Selasa, 08 Sep 2026 12:19 WIB

Polisi Periksa 3 Saksi Tragedi Kanjuruhan, Minggu Depan Giliran 6 Tersangka

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 07 Okt 2022 17:03 WIB
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat konfrensi pers di Mapolda Jatim.
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat konfrensi pers di Mapolda Jatim.

selalu.id - Polisi akan memanggil 6 tersangka tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan yang telah disebutkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, saat jumpa pers di Malang, Kamis (6/10/2022) malam. Saat ini polisi tengah memeriksa tiga saksi peristiwa tersebut, Jumat (7/10/2022).

Tiga saksi yang diperiksa yakni, Kasubbag Sarpras Dispora Kabupaten Malang, Sekretaris Umum Arema FC, dan Anggota Polisi dari Polres Malang.

Baca Juga: Urai Macet di Jalur Ketapang, Ditlantas Polda Jatim Terjunkan 60 Personel dan Puluhan Motor Patroli

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, rencananya pihaknya akan memanggil dan memeriksa saksi tambahan dengan para tersangka tersebut minggu depan.

"Dari hasil pemeriksaan yang sudah dilaksanakan beberapa hari yang lalu tentu masih ada beberapa saksi-saksi tambahan yang dibutuhkan oleh penyidik dalam rangka pemberkasan,"kata Dedi, saat di Mapolda Jawa Timur, Surabaya, kepada wartawan, Jumat (7/10/2022).

Disebutkan Kaporli dari 6 tersangka yakni AHL selaku Direktur Utama PT LIB, AH selaku Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan, SS selaku Security Officer, Wahyu SS selaku Kabag Ops Polres Malang, H selaku Danki 3 Brimobb Polda Jatim, TSA selaku Kasat Samapta Polres Malang.

Dedi menyampaikan, 6 tersangka telah melanggar beberapa undang-undang, tiga diantaranya disangkakan 359 atau 360 KUHP dan 103 ayat 1 Juncto 52 UU no 11 tahun 2022 tentang keolahragaan.

Baca Juga: Sidak Pasar Surabaya, Satgas Pangan Polda Jatim Temukan Komoditas Dijual di Atas HET

"Pelanggaran itu yakni tersangka AHL dirut PT LIB, Ketua panpel, dan Security Officer,"jelasnya.

"Disana (tiga tersangka) akan dimintai keterangan juga minggu depan tekait sangkaan pasal 359 dan 360 terhadap 3 tersangka Anggota polri,"lanjutnya.

 

Baca Juga: Pencuri Truk di Pabrik Gula Jatiroto Lumajang Sudah Tertangkap, Ini Tampangnya

Ia pun menambahkan pihaknya juga sudah menyampaikan, 20 orang anggota polisi yang diduga melanggar kode etik. Namun, untuk sidang kode etik itu akan disampaikan waktu yang akan datang.

"Ini menunjukkan komitmen Kapolri sesuai perintah Presiden untuk segera menuntaskan kasus ini,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Fenomena Gunung di Indonesia Erupsi Bersamaan, Mbah Rono Bilang Begini

Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras mendekat atau beraktivitas dalam radius aman 3 kilometer dari pusat kawah.

Daftar 6 Gunung di Indonesia yang Kini Berstatus Siaga

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau arahan resmi dari PVMBG, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.

Air Keruh Berbau Kimia Teror Warga Surabaya, Ini Dugaan Penyebabnya

Untuk mengungkap fenomena ini, DPRD Surabaya bakal panggil BBWS dan Perum Jasa Tirta I pekan depan.

Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

Kehadiran gas bumi diproyeksikan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan energi yang aman, efisien, dan praktis bagi kawasan industri maupun pemukiman.

Momen Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Kuliner Kekinian bagi Warga Binaan

Pelatihan difokuskan pada keterampilan praktis yang adaptif terhadap tren pasar saat ini, seperti pembuatan minuman ala kafe hingga olahan keripik.

DPRD Surabaya Desak Evaluasi Total OPD Buntut Kasus Pungli Rekrutmen Kepegawaian

DPRD Surabaya mengatakan bahwa penindakan terhadap oknum yang terlibat dinilai tidak cukup tanpa adanya pembenahan sistem secara menyeluruh.