Selasa, 03 Feb 2026 11:29 WIB

Bertatap Muka dengan Saksi Korban, Sidang Mas Bechi Bakal Digelar Offline

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 08 Agu 2022 13:47 WIB
Sidang keempat kasus pencabulan di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Jombang
Sidang keempat kasus pencabulan di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Jombang

selalu.id - Persidangan terdakwa Mas Bechi atas dugaan pencabulan kepada Santriwati di Pondok Pesantren Shiddiqiyah, Jombang, akan dilakukan secara offline mulai, Senin (15/8/2022) mendatang.

Koordinator Pidum JPU Kejati Jatim, Endang Tirtana menjelaskan, nantinya persidangan Mas Bechi akan langsung bertatap muka terhadap saksi. Artinya, sidang secara offline.

Baca Juga: Terganjal Kasus Pencabulan, Ketua INKAI Surabaya Ajukan Penangguhan Penahanan

"Persidangan offline itu akan di lakukan seminggu dua kali, ada Senin dan Kamis karena banyaknya saksi. Sidang tertutup,"kata Endang, usai sidang keempat Mas Bechi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (8/8/2022).

Endang menyampaikan, sidang tertutup dibatasi 50 orang saja, dan nantinya ada sekitar 40 orang yang akan hadir, termasuk para saksi berserta para ahli hukum.

"Jadi banyak menyita waktu. Pemeriksaan saksi pun dipadatkan, artinya gak diulang-ulang disampaikan, kalau diulang-ulang ya satu saksi bisa lama,"jelasnya.

Dari putusan majelis hakim, Endang menjelaskan sudah ada empat poin dari putusan tersebut, yakni pertma eksepsi dari kuasa hukum tidak diterima.

Baca Juga: Polda Jatim Proses Hukum Tersangka Pelecehan Santriwati di Bangkalan

Kedua, surat dakwaan penuntut umum dinyatakan sah dan digunakan untuk pemeriksaan berikutnya.

"Ketiga pemeriksaan atas terdakwa dapat dilanjutkan, dan keempat perkara ditangguhkan sampai ada putusan akhir,"jelasnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Terdakwa atau Mas Bechi, I Gede Pasek Swardika mengatakan, pihaknya mengajukan offline karena untuk keadlian.

Baca Juga: Pasca Mediasi Gagal, Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Sukomanunggal Masuk Penyidikan

Menurutnya, untuk soal keadilan psikologis Mas Bechi disebut merugikan. I Gede menyebut hal ini untuk membuka kebenaran, bagaimana jaksa hakim melihat gestur dari saksi dan terdakwa.

"Jadi objektif Karena mencari keadilan. Jadi apa yang sebenarnya terjadi tadi dengan eksepsi.Dan media melihat sedikit clue tentang kasusnya, ada belasan santriwati di bawah umur sehingga mas Bechi dikatakan sebagai predator,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.