Rabu, 22 Jul 2026 08:41 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Hardik Hingga Seret Karyawan Wanita RSUD dr Soewandhi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 28 Nov 2022 13:57 WIB
Wali Kota Eri saat mencengkeram lengan karyawan RSUD dr Soewandhi
Wali Kota Eri saat mencengkeram lengan karyawan RSUD dr Soewandhi

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi marah besar saat melakukan inspeksi mendadak di RS Soewandhi Surabaya. Eri sempat memaki karyawan hingga mendorong dan sempat menyeret karyawan perempuan.

Eri Cahyadi mendatangi RSUD dr Soewandhi sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung terlihat kecewa lantaran pelayanan yang dianggap lambat.

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Eri lantas mengumpulkan para karyawan di ruang berkas dan meminta penjelasan. Nampak para karyawan berbaris berjajar sementara Eri terlihat marah-marah.

"Koen tak habisi Kabeh lho koen engkok (kalian saya habisi semua lho nanti). Aku sudah bilang, buat inovasinya. Jangan dia (pasien) suruh nunggu mulai setengah delapan sampai sekarang baru masuk, sampe setengah siji (setengah satu), alasanya apa kamu tahu? Denger kamu, Saya Ndak bisa pak karena ininya belum ada dari bawah," hardik Eri sembari menunjukkan sebuah berkas.

"Rumah sakit model koyok ngene (rumah sakit kok modelnya seperti ini) kalau mau kaya gini Ndak apa-apa, tapi ditata. Sak rak koyok ngene urut, ikine ditoto, gak ketok ngarep Kabeh ngene. Miring Kabeh ngene, gak onok sing ndelok (satu rak seperti ini urut, ininya ditata, jangan kelihatan depan semua begini. Miring semua begini, tidak ada yang melihat," imbuh Eri.

Ditengah-tengah Eri marah, ada salah satu karyawan di luar ruangan yang nyeletuk dan terdengar oleh Eri, dan secara spontan emosi Eri Cahyadi meledak seketika dengan berteriak memanggil karyawan tersebut sembari mengeluarkan kalimat yang kasar.

Baca Juga: Dalih Wali Kota Surabaya Eri soal Konten Sidaknya Disamakan dengan Armuji

"Sopo sing cangkeme ngomong, rene...! Rene...! (Siapa yang mulutnya ngomong, sini...! sini...!)," Teriak Eri sembari mencari karyawan tersebut.

Tak lama berselang seorang wanita setengah baya berbaju cokelat (PNS) mendatangi Eri.

"Sopo sing ngomong miring-miring dijupuk, koen sing ngomong (siapa yang bilang miring-miring diambil, kamu yang ngomong). Sini, matamu lihat ini, kaya gini siapa yang ngomong, kamu yang ngomong," teriak Eri kepada karyawan wanita tersebut.

Baca Juga: SiLPA Rp516 Miliar, Wali Kota Eri Sebut PAD 2026 Surabaya Tercapai 98 Persen

Tak puas berteriak, Eri kemudian mencengkeram lengan wanita tersebut sembari mendorong dengan kasar hendak menunjukkan kondisi pelayanan RSUD dr Soewandhi di bawah.

"Kamu lihat masyarakat di bawah, ayo ikut saya, ikut saya," ujar Eri dengan mencengkeram lengan karyawan wanita dan mendorongnya dan terlihat menyeret di tengah kerumunan wartawan yang sedang meliput.

Dengan terpaksa mengikuti dorongan dan seretan Wali Kota Eri, karyawan wanita tersebut sempat melontarkan kalimat "Iya...iya pak, Saya Ndak ngomong itu pak," ujarnya lirih.(Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.