sebenarnya berapa jatahnya," jelasnya.

Baca Juga: Giliran Kantor BPN Jatim Digeledah KPK, Sita Sejumlah Koper

Diketahui mencuatnya kasus ini lantaran Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK beberapa waktu lalu. Sahat dan tiga orang lainnya menjadi tersangka kasus Tindak Pidana Korupsi dana hibah yakni RS staf ahli dari Sahat Tua Simanjuntak, AH Kepala Desa di Kecamatan Robatal, Sampang sekaligus Koordinator Kelompok Masyarakat. Lalu, IW alias Eeng Kordinator Lapangan Kelompok Masyarakat. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ketika Energi Bersih Menentukan Masa Depan Industri Indonesia

Dalam pidato pembukaan General Debate pada 22 September, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyebut dunia sedang menghadapi empat tests of power.

Tim Gabungan Berjuang Padamkan Karhutla di Lereng Terjal Gunung Limas Ponorogo

Kebakaran yang dilaporkan warga itu menghanguskan sekitar 2 hektare lahan.

Muncul Asap Putih di Mal PTC Surabaya, Pengunjung Heboh

Saat kejadian terdapat kontraktor yang sedang melakukan pekerjaan penggantian cooling tower di PTC.

Jalan Karangbong Sidoarjo Dalam Ancaman Banjir dan Kerusakan, DPRD Bilang Begini

Selain infrastruktur fisik, ulah kendaraan bertonase besar yang melintas tidak sesuai jam operasional turut memicu kerusakan.

Momen Siswa SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dan Mahasiswa Asing Belajar Bahasa hingga Kuliner Tradisional

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen nyata SMP Labschool Unesa 3 dalam mencetak generasi muda yang berwawasan global tanpa melupakan akar budaya.

Kapasitas Pelabuhan Meningkat, Pakar UGM: Integrasi Logistik Darat jangan Diabaikan!

Prof. Kuncoro Harto Widodo, mengatakan pertumbuhan arus peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan seluruh simpul dalam ekosistem logistik.