Selasa, 21 Jul 2026 15:12 WIB

Ketua Panpel Arema Kembali Diperiksa Polda, Kuasa Hukum: Kemungkinan Ditahan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 24 Okt 2022 15:42 WIB
Gedung Ditreskrimum Polda Jatim
Gedung Ditreskrimum Polda Jatim

selalu.id - Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC, Abdul Haris kembali diperiksa sebagai tersangka di Mapolda Jatim, Senin (24/10/2022). Beredar informasi bahwa polisi bakal melakukan penahanan terhadap Abdul Haris.

Kuasa Hukum Ketua Panpel Arema FC, Taufiq Hidayat mengatakan bahwa kliennya tersebut telah menerima penetapan sebagai tersangka.

Baca Juga: Brimob Polda Jatim Siagakan Personel dan Alutsista SAR Hadapi Ancaman Karhutla 2026

"Untuk saat ini Pak Haris sudah terima dengan segala resiko, dijadikan tersangka dan mungkin akan ditahan,"kata Taufiq.

Namun menurutnya, dalam tragedi Kanjuruhan seharusnya tidak hanya enam orang yang dijadikan tersangka. Ia menyebut masih ada yang berpotensi menjadi tersangka.

"Tapi untuk tuntutannya saya kira sebagai pengacara tetap tidak terima dengan perkara yang dibebankan kepada satu pihak ini," ujarnya.

Sebagai upaya pengungkapan kasus secara terbuka, Taufiq meminta dukungan dari beberapa ormas diantaranya Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah dalam pengusutan tragedi Kanjuruhan.

"Saya minta lah untuk lembaga masyarakat seperti PBNU, Muhammadiyah itu kan banyak yang meninggal. Jadi kok gak ada gerakan untuk mendukung Kapolri untuk menindaklanjuti hukum ini lebih tepat sasaran. Supaya Pak Kapolri bisa bertindak lebih tegas motong kepala dan ekor seperti yang beliau janjikan," ucapnya.

Baca Juga: Polres Tuban Kini Berganti jadi Polresta, Begini Pesan Khusus Kapolda Jatim

Saat ini korban Kanjuruhan bertambah lagi menjadi 135 yang meninggal. Sebab itu, menurut Taufiq, seharusnya proses hukum dilakukan dengan cepat.

"Saya tidak tega dengan posisi Pak Haris seperti ini. Pak Haris ditahan hari ini mungkin ya," ungkapnya.

Lebih lanjut Taufiq menjelaskan, seharusnya yang harus bertanggung jawab secara hukum yakni Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule.

Baca Juga: Komitmen Polda dan Kejati Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Lewat Semangat Jogo Jatim

"Seperti yang saya sampaikan dari awal, seharusnya ketua PSSI itu bertanggung jawab secara moral dan secara hukum. Karena bola ini gak bisa terlaksana tanpa adanya stakeholder," tegasnya.

Apalagi, Taufiq menambahkan, dirinya bingung menyampaikan kepada keluarga Abdul Haris yang bakal kemungkinan akan ditahan.

"Posisi saya tahu Pak Haris mau ditahan, jadi saya agak-agak bingung untuk menyampaikan kepada keluarga, anak-anaknya. Selama ini dipercayakan kepada kita walaupun beliau sudah siap dengan segala risiko, saya kira tetap ada beban mental yang harus ditanggung oleh keluarganya," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.