Senin, 02 Feb 2026 11:08 WIB

Fenomena Sungai Berbusa di Surabaya, Ecoton: Limbah Detergen Sangat Berbahaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 29 Agu 2022 17:11 WIB
Fenomena sungai penuh busa di Kalisari Damen
Fenomena sungai penuh busa di Kalisari Damen

selalu.id - Fenomena busa yang terjadi di Sungai Kalisari Damen, Surabaya disebutkan akibat konsentrasi detergen yang tinggi. Berdsar hasil laboraturium, busa tersebut berada pada level 4 atau paling buruk. Hal ini dianggap berbahaya oleh pemerhati lingkungan.

Direktur Ecoton, Daru Setyorini mengungkapkan, limbah rumah tangga khususnya deterjen sering dianggap tidak berbahaya padahal, banyak kajian analisis stastik mengungkapkan limbah detergen atau surfactant, faktanya konsentrasinya sangat tinggi.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Daru menjelaskan, surfactant tersebut tidak dapat terurai di perairan berkadar oksigen rendah. Sehingga, dapat membahayakan lingkungan.

"Anggapan bahwa limbah deterjen tidak berbahaya adalah keliru, karena daya racun surfactant telah dibuktikan pada mikroba, tumbuhan dan hewan," ungkap Daru, saat. dihubungi selalu.id, Senin (29/8/2022).

Deterjen juga mengandung kotoran dan bahan seperti minyak yang mencemari perairan sekitar. Bahan tersebut atau kimia aditif memiliki efek racun.

"Efeknya ke manusia bisa menyebabkan, hormon, iritasi kulit, pusing dan gangguan fungsi hati,"jelasnya.

Tak hanya itu, limbah deterjen dapat menyebabkan penyuburan berlebihan. Sehingga, menimbulkan alga blooming warna air menjadi hijau.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Air yang menjadi hijau tersebut disebabkan karena alga tumbuh dengan pesat. Dampaknya pun dapat menurunkan kadar oksigen dalam air.

"Itu bisa menyebabkan kematian ikan dan biota air,"ungkapnya.

Lebih lanjut Daru menambahkan, fosfat sebagai bahan sufactant yang ada didalam deterjen sangat efektif untuk produk pembersih dengan harganya murah.

"Beberapa enzim dan surfaktan tidak efektif jika dicampur pemutih, tapi fosfat dapat tetap bekerja efektik saat dicampur dengan pemutih,"tuturnya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Menurutnya, banyak produk deterjen mengandung bahan adiktif, yang sebenarnya tidak harus ada dalam proses pembuatan deterjen.

Namun bahan ini, dapat memberi fungsi khusus dan nilai lebih pada produk deterjen untuk membuat produk lebih menarik.

"Misalnya pewangi, pelarut, pemutih, pewarna meskipun tidak berhubungan langsung dengan daya cuci deterjen,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.