Selasa, 21 Jul 2026 15:43 WIB

Ini Upaya Pemkot Hilangkan Bau di Sekitar Stadion GBT

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 04 Sep 2022 20:01 WIB
Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro
Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro

selalu.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya berupaya menghilangkan bau sampah di kawasan Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya menjelang gelaran Piala AFC U-20.

Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, nantinya pihak FIFA akan meninjau GBT menjelang kualifikasi Piala Dunia AFC U-20 2023. Sehingga, Pemkot menargetkan dan berupaya agar GBT tak bau Sampah.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Nanti tanggal 7 September ini udah datang dari FIFA dan AFC. Mereka akan supervisi itu, target kami tanggal 6 besok sudah tidak boleh bau di (GBT), "kata Hebi, Minggu (4/9/2022).

Hebi mengatakan, untuk menargetkan itu, pihaknya telah menerapkan sejumlah metode pengelolaan sampah di TPA Benowo, yakni mulai dari melakukan penyemprotan efektif mikro organisme EM6. Menurutnya, mikroorganisme tersebut, bukan merupakan zat kimia, melainkan organik.

"Jadi EM6 Ini mikroorganisme lho, bukan zat kimia tapi organik. Kemudian juga ada penutupan membran di tepi Itu yg udah kita lakukan sudah 100 persen,"ujarnya.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Kemudian, langkah lain yang dilakukan Pemkot juga membangun buffer zone atau kawasan penyangga TPA Benowo. Bentuk buffer zone ini berkonsep seperti hutan yang mengelilingi TPA Benowo.

"Ini masih kita kerjakan. Kalau buffer zone itu harus sampai 500 meter, ini baru satu shaft. Kalau buffer zone memang terkait tanaman, mungkin akan tampak setelah 2 tahun setelah ditanam," katanya.

Lebih lanjut Hebi menambahkan, pihaknya juga telah meminta bantuan kepada Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, untuk mengetes tingkat bau sekitar GBT tersebut.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Untuk tingkat kebauan itu hitungnya dan mengecek sangat sulit. Saya minta tolong ITS tes kebauan, itukan misal dicek 9 orang nentuin tingkat bau hidungnya,"terangnya.

"Tapi misal orang yang sudah tinggal sana kan udah biasa. GBT wes gak mambu rinio ta (wes gak bau sini),"imbuhnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.