Selasa, 03 Feb 2026 05:21 WIB

Cerita Mencekam Pemain Persebaya saat Keluar dari Stadion Kanjuruhan Malang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 04 Okt 2022 22:12 WIB
Pemain Persebaya Surabaya, Marselino Ferdinan
Pemain Persebaya Surabaya, Marselino Ferdinan

selalu.id - Salah satu pemain Persebaya, Marselino Ferdinan menceritakan suasana mencekam saat tragedi di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) lalu.

Marselino bercerita, usai wasit meniupkan peluit akhir pertandingan, para pemain atau jajaran Persebaya langsung ke ruang ganti baju.

Baca Juga: Rangkaian HPN 2026, PWI Mojokerto Gelar Turnamen Futsal Tingkat SMP 

"Usai pertandingan selesai, peluit akhir kita langsung lari masuk ke loker room. Kita langsung ganti pakaian dan lari,"kata Marselino, kepada selalu.id, usia doa bersama di Halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (3/10/2022).

Saat itu, lanjut Marselino, para pemain Persebaya bergegas ganti baju. Kemudian, mereka langsung diminta lari ke mobil baracuda Polisi. Bahkan, mereka sempat tak bisa keluar karena dihadang oleh suporter.

"Kita lari ke mobil baracuda, habis itu kita di blokode gak bisa keluar,"ujarnya.

Baca Juga: Pinjam Alat, Begini Perjuangan Atlet Asal Mojokerto Sabet Perunggu di Sea Games Thailand

Pemain Bintang Timnas Indonesia AFC U-20 itu pun menyampaikan, saat dihadang suporter, pemain dan jajaran pelatih Persebaya harus menunggu dua jam untuk keluar.

"Kita diblokade gak bisa keluar, kita nunggu sekitar dua jam semuanya baru bisa keluar stadion,"jelasnya.

Baca Juga: Aklamasi! Arderio Hukom Resmi Pimpin KONI Surabaya 2025–2029

Lebih lanjut Marselino menambahkan, dirinya sempat melihat mobil polisi dibakar. Bahkan, para suporter sempat melempar botol dan batu ke mobil baracuda.

"Karena saya paling depan, saya lihat yang bakar-bakar, mobil patwal yang dibakar dan lain-lain, sempat dilempari botol, batu,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.