Selasa, 03 Feb 2026 07:14 WIB

Ini Tips Megawati Atasi Kasus Stunting Lewat Masakan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 08 Agu 2022 17:06 WIB
Megawati saat acara kick off kolaborasi penurunan stunting di Jakarta
Megawati saat acara kick off kolaborasi penurunan stunting di Jakarta

selalu.id - Perempuan Indonesia harus digugah kembali semangatnya. Dia mendorong perempuan masa kini memberi yang terbaik untuk keluarga termasuk dalam hal pemenuhan gizi untuk penurunan stunting.

Megawati mengatakan hal itu saat kick off kolaborasi penurunan stunting dan menerapkan apa yang tertuang dalam buku yang diluncurkan ‘Resep Makanan Baduta dan Ibu Hamil untuk Generasi Emas Indonesia’ di Jakarta, Senin (8/8/2022).

Baca Juga: Dorong Peningkatan Kualitas Demokrasi, PDIP Tegaskan Pedoman Nasionalisme Hadapi Geopolitik Global

Acara yang digelar oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dihadiri Panglima TNI, Mensos Tri Rismaharini, Kepala BPIP Yudian Wahyudi, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Dr. Laksana Tri Handoko, Kepala Pusdokkes Polri Irjen Pol Asep Hendradiana mewakili Kapolri dan perwakilan Dharma Wanita dan Bhayangkari.

Dalam paparannya, Megawati mengatakan, perempuan jaman perjuangan terkenal gigih, namun saat ini ada kesan perempuan masa kini melempem, kurang memperjuangkan bagaimana posisi perempuan di Indonesia.

"Ibu-ibu harus punya manajemen rumah tangga untuk memasak. Kelewatan kalau gak bisa memasak," kata Megawati.

Megawati bicara dan memotivasi para peserta luring dan daring yang hadir agar memberi gizi yang terbaik bagi setiap keluarga.

Bahkan Megawati memaparkan bagaimana cara-cara memasak termasuk sayuran yang baik.
Dia mengatakan dirinya banyak mendapat pelajaran memasak yang baik dari sang ibu, Fatmawati.

"Maaf ke pada bapak-bapak. Ini saya mau menjelaskan apa yang ada di dalam buku," kata Megawati sambil tersenyum. Jenderal TNI Andika Perkasa bersama ratusan yang hadir serius mendengarkan paparan Megawati.

Baca Juga: Upaya Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Mojokerto Gandeng FIK Ubaya 

Wanita kelahiran Yogyakarta itu mengatakan yang paling penting dari kesuksesan peluncuran buku ini dengan memberi contoh nyata, termasuk dengan turun ke bawah. Memberi contoh ke masyarakat secara langsung. Bahkan mau turun ke pasar untuk melihat langsung yang ada di situ.

Dia memotivasi pentingnya memasak bahkan sewaktu muda Megawati mengaku dia diberi doktrin oleh Ibu Fatmawati.

"Suatu saat akan ada manusia kecil di badan kita. Jadi harus bisa mengatur makanan apa yang baik untuk diri sendiri. Insha Allah kemungkinan untuk stunting bisa dihindari. Dan anak hingga umur dua tahun perlu makanan berkualitas dengan gizi, protein," ucapnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Targetkan Nol Kasus Stunting di 2027, Begini Caranya

Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi ini mengatakan di Tanah Air kita ini penuh dengan aneka tumbuhan yang bisa dimanfaatkan menjadi makanan.

"Rahasia memasak sudah saya berikan. Semoga ada manfaatnya, semoga bisa jadi pengetahuan. Semoga siap jadi calon ibu dan mental seorang Ibu diperkuat," katanya.

Di akhir sambutannya, Megawati menegaskan dirinya sangat menyambut baik, semakin banyak yang membantu Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam penuntasan masalah stunting ini. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.