Minggu, 15 Feb 2026 12:40 WIB

Dorong Peningkatan Kualitas Demokrasi, PDIP Tegaskan Pedoman Nasionalisme Hadapi Geopolitik Global

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

selalu.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa partai tersebut menjadikan tiga pilar utama sebagai pedoman dalam menghadapi dinamika geopolitik global dan tantangan nasional saat ini. Pilar tersebut adalah memperkokoh kedaulatan politik, berdikari dalam bidang ekonomi, serta berkepribadian dalam kebudayaan.
 
"Kita menolak segala bentuk tekanan, ketergantungan, dan dominasi kekuatan asing maupun kepentingan ekonomi global yang merugikan kepentingan nasional," ujarnya saat ditemui di Surabaya, Sabtu (17/1/2026). 

Baca Juga: PDIP Tetapkan Tiga Arah Politik di 2026, Ini Penjabarannya

Menurutnya, seluruh kebijakan negara harus dijalankan berdasarkan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan kepentingan Rakyat untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan berkeadaban.
 
Dalam pembahasan terkait isu Pilkada tidak langsung, Hasto mengungkapkan kekhawatiran terkait banyaknya praktik 'moneypolitik' yang mengganggu proses demokrasi. Ia menegaskan bahwa rekomendasi partai harus dijalankan dengan integritas dan tidak boleh diperjualbelikan demi kepentingan individu atau kelompok tertentu.
 
Terkait upaya meningkatkan sistem pemilihan, Hasto menyampaikan bahwa gagasan simulasi e-voting untuk Pilkada mendatang bukanlah hal baru. "Gagasan ini muncul sejak 10 tahun lalu oleh ibu Megawati Soekarnoputri," jelasnya.
 
Selain itu, PDIP juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas demokrasi Indonesia melalui berbagai langkah strategis. Di antaranya adalah pelaksanaan fungsi kontrol dan penyeimbang kekuasaan (checks and balances) secara efektif melalui lembaga partai politik, pemberlakuan perlakuan setara bagi seluruh partai, reformasi sistem hukum yang berkeadilan, penguatan masyarakat sipil, kebebasan pers, serta perlindungan hak warga negara dalam berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat sesuai amanat UUD 1945.

Baca Juga: Curhatan Hasto Kristiyanto Saat Berada di Tahanan KPK

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Pemulihan Dampak Banjir, Pemkab Jember Utamakan Kerja Lapangan 

Jembatan terdampak serta jalan provinsi yang melintasi wilayah Gumukmas, Kencong dan Jombang jadi perhatian.

Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syaratnya bagi Pelajar Kelas X 

Pemkot Surabaya mengajak pelajar yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ajang pembentukan karakter.

Target Suara Golkar Naik 20 Persen, Arif Fathoni Gelar Ziarah Wali Lima di Dapil 3 Surabaya

Ziarah dipilih karena memiliki makna spiritual sekaligus mempererat komunikasi langsung antara wakil rakyat dan warga.

Dispendik Surabaya Buka Seleksi Dewan Pendidikan 2026–2030, Ini Jadwal dan Syaratnya

Seleksi terbuka bagi seluruh unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, praktisi pendidikan, pengusaha, hingga aktvis organisasi masyarakat dan agama.

Lebaran Idul Fitri Tahun Ini, Penjahit Padat Karya Surabaya Cairkan Tabungan Rp50,4 Juta

Uci menjelaskan, skema tabungan dilakukan dengan menyisihkan sebagian ongkos jahit setiap kali menerima pekerjaan.

Mengalirkan Kebaikan di HUT ke-52 SIER, Dirut Danareksa Turut Donorkan Darah

Peserta donor berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari karyawan aktif SIER, para pensiunan, tenant kawasan industri, hingga masyarakat umum.