Rabu, 22 Jul 2026 07:29 WIB

Security Officer Diperiksa Lagi Sebagai Saksi a de charge Ketua Panpel Arema

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 17 Okt 2022 16:07 WIB
Kuasa Hukum Security Officer, Agus Salim Ghazali  saat di Mapolda Jatim
Kuasa Hukum Security Officer, Agus Salim Ghazali saat di Mapolda Jatim

selalu.id - Salah satu tersangka tragedi Kanjuruhan yakni Security Officer Suko Sutrisno diperiksa lagi oleh penyidik di Mapolda Jawa Timur, Senin (17/10/2022).

Namun, Suko diperiksa bukan sebagai tersangka melainkan saksi a de charge atau saksi yang meringankan terhadap Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris.

Baca Juga: Brimob Polda Jatim Siagakan Personel dan Alutsista SAR Hadapi Ancaman Karhutla 2026

Kuasa Hukum Security Officer, Agus Salim Ghazali mengatakan, saat pemeriksaan kliennya tersebut hanya diberi tiga pertanyaan terkait tragedi Kanjuruhan.

Salah satu dari pertanyaan itu yakni terkait brefing sebelum pertandingan antara Arema Fc ve Persebaya yang dilakukan oleh Panpel.

"Selama ini secara logika sebelum pertandingan ada briefing. Saat kejadian posisi Suko berada di lapangan,"kata Agus Salim, kepada Wartawan, usai pemeriksaan saksi Suko.

Agus Salim menceritakan, saat Suko berada dilapangan, ia menolong korban saat terjadi ricuh. Ia membantu korban dan pemain Arema untuk masuk.

Baca Juga: Polres Tuban Kini Berganti jadi Polresta, Begini Pesan Khusus Kapolda Jatim

"Setelah itu pak Suko kembali ke lapangan sudah banyak asap,"ujarnya.

Ia pun menegaskan, Security Officer, Suko tidak pernah memerintahkan untuk menutup pintu Stadion.

"Pintu tetap terbuka, di CCTV jelas, tidak pernah menutup, semua pintu terbuka, di Kanjuruhan memang ada pintu yg rusak. Itu bukan kewenangan security,"jelasnya.

Baca Juga: Komitmen Polda dan Kejati Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Lewat Semangat Jogo Jatim

"Kewenangan security dan steward hanya menjaga menutup dan membuka,"lanjutnya.

Lebih lanjut Agus Salim menjelaskan bahwa yang menjaga pintu Stadion tersebut tidak hanya security saja, tetapi ada steward, polisi, TNI, Dipenda, dam Satpol PP.

"Artinya nggak steward saja. Kalau sesuai SOP kita ga tahu, karena selama ini security officer dan steward gapernah dikasi regulasi,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.