Selasa, 08 Sep 2026 09:53 WIB

Cek Keberadaan Obat Sirup, Wali Kota Eri Cahyadi Bakal Sidak Apotek di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 24 Okt 2022 14:49 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat di Balai Kota. Foto: Ade Resti
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat di Balai Kota. Foto: Ade Resti

selalu.id - Pemkot Surabaya bersama Forkompinda berencana menggelar sidak ke apotek untuk memastikan tidak dijualnya obat sirup yang dilarang oleh pemerintah terkait kasus Gagal Ginjal Akut Misterius pada anak.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan telah menerima Surat Edaran (SE) dari Kementerian Kesehatan. Sehingga, Pemkot dan Forkompinda akan turun ke lapangan.

Baca Juga: Air Keruh Berbau Kimia Teror Warga Surabaya, Ini Dugaan Penyebabnya

"Bersama Forkompinda Surabaya kita cek turun Lapangan. Kalau sudah ada surat edaran itu merek apa jenis apa. Kita lakukan cek di apotik-apotik, pencegahan jauh lebih baik. Kita tak bisa mengontrol keluarnya obat sirup,"kata Eri, saat ditemui selalu.id, Balai Kota Surabaya, Senin (24/10/2022).

Eri menyampaikan, dirinya juga meminta Puskesmas, kelurahan, maupun RT dan RW untuk melakukan sosialisasi kepada warganya agar tahu mana obat yang tidak diperbolehkan oleh pemerintah.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Evaluasi Total OPD Buntut Kasus Pungli Rekrutmen Kepegawaian

"Tapi kita sampaikan dengan masif kepada masyarakat kalau ini loh obat yang gak boleh. Maka obat puskesmas masing-masing kelurahan, kepalanya, jajarannya turun ke RW dan RT, itu yg kita lakukan secara maksimal,"jelasnya.

"Dengan begitu masyarakat akan tahu jenis obat yang memang tidak digunakan saat ini,"lanjutnya.

Baca Juga: Oknum Satpol PP Surabaya jadi Calo Rekrutmen Pegawai Pemkot, Tarifnya Capai Rp50 Juta

Lebih lanjut Eri menambahkan, saat pengecekan di lapangan, apabila ditemukan obat yang dilarang tersebut pihaknya akan menarik saja. Hal itu sesuai SE.

" Jadi kita hanya menarik saja (tidak ada sanksi ataupun teguran) Kementerian juga tidak ada sanksi, nanti tutup apoteknya. Tapi memang apa yang kita lakukan adalah sosialisasi, saya yakin apotik di Surabaya rumah sakit yo narik obat itu,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Fenomena Gunung di Indonesia Erupsi Bersamaan, Mbah Rono Bilang Begini

Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras mendekat atau beraktivitas dalam radius aman 3 kilometer dari pusat kawah.

Daftar 6 Gunung di Indonesia yang Kini Berstatus Siaga

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau arahan resmi dari PVMBG, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.

Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

Kehadiran gas bumi diproyeksikan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan energi yang aman, efisien, dan praktis bagi kawasan industri maupun pemukiman.

Momen Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Kuliner Kekinian bagi Warga Binaan

Pelatihan difokuskan pada keterampilan praktis yang adaptif terhadap tren pasar saat ini, seperti pembuatan minuman ala kafe hingga olahan keripik.

Dinilai Cacat Prosedur, PN Mojokerto Dilaporkan ke Bawas MA Usai Eksekusi Rumah di Trowulan

PUMI mendesak Bawas MA RI segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memberikan sanksi tegas kepada oknum pejabat pengadilan yang terlibat.

Soal Dugaan Pelanggaran Disiplin ASN Jember, Bawaslu Bilang Begini

Persoalan disiplin ASN itu kini masih ditelusuri dari instansi berwenang guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran aturan kepegawaian.