Selasa, 20 Okt 2026 01:12 WIB

Kibarkan Bendera HMI Tanpa Izin, Tiga Mahasiswa UINSA Dikeroyok Seniornya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 03 Sep 2022 17:45 WIB
Korban pengeroyokan saat dirawat
Korban pengeroyokan saat dirawat

selalu.id - Tiga Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya jadi korban pengeroyokan senior kampusnya.

Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (1/9/2022) kemarin. Oknum pengeroyok disebutkan adalah panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UINSA Tahun 2022.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Surabaya, AKP Ristitanto membenarkan adanya laporan korban dugaan pengeroyokan tersebut.

Ristitanto menyampaikan, penyebab pengeroyokan tersebut dikarenakan ada mahasiswa yang menaikkan bendera tanpa ada izin dari panitia.

"Pelapor 3 orang korban dan sudah divisum. Yang diperiksa baru satu, mereka mengalami luka di bagian kepala," ujarnya.

Salah satu korban pengeroyokan, Muhammad Maulana menceritakan kronologi kejadian tersebut sekitar pukul 17.15 WIB pada Kamis (1/9/2022).

"Saat itu kami sedang akan mengibarkan bendera Organisasi Eksternal (HMI) didepan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH). Lalu kami didatangi oleh pengurus senat mahasiswa untuk menanyakan perihal izin tentang pengibaran bendera," ungkapnya.

Kemudian, dari pernyataan senior tersebut, dirinya bersama teman-temannya pun balik bertanya mengenai prosedur dalam pengibaran bendera tersebut.

"Kami tanya balik, bagaimana prosedur izin pengibaran bendera? Minta contohnya," celotehnya.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Panitia tersebut tak menjawab, namun melontarkan pertanyaan balik dengan nada yang mengancam.

"Tanyakan saja kepada atasan?". Kami jawab "atasan siapa.?", Dia balas "ya senat mahasiswa lah," ujarnya menirukan salah satu panitia PBAK.

Selang beberapa menit kemudian, segerombolan panitia PBAK bersama senat dan dewan eksekutif mahasiswa datang guna menanyakan izin pengibaran bendera.

"Kami balas seperti ucapan di atas perihal prosedur,"tuturnya.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Karena tidak bisa membuktikan, panitia tersebut langsung memukul dan keributan terjadi.

"Korban dari kami ada 3, Saya (Muhammad Maulana), Agung Laksono, Multazam),"ungkapnya.

Saat pengeroyokan terjadi, petugas keamanan datang dan melerai. Namun malah mendapat luka-luka.

"Sebelumnya kami ditawari untuk langsung ditangani oleh keamanan, tapi kami menolak karena kami nilai akan menghilangkan jejak pelaku. Karena memang dari awal kami berencana untuk mempublish dan membawa ke meja hijau,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.