Rabu, 04 Feb 2026 00:53 WIB

Tak Kantongi SLF, Trans Icon Surabaya Terancam Ditutup, Termasuk Wahana Salju

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 06 Agu 2022 08:35 WIB
Hearing Komisi A DPRD Surabaya
Hearing Komisi A DPRD Surabaya

selalu.id - Tak kantongi Sertifikat Laik Fungsi (SLF), Trans Icon Mall Surabaya terancam ditutup setelah soft opening pada Jumat (5/8/2022) kemarin. Hal ini ditegaskan oleh Komisi A DPRD Surabaya.

"Sebelum SLF itu selesai, artinya sekarang soft opening ya harus ditutup. Termasuk wahana salju harus ditutup. Karena SLFnya belum mengantongi,"tegas Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Ayu Pertiwi Krishna, usai hearing bersama pihak Trans Icon Mall, kemarin, Jumat, (5/8/2022).

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

Hal itu sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwali) pasal 3 nomor 51 tahun 2022 tentang SLF.

"Sesuai perwali SLF bangunan rekomendasi gedung harus selesai. Sebelum SLF, tidak boleh di manfaatkan,"ujarnya.

Ayu menjelaskan, Pemkot Surabaya telah memberikan aturan konsekuensi. Pada saat soft opening, Wali Kota Surabaya maupun jajaran Pemkot tidak ada yang hadir. Artinya, Trans Icon Mall memang menyalahi aturan SLF tersebut.

"Kalau dia (Trans Icon Mall) merasa jadi raja di kerajaan kita di Surabaya. Nanti dulu, kami DPRD ada tim pengawasan dan kontroling," tegasnya.

Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Serta Pertahanan (DRKPP), Ali Murtadlo mengungkapkan, dari 7 rekomendasi SLF, Trans Icon Mall baru memenuhi tiga yakni Damkar, Tenaga Kerja, dan Kesehatan.

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

"Kita tes keandalan bangunan. sama rekomendasi teknis dari DLH, Dishub. Nanti, harus terpenuhi dulu, baru kita berikan kalau sudah terpenuhi semua SLF nya,"ujar Ali.

Ali menyampaikan, tentunya belum boleh ada aktifitas masyarakat di mal tersebut. Sebab, belum memenuhi SLF, hal itu akan membahayakan keselamatan publik.

"Sanksi sesuai perwali 38 ada nanti ada mulai teguran peringatan nanti setelah tiga kali. Kalau tidak terpenuhi ya tindak dilakukan. Jangka waktu 7 hari. Setelah soft opening lalu ada pengunjung gak boleh," jelasnya.

Sementara itu, vice president corporate commnuication Trans Icon Mall Surabaya, Satria Hamid menambahkan, pihaknya akan melengkapi SLF secara bertahap untuk mal dan perkantoran.

Baca Juga: Atap Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, DPRD Desak Evaluasi Total Bangunan Sekolah

"Ini kan proses kaya Lingkungan Hidup (LH). LH itu kan harus ada izin limbahnya, sedangkan kita belum beroperasi. Jadi ini tahapan ke sana, tapi kita segera proses secepatnya. Kita juga soft opening, ada beberapa yang masih tutup dan ada yang buka,"jelasnya.

Menurutnya, akan mempercepat penuhi syarat SLF, Satri menerangkan, pihaknya juga memenuhi perkembangan Kota bahwa Trans Icon Mall akan menjadi icon wahana salju di Jawa Timur

"Icon ini jadi icon kota surabaya dimana hanya ada salju di Surabaya. Jadi orang-orang bisa datang kesini, menaikkan pariwisata,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon.