Jumat, 05 Jun 2026 10:24 WIB

Spanduk Komisi C DPRD Surabaya di Stadion GBT Menghilang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 18 Sep 2022 19:13 WIB
Suasana stadion Gelora Bung Tomo jelang laga Indonesia vs Vietnam, Minggu (18/9/2022).
Suasana stadion Gelora Bung Tomo jelang laga Indonesia vs Vietnam, Minggu (18/9/2022).

selalu.id - Spanduk anggota Komisi C DPRD Surabaya yang terpampang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang menjadi perbincangan warganet akhirnya dicopot. Tidak terlihat lagi spanduk tersebut pada laga Indonesia vs Vietnam, Minggu (18/9/2022).

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi C DPRD Surbaya, Baktiono menjelaskan, tujuan dipasang spanduk tersebut untuk menyambut gelaran Kualifikasi Piala AFC U20 di Surabaya.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Sebagai bentuk dukungan untuk menyambut Kualifikasi Piala AFC U20," kata Baktiono, kepada selalu.id, Minggu (18/9/2022).

Pemasangan spanduk tersebut terang Baktiono, berawal saat seluruh anggota Komisi C DPRD melakukan sidak di Stadion GBT guna memastikan fasilitas menjelang gelaran tersebut.

"Saat melakukan sidak, kami menilai tidak ada tanda-tanda penyambutan untuk gelaran Kualifikasi Piala AFC tersebut. Akhirnya kami komisi C berinisiatif untuk membuat spanduk sebagai bentuk penyambutan," katanya.

Baktiono mengatakan biaya pembuatan spanduk tersebut berasal dari dana pribadi.

"Hanya bikin dua spanduk harganya Rp 3,6 juta dengan dana pribadi," katanya.

Baktiono membantah pemasangan spanduk ini sebagai media kampanye untuk menyongsong pemilu tahun 2024 mendatang.

"Enggak lah, kalau politik 2024 itu masih jauh sekali. Disitu kan tidak ada embel-embel partai. Ini bentuk dukungan DPRD Kota Surabaya atas terselenggaranya momentum sepak bola internasional," katanya.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Lebih lanjut, Baktiono menambahkan, dengan adanya momentum ini justru harus saling mendukung satu sama lain.

"Ini merupakan momen terbaik, makanya harus didukung semua pihak. Ini dukungan real untuk AFC. Tidak ada parpol. Dukungan Spanduk, umbul-umbul dukungan Penonton sangat dibutuhkan," terangnya.

Diketahui, spanduk besar yang berisi tulisan penyambutan serta dibubuhi foto dan nama lengkap seluruh anggota Komisi C DPRD Surabaya menjadi polemik. Warganet menilai pemasangan tersebut kental dengan unsur politis.

Foto tersebut diunggah oleh akun @warkoppitalikur yang menyebutkan dalam captionnya 'Kick Out Politic Football'.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Dalam spanduk itu bertulis 'Welcome To Surabaya 14-18 September 2022 AFC U20 Teams terpasang di dalam Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

"Memalukan, ajang timnas dibuat pencitraan, bangsat," sebut caption akun tersebut.

Salah satu netizen pun membalas, spanduk tersebut yang bermaksud untuk mendukung timnas. Namun, justru dibuat ajang politik.

"Yo ben ga rugi loh timnas digratiskan nang Surabaya e(biar gak rugi timnas digratiskan di Surabaya), duit rakyat, PSSI gratis, rakyat nonton bayar, rakyat nonton iklan banner-banner politik," ujar akun instgaram @badikfals membalas unggahan tersebut. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.