Rabu, 17 Jun 2026 17:01 WIB

Peringati Hari Pahlawan dan Tragedi Kanjuruhan, IJTI Gelar Safari Shalawat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 05 Nov 2022 17:31 WIB
Konfrensi pers IJTI
Konfrensi pers IJTI

selalu.id - Peringati Hari Pahlawan serta 40 hari tragedi Kanjuruhan, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Surabaya bakal menggelar safari Shalawat.

Acara tersebut rencananya digelar pada Rabu (9/11/2022) mendatang, di Lapangan Pagoda, Pantai Ria Kenjeran Surabaya.

Baca Juga: Mahasiswa Unair Pilih Menjauh saat Seruan Reformasi Demo di Grahadi Surabaya

Safari Shalawat kali pertama digelar oleh IJTI ini akan diisi oleh Syech Abdul Qodir atau dikenal dengan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dan diiringi oleh Majelis Ta’lim dan Shalawat Ahbaabul Musthofa dari Surabaya.

Ketua IJTI Korda Surabaya, Luqman Rozaq, mengatakan, kegiatan Safari Sholawat ini untuk mengajak masyarakat untuk melantunkan Shalawat sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Tak hanya itu, acara itu juga untu memperingati Hari Pahlawan 10 November serta  menggelar doa bersama atau tahlil kubro untuk 135 korban tragedi Kanjuruhan di Malang karena bertepatan dengan 40 hari kejadian tragedi tersebut.

"Jadi kegiatan ini adalah kegiatan yang pertama kali di gelar oleh IJTI Korda Surabaya  yang memiliki gebyar tidak hanya di surabaya tetapi seluruh Indonesia,  dengan mendatangkan Habib Syech," kata Luqman  saat acara Konferensi Pers Jumat (14/10/2022) kemarin.

Luqman menyampaikan bahwa
Habib Syech mempunyai jumlah massa yang sangat besar. Sehingga, dengan kekuatan  shalawat bersama segala musibah di Indonesia segera berakhir.

Baca Juga: Demo Mahasiswa di Surabaya, Minta Program MBG Dibubarkan hingga Turunkan BBM

"Berkah shalawat ini  diharapkan dengan banyaknya musibah dan berbagai kejadian di Indonesia bisa segera berakhir, sehingga Indonesia tetap terjaga, kondusif dan aman," ujarnya.

Nantinya, acara ini akan dihadiri oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Provinsi Jawa Timur, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi beserta Forkompinda Kota Surabaya, ulama, para pimpinan media dan stakeholder lainnya.

Luqman juga meminta pada acara Safari Shalawat nanti, para syechkermania yang diperkirakan sekitar 10.000 orang  pada acara nanti, bisa tertib dan tidak membawa bendera besar yang menggunakan tiang besi.

Baca Juga: Ratusan Mahasiswa Surabaya Geruduk Grahadi, Kritik Kinerja Prabowo-Gibran

Hal itu, kata dia, untuk menjaga keamanan sehingga selama acara bisa berjalan kondusif .

Nantinya pihak panitia juga akan menerapkan pola khusus saat jamaah masuk  ke acara maupun saat keluar nanti tidak terjadi kerumunan atau berbagai hal hal yang tidak diinginkan.

Acara Safari Shalawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf didukung oleh PT Metatu Nusantara Jaya, LPM Suramadu, dan PT Gadjah Duduk yang merupakan perusahaan sarung ternama di Indonesia dengan merek Gajah Duduk, dan air minum kemasan Cheers Healthy Water dibawah naungan PT Atlantic Biruraya serta berbagai perusahaan lainnya yang juga ikut menjadi sponsor acara ini.  (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Manajemen AMS Group Pecat Pekerja yang Terlibat Jaringan Narkoba

Manajemen juga menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas peristiwa yang menimbulkan kekhawatiran tersebut. 

Harga Emas Antam Hari Ini: Alhamdulillah Naik Tipis, Jangan Cemberut Lagi Yaa..

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia ini sejalan dengan emas global.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Membahas Pekerjaan, Kesehatan hingga Cinta

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Semua dibahas lengkap.

Pemkab Mojokerto Hibahkan Tanah-Bangunan ke Kementerian Haji dan Umroh

Langkah tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam memperkuat pelayanan publik, khususnya di bidang keagamaan.

Gubernur Jatim Khofifah Ajak Warga Maknai Tahun Baru Islam dengan Hijrah

Menurut Khofifah, makna hijrah tidak sekadar perpindahan secara fisik, tetapi perubahan menuju kebaikan yang berkelanjutan.

Pria Sidoarjo yang Curi Rokok Demi Anak Tak jadi Ditahan, Korban Sepakat Damai

Alfin menjelaskan, hasil dari mediasi di Polsek Pungging antara dirinya dan pelaku setuju untuk berdamai dan laporan kepolisian dicabut.