Kamis, 04 Jun 2026 20:54 WIB

Kampung 1001 Malam Ditutup Permanen, Pemkot Manfaatkan Jadi Lahan Padat Karya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 19 Okt 2022 17:23 WIB
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, Anna Fajriatin saat di kawasan kampung 1001 malam
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, Anna Fajriatin saat di kawasan kampung 1001 malam

selalu.id - Kampung 1001 malam yang berlokasi di sekitar Tol Dupak Surabaya bakal ditutup secara permanen pascarelokasi warga ke rumah susun.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, Anna Fajriatin mengatakan, agar tidak lagi didirikan bangunan liar, Jasa Marga akan menutup lokasi itu secara permanen.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Anna menyampaikan, kawasan itu akan dibangun sepadan sungai dan rumah pompa sebagaimana fungsinya.

Tak hanya itu, kawasan itu juga akan dimanfaatkan untuk lahan padat karya yang nantinya bisa dikelola oleh warga.

"Yang penting, kita bersihkan dulu, setelah itu bisa digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat untuk warga Surabaya," kata Anna, Rabu (19/10/2022).

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Warga tinggal di kolong tol ini, lanjut Anna, sebanyak 16 KK, diantaranya 14 KK yang telah dipindahkan ke rusunawa Sumur Welut.

Sedangkan 2 KK sisanya menyusul, karena penghuninya ada yang dibawa ke rumah sakit yakni lansia dan anggota keluarganya ada meninggal dunia.

"Kedua KK tersebut sudah kami sediakan tempat (rusun), karena mereka punya hak tinggal. Totalnya ada 16 KK," jelas Anna.

Lebih lanjut Anna menjelaskan, warga yang tinggal kolong tol itu telah didata oleh Dinsos serta Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) Surabaya, untuk dicarikan pekerjaan yang cocok.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Ia pun menambahkan, pihaknya bersama BPBD telah melakukan suplai makanan untuk 16 KK tersebut selama tujuh hari ke depan.

"Kami diminta oleh Pak Wali (Eri Cahyadi) untuk segera mendata mereka (warga), karena Senin 24 Oktober 2022 sudah harus bekerja," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.