Kamis, 17 Sep 2026 02:17 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Hardik Hingga Seret Karyawan Wanita RSUD dr Soewandhi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 28 Nov 2022 13:57 WIB
Wali Kota Eri saat mencengkeram lengan karyawan RSUD dr Soewandhi
Wali Kota Eri saat mencengkeram lengan karyawan RSUD dr Soewandhi

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi marah besar saat melakukan inspeksi mendadak di RS Soewandhi Surabaya. Eri sempat memaki karyawan hingga mendorong dan sempat menyeret karyawan perempuan.

Eri Cahyadi mendatangi RSUD dr Soewandhi sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung terlihat kecewa lantaran pelayanan yang dianggap lambat.

Baca Juga: Lhuk, Pria Bertato di TikTok Ini Tantang Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi 

Eri lantas mengumpulkan para karyawan di ruang berkas dan meminta penjelasan. Nampak para karyawan berbaris berjajar sementara Eri terlihat marah-marah.

"Koen tak habisi Kabeh lho koen engkok (kalian saya habisi semua lho nanti). Aku sudah bilang, buat inovasinya. Jangan dia (pasien) suruh nunggu mulai setengah delapan sampai sekarang baru masuk, sampe setengah siji (setengah satu), alasanya apa kamu tahu? Denger kamu, Saya Ndak bisa pak karena ininya belum ada dari bawah," hardik Eri sembari menunjukkan sebuah berkas.

"Rumah sakit model koyok ngene (rumah sakit kok modelnya seperti ini) kalau mau kaya gini Ndak apa-apa, tapi ditata. Sak rak koyok ngene urut, ikine ditoto, gak ketok ngarep Kabeh ngene. Miring Kabeh ngene, gak onok sing ndelok (satu rak seperti ini urut, ininya ditata, jangan kelihatan depan semua begini. Miring semua begini, tidak ada yang melihat," imbuh Eri.

Ditengah-tengah Eri marah, ada salah satu karyawan di luar ruangan yang nyeletuk dan terdengar oleh Eri, dan secara spontan emosi Eri Cahyadi meledak seketika dengan berteriak memanggil karyawan tersebut sembari mengeluarkan kalimat yang kasar.

Baca Juga: Ketika Foto Armuji Tak Dimasukkan dalam Poster Soekarno Cup 2026, Ada Apa dengan PDIP?

"Sopo sing cangkeme ngomong, rene...! Rene...! (Siapa yang mulutnya ngomong, sini...! sini...!)," Teriak Eri sembari mencari karyawan tersebut.

Tak lama berselang seorang wanita setengah baya berbaju cokelat (PNS) mendatangi Eri.

"Sopo sing ngomong miring-miring dijupuk, koen sing ngomong (siapa yang bilang miring-miring diambil, kamu yang ngomong). Sini, matamu lihat ini, kaya gini siapa yang ngomong, kamu yang ngomong," teriak Eri kepada karyawan wanita tersebut.

Baca Juga: Tasyakuran HUT ke-81 dengan Nobar Film Kemerdekaan, Wali Kota Eri Cahyadi jadi Aktornya

Tak puas berteriak, Eri kemudian mencengkeram lengan wanita tersebut sembari mendorong dengan kasar hendak menunjukkan kondisi pelayanan RSUD dr Soewandhi di bawah.

"Kamu lihat masyarakat di bawah, ayo ikut saya, ikut saya," ujar Eri dengan mencengkeram lengan karyawan wanita dan mendorongnya dan terlihat menyeret di tengah kerumunan wartawan yang sedang meliput.

Dengan terpaksa mengikuti dorongan dan seretan Wali Kota Eri, karyawan wanita tersebut sempat melontarkan kalimat "Iya...iya pak, Saya Ndak ngomong itu pak," ujarnya lirih.(Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Fasilitas milik Pemkot Surabaya yang seharusnya bebas retribusi, itu disinyalir menjadi ajang jual beli hingga sewa-menyewa lapak secara ilegal.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.