Rabu, 22 Jul 2026 19:17 WIB

Tak Ada Transparansi Dana Hibah Jatim, Anggota Fraksi KBN: Gubernur Gak Beres

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 18 Des 2022 18:42 WIB
Gedung DPRD Jatim. Foto: Istimewa
Gedung DPRD Jatim. Foto: Istimewa

selalu.id - Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur atau Fraksi Keadilan Bintang Nurani (KBN) Mathur Musyari menyebut tidak adanya transparansi pengusulan dana hibah yang dikelola oleh pimpinan DPRD Jatim.

"Tanyakan ke Pemprov kenapa gak diumumkan dana hibah. Saya sudah sering berteriak itu di rapat Paripurna. Hanya saya bersuara. Sekarang kan terbukti gak ada transparan,"kata Mathur, saat dihubungi selalu.id, Minggu (18/12/2022).

Baca Juga: Kejati Jatim Bongkar Korupsi KUR Bank Pelat Merah Jember 41,48 Miliar, Modusnya Bikin Ngelus Dada

Mathur menerangkan, seharusnya Pemprov Jatim mengumumkan semua data-data bagi penerima hibah se-Jawa Timur. Hal itu guna masyarakat bisa mengawasi dan mengontrol berapa secara rinci dana tersebut disalurkan.

"Mereka ( supaya) tahu Desa saya (masyarakat) dapat apa, bangun (infrastruktur) apa, nominalnya berapa. Ini kalau beri triliunan (Dana Hibah), berarti pemprov tidak mau transparan. Gubernurnya gak beres juga,"tegasnya.

Baca Juga: Kepala Bappeda Jatim dalam Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah

Lebih lanjut Mathur menambahkan, beberapa anggota DPRD Jatim pun mengaku tidak mengetahui terkait pembagian dana hibah tersebut kepada Pimpinan. Tetapi, Ia menyebut pembatasan dana hibah untuk pokok pikiran (Pokir) anggota Dewan hanyalah 10 persen.

"Yang paling banyak pimpinan yang kita tahu (Dana Hibah) tapi sampai detik ini pun, kita tak tahu pimpinan itu sebenarnya berapa jatahnya," jelasnya.

Baca Juga: KPK Beri Kota Mojokerto Angka Sempurna dalam Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Diketahui mencuatnya kasus ini lantaran Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK beberapa waktu lalu. Sahat dan tiga orang lainnya menjadi tersangka kasus Tindak Pidana Korupsi dana hibah yakni RS staf ahli dari Sahat Tua Simanjuntak, AH Kepala Desa di Kecamatan Robatal, Sampang sekaligus Koordinator Kelompok Masyarakat. Lalu, IW alias Eeng Kordinator Lapangan Kelompok Masyarakat. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.