Rabu, 19 Agu 2026 11:40 WIB

Cerita Mencekam Pemain Persebaya saat Keluar dari Stadion Kanjuruhan Malang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 04 Okt 2022 22:12 WIB
Pemain Persebaya Surabaya, Marselino Ferdinan
Pemain Persebaya Surabaya, Marselino Ferdinan

selalu.id - Salah satu pemain Persebaya, Marselino Ferdinan menceritakan suasana mencekam saat tragedi di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) lalu.

Marselino bercerita, usai wasit meniupkan peluit akhir pertandingan, para pemain atau jajaran Persebaya langsung ke ruang ganti baju.

Baca Juga: Pemain dan Penonton Soekarno Cup 2026 Hening Cipta untuk Korban Gempa Flores

"Usai pertandingan selesai, peluit akhir kita langsung lari masuk ke loker room. Kita langsung ganti pakaian dan lari,"kata Marselino, kepada selalu.id, usia doa bersama di Halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (3/10/2022).

Saat itu, lanjut Marselino, para pemain Persebaya bergegas ganti baju. Kemudian, mereka langsung diminta lari ke mobil baracuda Polisi. Bahkan, mereka sempat tak bisa keluar karena dihadang oleh suporter.

"Kita lari ke mobil baracuda, habis itu kita di blokode gak bisa keluar,"ujarnya.

Baca Juga: KSOP dan PWI Gresik Gelar Fun Game Mini Soccer, Nuansa Merah Putih Hadir di Lapangan

Pemain Bintang Timnas Indonesia AFC U-20 itu pun menyampaikan, saat dihadang suporter, pemain dan jajaran pelatih Persebaya harus menunggu dua jam untuk keluar.

"Kita diblokade gak bisa keluar, kita nunggu sekitar dua jam semuanya baru bisa keluar stadion,"jelasnya.

Baca Juga: Ketika Persebaya Mengunci Drama, Menemukan Mahkota di Gianyar Bali

Lebih lanjut Marselino menambahkan, dirinya sempat melihat mobil polisi dibakar. Bahkan, para suporter sempat melempar botol dan batu ke mobil baracuda.

"Karena saya paling depan, saya lihat yang bakar-bakar, mobil patwal yang dibakar dan lain-lain, sempat dilempari botol, batu,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Seorang Ibu Rela jadi Pengantin Iblis Demi Sembuhkan Anaknya yang Cacat

Keputusan Ranti, menyelamatkan nyawa anaknya, Nina, membuahkan keajaiban; sang buah hati sembuh secara misterius setelah melakukan pernikahan dengan iblis.

Pengedar Sabu di Kawasan Rangkah Surabaya Sudah Tertangkap, Ini Namanya

Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan serangkaian penyelidikan, pengembangan untuk mengungkap jaringan di atasnya.

Dapat Remisi HUT RI, Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Dijadwalkan Bebas Awal 2028

Sebagai informasi, Gus Muhdlor merupakan Bupati Sidoarjo periode 2021–2024 yang dijatuhi vonis 4 tahun 6 bulan penjara pada Desember 2024 lalu.

Gugatan Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Bojonegoro Kini Masuk Tahap Mediasi

Hasil dari proses perdamaian ini bakal menentukan apakah persidangan berlanjut ke pemeriksaan pokok perkara atau diselesaikan secara damai.

Sederet Gebrakan dan Janji Dirut PDAM Surabaya yang Baru, Akankah Terwujud?

Alvin menegaskan ingin menggunakan momentum kepemimpinan baru untuk mempercepat pembenahan internal hingga meningkatkan kualitas pelayanan pada warga Surabaya.

Penanganan Karhutla Bromo Selesai, Posko Darurat Ditutup

Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan tak lupa menyampaikan ucapan terimakasih terhadap semua instansi yang terlibat dalam penanganan karhutla tersebut.