Selasa, 20 Okt 2026 21:51 WIB

Berbasis Agritech, Alumnus Unair ini Bikin Aplikasi Budidaya Sarang Walet

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 22 Sep 2022 11:06 WIB
CEO Markas Walet, Muhammad Fairuzzuddin Zuhair.
CEO Markas Walet, Muhammad Fairuzzuddin Zuhair.

selalu.id - Alumni Universitas Airlangga (Unair) yang juga CEO perusahaan Markas Walet siap meluncurkan aplikasi panduan untuk pertani walet.

CEO Markas Walet, Muhammad Fairuzzuddin Zuhair mengatakan aplikasi tersebut berbasis agritech dan edutech.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Fairuz menyampaikan,aplikasi ini akan membantu meningkatkan keberhasilan budidaya walet di Indonesia.

"Aplikasi ini untuk industri sarang burung walet guna membantu para petani walet di Indonesia," ungkap Fairuz yang juga alumni Matematika Unair, melalui keterangnnya, Kamis (21/9/2022).

Aplikasi tersebut, kata Fairuz, akan dibekali dengan Artificial Intelligence (AI) berupa penghitung populasi burung walet menggunakan metode deep learning.

Deep learning sendiri merupakan sebuah komputer belajar yang mengklasifikasi secara langsung gambar atau suara walet.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Metode itu diyakini mampu memberikan hasil akhir yang berkualitas dan dapat mengurangi biaya operasional.

"Aplikasi ini merupakan yang pertama sebagai alat penghitung walet secara real time, juga akan membantu pemerintah dalam memetakan potensi dan perilaku walet secara ilmiah,"ujarnya.

Menurutnya pengembangan walet di Indonesia hanya berpedoman pada folklor atau resep turun temurun saja.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

"Grup kita ini bisa menjadi pioner untuk transisi folklor menjadi scientific," imbuh Fairuz.

Ia menambahkan, melalui aplikasi yang akan diluncurkan pada bulan Oktober 2022 ini, para praktisi serta akademisi dari berbagai perguruan tinggi terkemuka akan mudah dalam berkolaborasi untuk menghadirkan sistem pembelajaran terpadu budidaya walet.

"Dengan itu tentu akan membantu petani walet dalam meningkatkan nilai jual sarang burung walet," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi m