Sabtu, 14 Feb 2026 09:11 WIB

Upaya Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Mojokerto Gandeng FIK Ubaya 

KKN FK Ubaya Tahun 2026 di Desa Ketapanrame Mojokerto
KKN FK Ubaya Tahun 2026 di Desa Ketapanrame Mojokerto

selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam upaya percepatan penurunan stunting bersama Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya (FK Ubaya) lewat kegiatan kuliah kerja nyata tahun 2026.

KKN FK Ubaya Tahun 2026 mengusung tema 'Membangun Desa Sehat melalui Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat dalam Pencegahan Stunting' dan akan berlangsung mulai 5 Januari hingga 31 Januari 2026 di lima desa di Kecamatan Trawas, yakni Desa Ketapanrame, Tamiajeng, Duyung, Kedungudi, dan Selotapak.

Baca Juga: Santri asal Sidoarjo Meninggal Dunia Diduga Tersengat Listrik di Mojokerto

Bupati Albarraa mengatakan, keterlibatan perguruan tinggi merupakan bagian penting dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia melalui percepatan penurunan stunting.

"Sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, tenaga kesehatan, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan percepatan penurunan stunting yang berkelanjutan," ujar Bupati yang akrab disapa Gus Barra.

Gus Barra menyampaikan, stunting merupakan permasalahan strategis nasional yang memerlukan penanganan secara konvergen dan terintegrasi. Pemkab Mojokerto terus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat intervensi spesifik dan sensitif di tingkat desa.

Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024, prevalensi stunting di Kabupaten Mojokerto tercatat sebesar 15,3 persen, sementara di Provinsi Jawa Timur sebesar 14,7 persen. Angka tersebut menunjukkan pentingnya penguatan peran semua pihak dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting secara berkelanjutan.

Baca Juga: Satgas Pangan Polres Mojokerto Sidak Pasar, Temukan Harga Beras di Atas HET

Dalam pelaksanaan KKN ini, sebanyak 99 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya, termasuk dua mahasiswa asing dari Australia dan Belanda, diterjunkan langsung ke tengah masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung edukasi masyarakat terkait gizi seimbang, pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan, penguatan peran posyandu, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.

Orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto ini juga menekankan pentingnya keselarasan program KKN dengan kebijakan dan program pemerintah daerah maupun pemerintah desa, agar manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan secara nyata dan berkelanjutan oleh masyarakat.

"Kami berharap program-program KKN yang dilaksanakan dapat mendukung dan memperkuat program pemerintah daerah, serta dapat dilanjutkan oleh masyarakat setelah masa KKN berakhir,” imbuhnya.

Baca Juga: Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto

Pemkab Mojokerto, lanjut Bupati, senantiasa terbuka terhadap kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai mampu menghadirkan inovasi dan pendekatan edukatif yang efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

"Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya ini, diharapkan upaya percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih optimal, sekaligus mendorong terwujudnya desa sehat dan generasi Mojokerto yang berkualitas," pungkasnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

SIER Resmikan Renovasi SDN Pejangkungan II, Wujud Nyata Dukungan Pendidikan di Kawasan Industri

Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, yang berfokus pada penyediaan fasilitas belajar yang lebih layak.

Wujudkan Program Anak, Gresik Gelar Musrenbang Anak 2026

Anak-anak mempelajari alur penyaluran aspirasi melalui dokumen perencanaan daerah, termasuk RPJMD.

Daftar Shio yang Diprediksi Paling Hoki di Tahun Kuda Api

Menurut kalender lunar, dipandang oleh pakar feng shui sebagai masa yang sangat dinamis dan penuh perubahan.

BPKH Perlu Ruang Lebih Banyak Kelola Dana Haji dengan Prinsip Kehati-hatian

Saleh menekankan perlunya pembenahan dengan meninjau kembali seluruh pasal terkait kewenangan dan tanggung jawab BPKH dalam undang-undang.

Harga Cabai di GPM Surabaya Turun hingga 50 Persen Jelang Ramadan

Antiek Sugiharti menyebut cabai yang dijual kepada warga merupakan hasil panen langsung kelompok tani (Poktan) binaan Pemkot.

Strategi Pemkot Surabaya Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Ramadan

Antiek Sugiharti mengatakan panen ini merupakan hasil tanam sejak Oktober 2025 yang memang dipersiapkan untuk mengantisipasi lonjakan harga jelang HBKN.