Jumat, 23 Okt 2026 05:04 WIB

Ciputra World Surabaya Periksa CCTV Sikapi Kasus Pengusiran Cucu Mensos Risma

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 01 Sep 2022 10:32 WIB
Playtopia yang berlokasi di Ciputra World Surabaya
Playtopia yang berlokasi di Ciputra World Surabaya

selalu.id - Humas Ciputra Word Surabaya (CWS) menyebut, menejemen Playtopia masih memeriksa CCTV terkait pengusiran Cucu Menteri Sosial Tri Rismaharini saat bermain di wahana Playtopia pada Rabu (31/8/2022) kemarin.

Humas CWS, Stephana Fevriera mengatakan, pihak mal tidak bisa mengakses CCTV yang ada di Playtopia. Sehingga, hanya manejemen Playtopia yang akan melihat CCTV tersebut.

Baca Juga: Massa Demo Berpakaian Serba Hitam Mulai Datang di Depan Grahadi Surabaya

"Ini kan kami pihak mal tidak bisa akses CCTVnya playtopia. Sementara kan ini pendapat oleh satu pihak ya, Playtopia juga sekarang masih melihat CCTV untuk membuktikan apakah yang diklaim kan itu benar,"kata Febriera saat dihubungi selalu.id, Kamis (1/9/2022).

Febriera menuturkan, menurutnya hal tersebut hanyalah kesalahpahaman saja. Ia menyebut, kejadian tersebut seharusnya dibuktikan terlebih dahulu.

"Saya rasa itu salah paham saja, gak mungkin lah untuk jaman sekarang masih ada rasis. Sebaiknya kalau mengungkapkan itu bisa dibuktikan dulu,"jelasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Diberitakan sebelumnya, Cucu Menteri Sosial Tri Rismaharini, putra kedua Fuad Benardi, bernama Luigi berumur 2 tahun, diusir saat bermain di Playtopia di CWS, oleh pegawai lantaran melepas masker.

Fuad pun merasa kecewa, sebab, ia melihat ada dua anak yang juga bermain tanpa mengenakan masker dan terkesan dibiarkan.

Dua anak tersebut disebutkan Fuad dari fisiknya berasal dari salah satu etnis.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

"Ada anak cowok sama cewek itu ndak pakai masker tapi gak ada yang ingatkan, yang cewe itu bahkan digendong sama pendampingnya dan dia posisinya dibelakang resepsionis pintu masuk tempat bermainnya itu. Itu gak ada yang peringatkan,"ungkapnya.

Melihat hal itu, Fuad lantas mempertanyakan, kenapa dua anak yang disebutkan dibiarkan, sedangkan anaknya mendapat teguran dan diminta untuk keluar dari lokasi. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.