Selasa, 20 Okt 2026 20:42 WIB

Ini Upaya Pemkot Hilangkan Bau di Sekitar Stadion GBT

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 04 Sep 2022 20:01 WIB
Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro
Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro

selalu.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya berupaya menghilangkan bau sampah di kawasan Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya menjelang gelaran Piala AFC U-20.

Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, nantinya pihak FIFA akan meninjau GBT menjelang kualifikasi Piala Dunia AFC U-20 2023. Sehingga, Pemkot menargetkan dan berupaya agar GBT tak bau Sampah.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

"Nanti tanggal 7 September ini udah datang dari FIFA dan AFC. Mereka akan supervisi itu, target kami tanggal 6 besok sudah tidak boleh bau di (GBT), "kata Hebi, Minggu (4/9/2022).

Hebi mengatakan, untuk menargetkan itu, pihaknya telah menerapkan sejumlah metode pengelolaan sampah di TPA Benowo, yakni mulai dari melakukan penyemprotan efektif mikro organisme EM6. Menurutnya, mikroorganisme tersebut, bukan merupakan zat kimia, melainkan organik.

"Jadi EM6 Ini mikroorganisme lho, bukan zat kimia tapi organik. Kemudian juga ada penutupan membran di tepi Itu yg udah kita lakukan sudah 100 persen,"ujarnya.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Kemudian, langkah lain yang dilakukan Pemkot juga membangun buffer zone atau kawasan penyangga TPA Benowo. Bentuk buffer zone ini berkonsep seperti hutan yang mengelilingi TPA Benowo.

"Ini masih kita kerjakan. Kalau buffer zone itu harus sampai 500 meter, ini baru satu shaft. Kalau buffer zone memang terkait tanaman, mungkin akan tampak setelah 2 tahun setelah ditanam," katanya.

Lebih lanjut Hebi menambahkan, pihaknya juga telah meminta bantuan kepada Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, untuk mengetes tingkat bau sekitar GBT tersebut.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

"Untuk tingkat kebauan itu hitungnya dan mengecek sangat sulit. Saya minta tolong ITS tes kebauan, itukan misal dicek 9 orang nentuin tingkat bau hidungnya,"terangnya.

"Tapi misal orang yang sudah tinggal sana kan udah biasa. GBT wes gak mambu rinio ta (wes gak bau sini),"imbuhnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi m

Truk Boks Tabrak Trailer di Krembangan Surabaya, Begini Kondisi Korban

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan tersebut.

Polda Jatim Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri, 100 Kantong Terkumpul

Aksi kemanusiaan yang mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri” ini diikuti personel Polri, insan pers, hingga masyarakat umum.