Selasa, 08 Sep 2026 12:19 WIB

Polisi Kantongi 32 Rekaman CCTV Kerusuhan di Dalam dan Luar Stadion Kanjuruhan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 07 Okt 2022 18:22 WIB
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat konfrensi pers di Mapolda Jatim.
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat konfrensi pers di Mapolda Jatim.

selalu.id - Polisi mengantongi rekaman 32 CCTV baik di dalam maupun di sekitar Stadion Kanjuruhan, Malang saat peristiwa kerusuhan. Rekaman tersebut sebagai salah satu bukti tragedi yang menewaskan ratusan orang tersebut.

"Hari ini kita dapat lagi 2 CCTV di luar Stadion masih didalami tim labfor dan inafis untuk mengidentifikasi kejadian yang ada di luar khususnya,"kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, di Mapolda Jatim, Jumat (7/10/2022).

Baca Juga: Urai Macet di Jalur Ketapang, Ditlantas Polda Jatim Terjunkan 60 Personel dan Puluhan Motor Patroli

Dedi mengatakan, dari bukti puluhan rekaman CCTV tersebut ditetapkan 6 tersangka dalam kejadian di dalam Stadion Kanjuruhan. Pihaknya juga telah menemukan 2 CCTV lagi di luar Stadion.

"Kejadian di luar pun tidak menutup kemungkinan akan didalami oleh tim penyidik,"ujarnya.

Dalam hasil rekaman CCTV tersebut, Dedi mengakui bahwa anggota polisi menembakkan gas air mata. Ia menyebut, hal itu dilakukan untuk menghalau massa.

"Bapak Kapolri sampaikan ada 11 tembakan, kejadiannya ada di 2 TKP,"ujarnya.

Baca Juga: Sidak Pasar Surabaya, Satgas Pangan Polda Jatim Temukan Komoditas Dijual di Atas HET

Dedi menyebutkan, tembakan gas air mata itu untuk mengurai massa yang sudah melakukan tindakan anarkis, pengerusakan, pembakaran, dan sebagainya.

"Diluar pun ada kejadian, tim pengamanan yang mengevakuasi pemain dan Official Persebaya keluar dari Stadion Kanjuruhan dihadang dan butuh waktu sekian lama,"jelasnya.

"Saat dihadang, juga terjadi pengerusakan, pembakaran dan sebagainya. Di situ juga aparat melakukan penembakan gas air mata untuk menghalau dan membubarkan masa agar tidak terjadi tindakan yang lebih masif lagi,"lanjutnya.

Baca Juga: Pencuri Truk di Pabrik Gula Jatiroto Lumajang Sudah Tertangkap, Ini Tampangnya

Ia menambahkan, gas air mata ada dua jenis yakni pertama yang mengeluarkan asap yang perih dan Smoke yang keluar asap dan Suara.

"Diluar pun sama SOP nya seperti itu untuk melakukan pengendalian massa anarkis. Jadi ads 2 TKP dan 2 kejadian yang harus diusut oleh tim tentunya,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Fenomena Gunung di Indonesia Erupsi Bersamaan, Mbah Rono Bilang Begini

Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras mendekat atau beraktivitas dalam radius aman 3 kilometer dari pusat kawah.

Daftar 6 Gunung di Indonesia yang Kini Berstatus Siaga

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau arahan resmi dari PVMBG, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.

Air Keruh Berbau Kimia Teror Warga Surabaya, Ini Dugaan Penyebabnya

Untuk mengungkap fenomena ini, DPRD Surabaya bakal panggil BBWS dan Perum Jasa Tirta I pekan depan.

Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

Kehadiran gas bumi diproyeksikan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan energi yang aman, efisien, dan praktis bagi kawasan industri maupun pemukiman.

Momen Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Kuliner Kekinian bagi Warga Binaan

Pelatihan difokuskan pada keterampilan praktis yang adaptif terhadap tren pasar saat ini, seperti pembuatan minuman ala kafe hingga olahan keripik.

DPRD Surabaya Desak Evaluasi Total OPD Buntut Kasus Pungli Rekrutmen Kepegawaian

DPRD Surabaya mengatakan bahwa penindakan terhadap oknum yang terlibat dinilai tidak cukup tanpa adanya pembenahan sistem secara menyeluruh.