Senin, 02 Feb 2026 20:05 WIB

Ini Upaya Pemkot Hilangkan Bau di Sekitar Stadion GBT

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 04 Sep 2022 20:01 WIB
Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro
Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro

selalu.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya berupaya menghilangkan bau sampah di kawasan Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya menjelang gelaran Piala AFC U-20.

Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, nantinya pihak FIFA akan meninjau GBT menjelang kualifikasi Piala Dunia AFC U-20 2023. Sehingga, Pemkot menargetkan dan berupaya agar GBT tak bau Sampah.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Nanti tanggal 7 September ini udah datang dari FIFA dan AFC. Mereka akan supervisi itu, target kami tanggal 6 besok sudah tidak boleh bau di (GBT), "kata Hebi, Minggu (4/9/2022).

Hebi mengatakan, untuk menargetkan itu, pihaknya telah menerapkan sejumlah metode pengelolaan sampah di TPA Benowo, yakni mulai dari melakukan penyemprotan efektif mikro organisme EM6. Menurutnya, mikroorganisme tersebut, bukan merupakan zat kimia, melainkan organik.

"Jadi EM6 Ini mikroorganisme lho, bukan zat kimia tapi organik. Kemudian juga ada penutupan membran di tepi Itu yg udah kita lakukan sudah 100 persen,"ujarnya.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kemudian, langkah lain yang dilakukan Pemkot juga membangun buffer zone atau kawasan penyangga TPA Benowo. Bentuk buffer zone ini berkonsep seperti hutan yang mengelilingi TPA Benowo.

"Ini masih kita kerjakan. Kalau buffer zone itu harus sampai 500 meter, ini baru satu shaft. Kalau buffer zone memang terkait tanaman, mungkin akan tampak setelah 2 tahun setelah ditanam," katanya.

Lebih lanjut Hebi menambahkan, pihaknya juga telah meminta bantuan kepada Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, untuk mengetes tingkat bau sekitar GBT tersebut.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Untuk tingkat kebauan itu hitungnya dan mengecek sangat sulit. Saya minta tolong ITS tes kebauan, itukan misal dicek 9 orang nentuin tingkat bau hidungnya,"terangnya.

"Tapi misal orang yang sudah tinggal sana kan udah biasa. GBT wes gak mambu rinio ta (wes gak bau sini),"imbuhnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.