Selasa, 03 Feb 2026 20:50 WIB

Aksi Buruh Jatim Tolak Kenaikan BBM Berdamai dengan Pemprov, Ini Kesepakatannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 06 Sep 2022 19:42 WIB
Aksi Demo buruh Jatim tolak kenaikan BBM di Surabaya
Aksi Demo buruh Jatim tolak kenaikan BBM di Surabaya

selalu.id - Ribuan Massa buruh di Jawa Timur menggelar aksi tolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan Kantor Gubernur Jalan Pahlawan Surabaya, Selasa (6/9/2022).

Saat melakukan aksi, perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur beraudiensi dengan perwakilan buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jatim.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrana) Jatim, Himawan menyampaiakan 5 kesepakatan permintaan buruh Jatim.

"Pertama, pemerintah Jatim diminta untuk evaluasi terhadap UMK 2022, dengan mempertimbangkan inflasi Jatim hari ini. Kedua, kriteria bagi penerima bantuan 2 persen dari dana alokasi UMKM,"kata Himawan, saat beraudiensi dengan massa buruh.

Kemudian, Himawan menyampaikan, permintaan ketiga yakni pekerja yang dalam proses PHK dan tidak didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan yang upahnya dibawah Rp 3,5 juta.

"Disnaker diminta segera melakukan evaluasi terhadap nota pengawas tentang upah lembur dari PT Indomarko, Jember, dan melakukan sidak ke PT agro langgeng dan lusiana,"jelasnya.

Lalu keempat, Pemprov Jatim diminta alokasikan dana untuk iuran BPJS Kesehatan bagi orang miskin yang diambil dari ABPD Provinsi Jatim,

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

"Terakhir buruh Jatim meminta kepada pemerintah pusat, untuk meninjau kembali kenaikan BBM,"jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPW FSPMI Jatim, Jazuli menyampaikan, pihaknya meminta Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mendengarkan sikap terhadap rakyatnya.

"Kedua, inflasi hari ini terus melambung, apalagi inflasi terkait dengan kebutuhan pokok, sudah menembus hampir 15 persen. Kita ingatkan pada Gubernur, Oktober dan November 2021 beliau telah menandatangani yang namanya UMK 2022,"ujarnya.

Baca Juga: Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Jazuli menyampaikan, dampak kenaikan harga BBM juga meminta meluncurkan bantuan kepada elemen masyarakat OJol atau Ojek Konvensional.

"Lihat buruh Gresik, ribuan orang dijadikan korban PHK, itu wajib Gubernur meluncurkan yang namanya program untuk penanggulangan PSU, dan juga tempat-tempat lain,"jelasnya.

"Kita kawal, seminggu lagi kita akan lihat, ada respon gak gubernur kita. Namun kalau tidak ada respon, maka tidak pilihan. Kami akan instruksikan kepada temen-teman untuk kuras pabrik di Jatim, kami turun ke jalan,"tegasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

Widyaswendra mengatakan bahwa tidak ada keterlambatan pelayanan yang berakibat cukup signifikan dan berpengaruh pada jadwal sandar kapal.

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.