Sabtu, 05 Sep 2026 13:48 WIB

Ini Upaya Pemkot Hilangkan Bau di Sekitar Stadion GBT

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 04 Sep 2022 20:01 WIB
Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro
Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro

selalu.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya berupaya menghilangkan bau sampah di kawasan Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya menjelang gelaran Piala AFC U-20.

Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, nantinya pihak FIFA akan meninjau GBT menjelang kualifikasi Piala Dunia AFC U-20 2023. Sehingga, Pemkot menargetkan dan berupaya agar GBT tak bau Sampah.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Nanti tanggal 7 September ini udah datang dari FIFA dan AFC. Mereka akan supervisi itu, target kami tanggal 6 besok sudah tidak boleh bau di (GBT), "kata Hebi, Minggu (4/9/2022).

Hebi mengatakan, untuk menargetkan itu, pihaknya telah menerapkan sejumlah metode pengelolaan sampah di TPA Benowo, yakni mulai dari melakukan penyemprotan efektif mikro organisme EM6. Menurutnya, mikroorganisme tersebut, bukan merupakan zat kimia, melainkan organik.

"Jadi EM6 Ini mikroorganisme lho, bukan zat kimia tapi organik. Kemudian juga ada penutupan membran di tepi Itu yg udah kita lakukan sudah 100 persen,"ujarnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

Kemudian, langkah lain yang dilakukan Pemkot juga membangun buffer zone atau kawasan penyangga TPA Benowo. Bentuk buffer zone ini berkonsep seperti hutan yang mengelilingi TPA Benowo.

"Ini masih kita kerjakan. Kalau buffer zone itu harus sampai 500 meter, ini baru satu shaft. Kalau buffer zone memang terkait tanaman, mungkin akan tampak setelah 2 tahun setelah ditanam," katanya.

Lebih lanjut Hebi menambahkan, pihaknya juga telah meminta bantuan kepada Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, untuk mengetes tingkat bau sekitar GBT tersebut.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

"Untuk tingkat kebauan itu hitungnya dan mengecek sangat sulit. Saya minta tolong ITS tes kebauan, itukan misal dicek 9 orang nentuin tingkat bau hidungnya,"terangnya.

"Tapi misal orang yang sudah tinggal sana kan udah biasa. GBT wes gak mambu rinio ta (wes gak bau sini),"imbuhnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.