Kamis, 04 Jun 2026 22:03 WIB

Fenomena Sungai Berbusa di Surabaya, Ecoton: Limbah Detergen Sangat Berbahaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 29 Agu 2022 17:11 WIB
Fenomena sungai penuh busa di Kalisari Damen
Fenomena sungai penuh busa di Kalisari Damen

selalu.id - Fenomena busa yang terjadi di Sungai Kalisari Damen, Surabaya disebutkan akibat konsentrasi detergen yang tinggi. Berdsar hasil laboraturium, busa tersebut berada pada level 4 atau paling buruk. Hal ini dianggap berbahaya oleh pemerhati lingkungan.

Direktur Ecoton, Daru Setyorini mengungkapkan, limbah rumah tangga khususnya deterjen sering dianggap tidak berbahaya padahal, banyak kajian analisis stastik mengungkapkan limbah detergen atau surfactant, faktanya konsentrasinya sangat tinggi.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Daru menjelaskan, surfactant tersebut tidak dapat terurai di perairan berkadar oksigen rendah. Sehingga, dapat membahayakan lingkungan.

"Anggapan bahwa limbah deterjen tidak berbahaya adalah keliru, karena daya racun surfactant telah dibuktikan pada mikroba, tumbuhan dan hewan," ungkap Daru, saat. dihubungi selalu.id, Senin (29/8/2022).

Deterjen juga mengandung kotoran dan bahan seperti minyak yang mencemari perairan sekitar. Bahan tersebut atau kimia aditif memiliki efek racun.

"Efeknya ke manusia bisa menyebabkan, hormon, iritasi kulit, pusing dan gangguan fungsi hati,"jelasnya.

Tak hanya itu, limbah deterjen dapat menyebabkan penyuburan berlebihan. Sehingga, menimbulkan alga blooming warna air menjadi hijau.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Air yang menjadi hijau tersebut disebabkan karena alga tumbuh dengan pesat. Dampaknya pun dapat menurunkan kadar oksigen dalam air.

"Itu bisa menyebabkan kematian ikan dan biota air,"ungkapnya.

Lebih lanjut Daru menambahkan, fosfat sebagai bahan sufactant yang ada didalam deterjen sangat efektif untuk produk pembersih dengan harganya murah.

"Beberapa enzim dan surfaktan tidak efektif jika dicampur pemutih, tapi fosfat dapat tetap bekerja efektik saat dicampur dengan pemutih,"tuturnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Menurutnya, banyak produk deterjen mengandung bahan adiktif, yang sebenarnya tidak harus ada dalam proses pembuatan deterjen.

Namun bahan ini, dapat memberi fungsi khusus dan nilai lebih pada produk deterjen untuk membuat produk lebih menarik.

"Misalnya pewangi, pelarut, pemutih, pewarna meskipun tidak berhubungan langsung dengan daya cuci deterjen,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Gugat MK Soal Masa Berlaku SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.