Cerita Mencekam Pemain Persebaya saat Keluar dari Stadion Kanjuruhan Malang
- Penulis : Ade Resty
- | Selasa, 04 Okt 2022 22:12 WIB
selalu.id - Salah satu pemain Persebaya, Marselino Ferdinan menceritakan suasana mencekam saat tragedi di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) lalu.
Marselino bercerita, usai wasit meniupkan peluit akhir pertandingan, para pemain atau jajaran Persebaya langsung ke ruang ganti baju.
Baca Juga: KONI Sidoarjo Mulai Babak Baru, Fokus Persiapan Porprov 2027
"Usai pertandingan selesai, peluit akhir kita langsung lari masuk ke loker room. Kita langsung ganti pakaian dan lari,"kata Marselino, kepada selalu.id, usia doa bersama di Halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (3/10/2022).
Saat itu, lanjut Marselino, para pemain Persebaya bergegas ganti baju. Kemudian, mereka langsung diminta lari ke mobil baracuda Polisi. Bahkan, mereka sempat tak bisa keluar karena dihadang oleh suporter.
"Kita lari ke mobil baracuda, habis itu kita di blokode gak bisa keluar,"ujarnya.
Baca Juga: Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor
Pemain Bintang Timnas Indonesia AFC U-20 itu pun menyampaikan, saat dihadang suporter, pemain dan jajaran pelatih Persebaya harus menunggu dua jam untuk keluar.
"Kita diblokade gak bisa keluar, kita nunggu sekitar dua jam semuanya baru bisa keluar stadion,"jelasnya.
Baca Juga: Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali
Lebih lanjut Marselino menambahkan, dirinya sempat melihat mobil polisi dibakar. Bahkan, para suporter sempat melempar botol dan batu ke mobil baracuda.
"Karena saya paling depan, saya lihat yang bakar-bakar, mobil patwal yang dibakar dan lain-lain, sempat dilempari botol, batu,"terangnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi