Berbasis Agritech, Alumnus Unair ini Bikin Aplikasi Budidaya Sarang Walet
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 22 Sep 2022 11:06 WIB
selalu.id - Alumni Universitas Airlangga (Unair) yang juga CEO perusahaan Markas Walet siap meluncurkan aplikasi panduan untuk pertani walet.
CEO Markas Walet, Muhammad Fairuzzuddin Zuhair mengatakan aplikasi tersebut berbasis agritech dan edutech.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
Fairuz menyampaikan,aplikasi ini akan membantu meningkatkan keberhasilan budidaya walet di Indonesia.
"Aplikasi ini untuk industri sarang burung walet guna membantu para petani walet di Indonesia," ungkap Fairuz yang juga alumni Matematika Unair, melalui keterangnnya, Kamis (21/9/2022).
Aplikasi tersebut, kata Fairuz, akan dibekali dengan Artificial Intelligence (AI) berupa penghitung populasi burung walet menggunakan metode deep learning.
Deep learning sendiri merupakan sebuah komputer belajar yang mengklasifikasi secara langsung gambar atau suara walet.
Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang
Metode itu diyakini mampu memberikan hasil akhir yang berkualitas dan dapat mengurangi biaya operasional.
"Aplikasi ini merupakan yang pertama sebagai alat penghitung walet secara real time, juga akan membantu pemerintah dalam memetakan potensi dan perilaku walet secara ilmiah,"ujarnya.
Menurutnya pengembangan walet di Indonesia hanya berpedoman pada folklor atau resep turun temurun saja.
Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel
"Grup kita ini bisa menjadi pioner untuk transisi folklor menjadi scientific," imbuh Fairuz.
Ia menambahkan, melalui aplikasi yang akan diluncurkan pada bulan Oktober 2022 ini, para praktisi serta akademisi dari berbagai perguruan tinggi terkemuka akan mudah dalam berkolaborasi untuk menghadirkan sistem pembelajaran terpadu budidaya walet.
"Dengan itu tentu akan membantu petani walet dalam meningkatkan nilai jual sarang burung walet," terangnya. (Ade/SL1)
Editor : RedaksiURL : https://selalu.id/news-2677-berbasis-agritech-alumnus-unair-ini-bikin-aplikasi-budidaya-sarang-walet
