Rabu, 04 Feb 2026 05:24 WIB

Ketua Panpel Arema Sebut Tidak Ada Perintah Penutupan Pintu Stadion

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 11 Okt 2022 15:29 WIB
Ketua Panpel Abdul Haris saat menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim
Ketua Panpel Abdul Haris saat menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim

selalu.id - Ketua panitia pelaksana pertandingan Arema vs Persebaya, Abdul Haris menyebut tidak ada instruksi penutupan pintu stadion saat pertandingan berakhir. Hal ini diungkap saat menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Mapolda Jatim, Selasa (11/10/2022).

"Perintah saya kepada seluruh penjaga di pintu 15 menit sebelum pertandingan selesai harus siap dibuka,"kata Abdul Haris, usai jeda pemeriksaan.

Baca Juga: Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

Abdul Haris mengaku, tidak ada perintah pintu stadion Kanjuruhan ditutup. Ia menyebut, hal tersebut bisa dibuktikan dengan rekaman CCTV yang ada disekitar pintu Stadion.

"Pintu dibuka itu sesuai standart, tidak ada perintah pintu ditutup dan itu harus dibuktikan dengan membuka CCTV yang ada di Stadion,"ujarnya.

Selain itu, Abdul Haris pun mendesak dilakukan otopsi pada jenazah para korban dilakukan untuk mengetahui penyebab kematiannya.

Baca Juga: Polisi Segera Periksa PPAT hingga Notaris dalam Kasus Pemalsuan Dokumen Nenek Elina

"Dan juga pemeriksaan kepada korban selamat, ada yang matanya masih sakit, masih sesak," jelasnya.

Abdul Haris menambahkan bahwa masih ada pelaku-pelaku lain yang harus ikut bertanggung jawab. Ia menyebut dirinya tak bertanggung jawab tentang masalah keamanan.

Baca Juga: Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Dukung Reformasi Polri

"Kita kan minta resmi ke negara bahkan yang mengeluarkan rekom keamanan kan Polda dan Kapolres. Dan juga pertandingan itu sudah selesai baru terjadi penembakan gas air mata bukan pada saat pertandingan,"terangnya.

Diketahui polisi hari ini memeriksa dua tersangka kasus tragedi Kanjuruhan yakni Ketua Panpel Abdul Haris dan Security Officer Suko Sutrisno. Keduanya diperiksa di Ditreskrimum Polda Jatim.(Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.