Ciputra World Surabaya Periksa CCTV Sikapi Kasus Pengusiran Cucu Mensos Risma
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 01 Sep 2022 10:32 WIB
selalu.id - Humas Ciputra Word Surabaya (CWS) menyebut, menejemen Playtopia masih memeriksa CCTV terkait pengusiran Cucu Menteri Sosial Tri Rismaharini saat bermain di wahana Playtopia pada Rabu (31/8/2022) kemarin.
Humas CWS, Stephana Fevriera mengatakan, pihak mal tidak bisa mengakses CCTV yang ada di Playtopia. Sehingga, hanya manejemen Playtopia yang akan melihat CCTV tersebut.
Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
"Ini kan kami pihak mal tidak bisa akses CCTVnya playtopia. Sementara kan ini pendapat oleh satu pihak ya, Playtopia juga sekarang masih melihat CCTV untuk membuktikan apakah yang diklaim kan itu benar,"kata Febriera saat dihubungi selalu.id, Kamis (1/9/2022).
Febriera menuturkan, menurutnya hal tersebut hanyalah kesalahpahaman saja. Ia menyebut, kejadian tersebut seharusnya dibuktikan terlebih dahulu.
"Saya rasa itu salah paham saja, gak mungkin lah untuk jaman sekarang masih ada rasis. Sebaiknya kalau mengungkapkan itu bisa dibuktikan dulu,"jelasnya.
Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
Diberitakan sebelumnya, Cucu Menteri Sosial Tri Rismaharini, putra kedua Fuad Benardi, bernama Luigi berumur 2 tahun, diusir saat bermain di Playtopia di CWS, oleh pegawai lantaran melepas masker.
Fuad pun merasa kecewa, sebab, ia melihat ada dua anak yang juga bermain tanpa mengenakan masker dan terkesan dibiarkan.
Dua anak tersebut disebutkan Fuad dari fisiknya berasal dari salah satu etnis.
Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
"Ada anak cowok sama cewek itu ndak pakai masker tapi gak ada yang ingatkan, yang cewe itu bahkan digendong sama pendampingnya dan dia posisinya dibelakang resepsionis pintu masuk tempat bermainnya itu. Itu gak ada yang peringatkan,"ungkapnya.
Melihat hal itu, Fuad lantas mempertanyakan, kenapa dua anak yang disebutkan dibiarkan, sedangkan anaknya mendapat teguran dan diminta untuk keluar dari lokasi. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi