Minggu, 06 Sep 2026 11:32 WIB

Kampung 1001 Malam Ditutup Permanen, Pemkot Manfaatkan Jadi Lahan Padat Karya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 19 Okt 2022 17:23 WIB
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, Anna Fajriatin saat di kawasan kampung 1001 malam
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, Anna Fajriatin saat di kawasan kampung 1001 malam

selalu.id - Kampung 1001 malam yang berlokasi di sekitar Tol Dupak Surabaya bakal ditutup secara permanen pascarelokasi warga ke rumah susun.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, Anna Fajriatin mengatakan, agar tidak lagi didirikan bangunan liar, Jasa Marga akan menutup lokasi itu secara permanen.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Anna menyampaikan, kawasan itu akan dibangun sepadan sungai dan rumah pompa sebagaimana fungsinya.

Tak hanya itu, kawasan itu juga akan dimanfaatkan untuk lahan padat karya yang nantinya bisa dikelola oleh warga.

"Yang penting, kita bersihkan dulu, setelah itu bisa digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat untuk warga Surabaya," kata Anna, Rabu (19/10/2022).

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

Warga tinggal di kolong tol ini, lanjut Anna, sebanyak 16 KK, diantaranya 14 KK yang telah dipindahkan ke rusunawa Sumur Welut.

Sedangkan 2 KK sisanya menyusul, karena penghuninya ada yang dibawa ke rumah sakit yakni lansia dan anggota keluarganya ada meninggal dunia.

"Kedua KK tersebut sudah kami sediakan tempat (rusun), karena mereka punya hak tinggal. Totalnya ada 16 KK," jelas Anna.

Lebih lanjut Anna menjelaskan, warga yang tinggal kolong tol itu telah didata oleh Dinsos serta Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) Surabaya, untuk dicarikan pekerjaan yang cocok.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Ia pun menambahkan, pihaknya bersama BPBD telah melakukan suplai makanan untuk 16 KK tersebut selama tujuh hari ke depan.

"Kami diminta oleh Pak Wali (Eri Cahyadi) untuk segera mendata mereka (warga), karena Senin 24 Oktober 2022 sudah harus bekerja," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.