Senin, 02 Feb 2026 20:18 WIB

Langkah Pemkot Surabaya Atasi Bau Sampah di Kawasan Stadion GBT

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 25 Agu 2022 19:26 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat meninjau TPA Benowo
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat meninjau TPA Benowo

selalu.id - Pemkot Surabaya berupaya menghilangkan bau sampah disekitar kawasan Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya dengan menggunakan traetment khusus sampah di TPA Benowo dekat GBT.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, treatment tersebut menutup seluruh sampah dengan membran agar tidak terlihat mencolok dan menimbulkan bau.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Selain dengan membran, Eri menyampaikan, Pemkot Surabaya juga rutin melakukan penyemprotan zat kimia untuk mengurangi bau.

"Saya ingin semuanya tertutup seluruhnya dengan membran. Kemudian menempatkan petugas DLH untuk mengawasi TPA Benowo dan memastikan penyemprotan zat kimia berjalan," kata Eri saat sidak ke TPA Benowo, Kamis (24/8/2022).

Nantinya, akan diawasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya secara berkala. Eri menyebut, DLH akan memastikan zat kimia pengurang rasa bau itu berjalan dengan lancar.

Supaya tidak bau, Eri memastikan, DLH Surabaya melakukan pengawasan treatment sampah di TPA Benowo secara ketat.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Harusnya nggak bau. Lek sik mambu, yo berarti pengawasane sing kurang (kalau masih bau berarti pengawasannya kurang)," tegasnya.

Lebih lanjut Eri menjelaskan, treatment itu sudah menjadi bagian dari prosedur perjanjian pihak ketiga yang mengelola sampah TPA Benowo. Sehingga, DLH wajib melakukan pengawasan ketat agar hasilnya maksimal.

Tak hanya itu, Eri juga meminta DLH untuk menambah buffer zone berupa tanaman pohon bambu di sekitar TPA Benowo. Hal itu untuk mengurangi polusi udara serta zat kimia yang disemprotkan oleh pihak ketiga.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Meskipun di TPA Benowo saat ini sudah ada buffer zone berupa pohon bambu. Namun, hal itu masih kurang, karena jaraknya yang terlalu renggang

Sebab itu, ia meminta pohon bambu itu ditanam di dalam bis beton dan dijajar di sepanjang area TPA Benowo.

"Sebenarnya sudah ada 5 pohon, tapi masih kurang. Saya inginnya 10 - 15 agar lebih rapet, jadi setiap bis beton itu penuh untuk menghalau baunya, sekaligus mengurangi polusi dan zat kimia yang disemprotkan. Tiga hari lagi saya ke sini untuk cek lagi," harapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.