Minggu, 01 Nov 2026 15:39 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Hardik Hingga Seret Karyawan Wanita RSUD dr Soewandhi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 28 Nov 2022 13:57 WIB
Wali Kota Eri saat mencengkeram lengan karyawan RSUD dr Soewandhi
Wali Kota Eri saat mencengkeram lengan karyawan RSUD dr Soewandhi

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi marah besar saat melakukan inspeksi mendadak di RS Soewandhi Surabaya. Eri sempat memaki karyawan hingga mendorong dan sempat menyeret karyawan perempuan.

Eri Cahyadi mendatangi RSUD dr Soewandhi sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung terlihat kecewa lantaran pelayanan yang dianggap lambat.

Baca Juga: Tujuh Program Unggulan Kunci Surabaya Sabet TPAKD Award 2026 Terbaik Jawa - Bali

Eri lantas mengumpulkan para karyawan di ruang berkas dan meminta penjelasan. Nampak para karyawan berbaris berjajar sementara Eri terlihat marah-marah.

"Koen tak habisi Kabeh lho koen engkok (kalian saya habisi semua lho nanti). Aku sudah bilang, buat inovasinya. Jangan dia (pasien) suruh nunggu mulai setengah delapan sampai sekarang baru masuk, sampe setengah siji (setengah satu), alasanya apa kamu tahu? Denger kamu, Saya Ndak bisa pak karena ininya belum ada dari bawah," hardik Eri sembari menunjukkan sebuah berkas.

"Rumah sakit model koyok ngene (rumah sakit kok modelnya seperti ini) kalau mau kaya gini Ndak apa-apa, tapi ditata. Sak rak koyok ngene urut, ikine ditoto, gak ketok ngarep Kabeh ngene. Miring Kabeh ngene, gak onok sing ndelok (satu rak seperti ini urut, ininya ditata, jangan kelihatan depan semua begini. Miring semua begini, tidak ada yang melihat," imbuh Eri.

Ditengah-tengah Eri marah, ada salah satu karyawan di luar ruangan yang nyeletuk dan terdengar oleh Eri, dan secara spontan emosi Eri Cahyadi meledak seketika dengan berteriak memanggil karyawan tersebut sembari mengeluarkan kalimat yang kasar.

Baca Juga: Parah! Gerobak Sampah Dicuri di Surabaya, Pelaku Terekam CCTV

"Sopo sing cangkeme ngomong, rene...! Rene...! (Siapa yang mulutnya ngomong, sini...! sini...!)," Teriak Eri sembari mencari karyawan tersebut.

Tak lama berselang seorang wanita setengah baya berbaju cokelat (PNS) mendatangi Eri.

"Sopo sing ngomong miring-miring dijupuk, koen sing ngomong (siapa yang bilang miring-miring diambil, kamu yang ngomong). Sini, matamu lihat ini, kaya gini siapa yang ngomong, kamu yang ngomong," teriak Eri kepada karyawan wanita tersebut.

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Tak puas berteriak, Eri kemudian mencengkeram lengan wanita tersebut sembari mendorong dengan kasar hendak menunjukkan kondisi pelayanan RSUD dr Soewandhi di bawah.

"Kamu lihat masyarakat di bawah, ayo ikut saya, ikut saya," ujar Eri dengan mencengkeram lengan karyawan wanita dan mendorongnya dan terlihat menyeret di tengah kerumunan wartawan yang sedang meliput.

Dengan terpaksa mengikuti dorongan dan seretan Wali Kota Eri, karyawan wanita tersebut sempat melontarkan kalimat "Iya...iya pak, Saya Ndak ngomong itu pak," ujarnya lirih.(Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jika Surat Penyetaraan Tidak Sah, Masih Lengkapkah Syarat Pencalonan Gibran?

Pada titik ini perlu dibuat batas yang tegas. Tidak sahnya Surat Keterangan tersebut tidak otomatis berarti Gibran berhenti sebagai Wakil Presiden.

Harga Emas Antam Hari Ini: Jual dan Beli Turun Bunda, Ini Rinciannya 

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia umumnya dipengaruhi oleh harga emas global serta nilai tukar rupiah.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Waspada Orang Kedua, Tapi Keberuntungan dan Uang Masih Oke

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Sah! Hairul Syapril Sholeh Nahkoda Baru IKAPMII Jember 2026–2031

Kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas alumni sekaligus meningkatkan peran IKAPMII dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah

Bantu Pemulihan Pasokan Air Bersih, SIER Salurkan Dua Tandon Air bagi Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab

Bupati Jember Gus Fawait Turun Gunung Sosialisasikan Layanan Bunga Desaku

Gus Fawait menegaskan bahwa pengurusan administrasi kependudukan, khususnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), tidak dipungut biaya.