Jumat, 23 Okt 2026 20:29 WIB

Polisi Kantongi 32 Rekaman CCTV Kerusuhan di Dalam dan Luar Stadion Kanjuruhan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 07 Okt 2022 18:22 WIB
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat konfrensi pers di Mapolda Jatim.
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat konfrensi pers di Mapolda Jatim.

selalu.id - Polisi mengantongi rekaman 32 CCTV baik di dalam maupun di sekitar Stadion Kanjuruhan, Malang saat peristiwa kerusuhan. Rekaman tersebut sebagai salah satu bukti tragedi yang menewaskan ratusan orang tersebut.

"Hari ini kita dapat lagi 2 CCTV di luar Stadion masih didalami tim labfor dan inafis untuk mengidentifikasi kejadian yang ada di luar khususnya,"kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, di Mapolda Jatim, Jumat (7/10/2022).

Baca Juga: Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Dedi mengatakan, dari bukti puluhan rekaman CCTV tersebut ditetapkan 6 tersangka dalam kejadian di dalam Stadion Kanjuruhan. Pihaknya juga telah menemukan 2 CCTV lagi di luar Stadion.

"Kejadian di luar pun tidak menutup kemungkinan akan didalami oleh tim penyidik,"ujarnya.

Dalam hasil rekaman CCTV tersebut, Dedi mengakui bahwa anggota polisi menembakkan gas air mata. Ia menyebut, hal itu dilakukan untuk menghalau massa.

"Bapak Kapolri sampaikan ada 11 tembakan, kejadiannya ada di 2 TKP,"ujarnya.

Baca Juga: Mahasiswa yang Bawa Brass Knuckle saat Demo di Surabaya Ditetapkan Tersangka

Dedi menyebutkan, tembakan gas air mata itu untuk mengurai massa yang sudah melakukan tindakan anarkis, pengerusakan, pembakaran, dan sebagainya.

"Diluar pun ada kejadian, tim pengamanan yang mengevakuasi pemain dan Official Persebaya keluar dari Stadion Kanjuruhan dihadang dan butuh waktu sekian lama,"jelasnya.

"Saat dihadang, juga terjadi pengerusakan, pembakaran dan sebagainya. Di situ juga aparat melakukan penembakan gas air mata untuk menghalau dan membubarkan masa agar tidak terjadi tindakan yang lebih masif lagi,"lanjutnya.

Baca Juga: Operasi Patuh Semeru 2026 Dua Pekan Kedepan, ETLE Tetap Berjalan Tilang Manual Berlaku Awal November

Ia menambahkan, gas air mata ada dua jenis yakni pertama yang mengeluarkan asap yang perih dan Smoke yang keluar asap dan Suara.

"Diluar pun sama SOP nya seperti itu untuk melakukan pengendalian massa anarkis. Jadi ads 2 TKP dan 2 kejadian yang harus diusut oleh tim tentunya,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

Lokasi yang menjadi sasaran penataan berada di perbatasan Kelurahan Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya, dengan Desa Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Warga mengaku terganggu setiap malam akibat suara truk, ayam, hingga mesin yang beroperasi hingga pagi hari. Baunya menyengat dan bikin bising.

Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang

Gugurnya Suraji menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 

Gandeng PMI dan Unair, Yayasan Amway Peduli Edukasi Pentingnya Gut Health

Menjaga kondisi tubuh membutuhkan pendekatan menyeluruh melalui pola makan seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.

Parah! Gerobak Sampah Dicuri di Surabaya, Pelaku Terekam CCTV

Kehilangan sarana itu sempat mengancam kelancaran pengangkutan sampah dari rumah warga ke Tempat Penampungan Sementara.

Ngaku Imam Mahdi, Pria di Bangkalan Tipu Korban Miliaran Modus Jual Tiket Surga dan Top Up Umur

Hingga saat ini sudah ada empat orang korban yang melapor ke polisi.