Rabu, 22 Jul 2026 17:02 WIB

Kampung 1001 Malam Ditutup Permanen, Pemkot Manfaatkan Jadi Lahan Padat Karya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 19 Okt 2022 17:23 WIB
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, Anna Fajriatin saat di kawasan kampung 1001 malam
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, Anna Fajriatin saat di kawasan kampung 1001 malam

selalu.id - Kampung 1001 malam yang berlokasi di sekitar Tol Dupak Surabaya bakal ditutup secara permanen pascarelokasi warga ke rumah susun.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, Anna Fajriatin mengatakan, agar tidak lagi didirikan bangunan liar, Jasa Marga akan menutup lokasi itu secara permanen.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Anna menyampaikan, kawasan itu akan dibangun sepadan sungai dan rumah pompa sebagaimana fungsinya.

Tak hanya itu, kawasan itu juga akan dimanfaatkan untuk lahan padat karya yang nantinya bisa dikelola oleh warga.

"Yang penting, kita bersihkan dulu, setelah itu bisa digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat untuk warga Surabaya," kata Anna, Rabu (19/10/2022).

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Warga tinggal di kolong tol ini, lanjut Anna, sebanyak 16 KK, diantaranya 14 KK yang telah dipindahkan ke rusunawa Sumur Welut.

Sedangkan 2 KK sisanya menyusul, karena penghuninya ada yang dibawa ke rumah sakit yakni lansia dan anggota keluarganya ada meninggal dunia.

"Kedua KK tersebut sudah kami sediakan tempat (rusun), karena mereka punya hak tinggal. Totalnya ada 16 KK," jelas Anna.

Lebih lanjut Anna menjelaskan, warga yang tinggal kolong tol itu telah didata oleh Dinsos serta Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) Surabaya, untuk dicarikan pekerjaan yang cocok.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Ia pun menambahkan, pihaknya bersama BPBD telah melakukan suplai makanan untuk 16 KK tersebut selama tujuh hari ke depan.

"Kami diminta oleh Pak Wali (Eri Cahyadi) untuk segera mendata mereka (warga), karena Senin 24 Oktober 2022 sudah harus bekerja," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.