Jumat, 23 Okt 2026 21:36 WIB

Tunggu Obat Gagal Ginjal Anak dari Pemerintah Pusat, Ini Langkah Pemkot Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 25 Okt 2022 18:42 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wakil Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, Pemerintah Kota masih menunggu obat Gagal Ginjal Akut yakni Fomepizole (Injeksi) oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Meski masih menunggu, Eri mengungkapkan, pihaknya kini telah berupaya melakukan sosialisasi pencegahan kepada masyarakat terkait penyakit gagal ginjal akut pada anak-anak.

Baca Juga: Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

"Obat gagal ginjal dihitung berdasarkan kebutuhan-kebutuhan kementerian, seperti vaksin Covid. Jadi jangan mengandalkan menunggu, yang penting (lakukan) pencegahan,"kata Eri, Selasa (25/10/2022).

Pencegahan itu salah satunya, kata Eri, mengecek apotek-apotek apakah masih menjual obat sirup yang telah dilarang oleh Pemerintah.

"Sudah koordinasi Polrestabes juga kepolisian. Jalani Surat Kementerian untuk mengecek (apotek) turun ke lapangan. Pencegahan jauh lebih baik, kita tak bisa mengontrol keluarnya obat sirup,"ujarnya.

Baca Juga: Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Kemudian, Eri menerangkan, pencegahan terutama harus dilakukan oleh orang tua dulu. Bagaimana anak apabila ada gejala panas, berat badan turun. Segera melapor agar pemantauan dan pengobatan ditangani Pemkot Surabaya.

"Ini hampir sama seperti Covid. Makanya kami melakukan sekarang adalah mitigasinya Kluster-Kluster yang disosialisasikan Puskesmas, ketika ada gejala langsung lapor ke kami,"ucapnya.

"Karena orang tau itu biasanya kalau badan anak panas itu dianggap masuk angin. Saya mohon kepada ortu untuk lebih prepare atau lebih hati-hati lagi. Jadi mendingan langsung diperiksakan, atau dibawa ke rumah sakit secepatnya. Jangan dianggap sebagai sakit biasa. Mendingan kalau sakit masuk angin gapapa, tapi jangan terlambat dalam pengobatannya. Itu yg sosialisasi yang kita lakukan, turun ke bawah seperti itu,"lanjutnya.

Baca Juga: Operasi Patuh Semeru 2026 Dua Pekan Kedepan, ETLE Tetap Berjalan Tilang Manual Berlaku Awal November

Lebih lanjut Eri menambahkan, masih belum mengetahui berapa jumlah obat gagal ginjal untuk Surabaya.

"Saya belum tahu karena kita kemarin membagi sesuai jumlah penduduk. Keputusannya kalau sudah dikirim podo kaya Covid, dapat segini surabaya dapat sekian-sekian,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Menelusuri Jejak Pergerakan Dr Soetomo di Nganjuk: Ad Alat Medis Kuno hingga Buku Bahasa Asing

Hadirnya koleksi lengkap di Monumen dan Museum Dr. Soetomo ini menjadikannya salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi unggulan di Nganjuk.

Geger, Dua Mayat Ditemukan dalam Sehari di Mojokerto

Dua peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap warga lanjut usia yang tinggal sendiri, agar kejadian tidak terulang kembali.

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang

Gugurnya Suraji menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 

Mahasiswa yang Bawa Brass Knuckle saat Demo di Surabaya Ditetapkan Tersangka

Saat ini, polisi masih mendalami tujuh orang yang diperiksa intensif. Sementara tiga lainnya sudah dipulangkan.

Gandeng PMI dan Unair, Yayasan Amway Peduli Edukasi Pentingnya Gut Health

Menjaga kondisi tubuh membutuhkan pendekatan menyeluruh melalui pola makan seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.