Kamis, 23 Jul 2026 05:07 WIB

Security Officer Diperiksa Lagi Sebagai Saksi a de charge Ketua Panpel Arema

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 17 Okt 2022 16:07 WIB
Kuasa Hukum Security Officer, Agus Salim Ghazali  saat di Mapolda Jatim
Kuasa Hukum Security Officer, Agus Salim Ghazali saat di Mapolda Jatim

selalu.id - Salah satu tersangka tragedi Kanjuruhan yakni Security Officer Suko Sutrisno diperiksa lagi oleh penyidik di Mapolda Jawa Timur, Senin (17/10/2022).

Namun, Suko diperiksa bukan sebagai tersangka melainkan saksi a de charge atau saksi yang meringankan terhadap Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris.

Baca Juga: Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Kuasa Hukum Security Officer, Agus Salim Ghazali mengatakan, saat pemeriksaan kliennya tersebut hanya diberi tiga pertanyaan terkait tragedi Kanjuruhan.

Salah satu dari pertanyaan itu yakni terkait brefing sebelum pertandingan antara Arema Fc ve Persebaya yang dilakukan oleh Panpel.

"Selama ini secara logika sebelum pertandingan ada briefing. Saat kejadian posisi Suko berada di lapangan,"kata Agus Salim, kepada Wartawan, usai pemeriksaan saksi Suko.

Agus Salim menceritakan, saat Suko berada dilapangan, ia menolong korban saat terjadi ricuh. Ia membantu korban dan pemain Arema untuk masuk.

Baca Juga: Brimob Polda Jatim Siagakan Personel dan Alutsista SAR Hadapi Ancaman Karhutla 2026

"Setelah itu pak Suko kembali ke lapangan sudah banyak asap,"ujarnya.

Ia pun menegaskan, Security Officer, Suko tidak pernah memerintahkan untuk menutup pintu Stadion.

"Pintu tetap terbuka, di CCTV jelas, tidak pernah menutup, semua pintu terbuka, di Kanjuruhan memang ada pintu yg rusak. Itu bukan kewenangan security,"jelasnya.

Baca Juga: Polres Tuban Kini Berganti jadi Polresta, Begini Pesan Khusus Kapolda Jatim

"Kewenangan security dan steward hanya menjaga menutup dan membuka,"lanjutnya.

Lebih lanjut Agus Salim menjelaskan bahwa yang menjaga pintu Stadion tersebut tidak hanya security saja, tetapi ada steward, polisi, TNI, Dipenda, dam Satpol PP.

"Artinya nggak steward saja. Kalau sesuai SOP kita ga tahu, karena selama ini security officer dan steward gapernah dikasi regulasi,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.