Rabu, 21 Okt 2026 19:17 WIB

Kampung 1001 Malam Ditutup Permanen, Pemkot Manfaatkan Jadi Lahan Padat Karya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 19 Okt 2022 17:23 WIB
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, Anna Fajriatin saat di kawasan kampung 1001 malam
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, Anna Fajriatin saat di kawasan kampung 1001 malam

selalu.id - Kampung 1001 malam yang berlokasi di sekitar Tol Dupak Surabaya bakal ditutup secara permanen pascarelokasi warga ke rumah susun.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, Anna Fajriatin mengatakan, agar tidak lagi didirikan bangunan liar, Jasa Marga akan menutup lokasi itu secara permanen.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Anna menyampaikan, kawasan itu akan dibangun sepadan sungai dan rumah pompa sebagaimana fungsinya.

Tak hanya itu, kawasan itu juga akan dimanfaatkan untuk lahan padat karya yang nantinya bisa dikelola oleh warga.

"Yang penting, kita bersihkan dulu, setelah itu bisa digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat untuk warga Surabaya," kata Anna, Rabu (19/10/2022).

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Warga tinggal di kolong tol ini, lanjut Anna, sebanyak 16 KK, diantaranya 14 KK yang telah dipindahkan ke rusunawa Sumur Welut.

Sedangkan 2 KK sisanya menyusul, karena penghuninya ada yang dibawa ke rumah sakit yakni lansia dan anggota keluarganya ada meninggal dunia.

"Kedua KK tersebut sudah kami sediakan tempat (rusun), karena mereka punya hak tinggal. Totalnya ada 16 KK," jelas Anna.

Lebih lanjut Anna menjelaskan, warga yang tinggal kolong tol itu telah didata oleh Dinsos serta Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) Surabaya, untuk dicarikan pekerjaan yang cocok.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Ia pun menambahkan, pihaknya bersama BPBD telah melakukan suplai makanan untuk 16 KK tersebut selama tujuh hari ke depan.

"Kami diminta oleh Pak Wali (Eri Cahyadi) untuk segera mendata mereka (warga), karena Senin 24 Oktober 2022 sudah harus bekerja," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

SIER Perkuat Kerja Sama dengan Investor Jepang, Konjen Dukung Rencana Pengembangan Kawasan Industri

Selain membahas kerja sama yang telah berjalan, Takonai menyambut baik rencana SIER untuk terus mengembangkan kawasan industri di daerah lain.

Polda Jatim Terjunkan Pasukan Atasi Penanganan Karhutla

Berdasarkan perkembangan situasi dan hasil pemantauan, karhutla masih terpantau di sembilan wilayah di Jawa Timur.

Ditlantas Polda Jatim Perkuat MQR, Kini Libatkan 5 Pilar Tekan Kecelakaan

Sebelumnya MQR hanya digunakan internal kepolisian untuk penempatan personel dan patroli.