Senin, 02 Feb 2026 19:14 WIB

Fenomena Busa Tebal di Sungai Kalisari Surabaya Hebohkan Warga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 02 Agu 2022 13:38 WIB
Fenomena busa menyelimuti sungai di Surabaya
Fenomena busa menyelimuti sungai di Surabaya

selalu.id - Fenomena buih atau busa tebal berwarna putih terlihat menyelimuti Sungai Kalisari Damen, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Selasa (2/8/2022). Munculnya fenomena busa tersebut dilaporkan warga sekitar pukul 9.00 WIB

Mendengar kabar tersebut, Pemkot Surabaya mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan penyebab munculnya busa di sungai tersebut.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Dinas Lingkunga Hidup (DLH) Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, busa tersebut terjadi karena ada turbulensi pengadukan dari proses pemompaan.

"Penyebab busa tersebut adalah limbah cair rumah tangga yang langsung dibuang ke sungai antara lain, minyak goreng, lemak, air bekas cucian baju dan cucian dapur, dan lain-lain,"kata Hebi.

Hebi menyampaikan, busa-busa tersebut biasanya muncul pada saat musim kemarau karena debit air sedikit. Sehingga, polutan tersebut menjadi membesar.

"Saat musim hujan konsentrasi polutan kecil, karena terjadi pengenceran air hujan,"jelasnya.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Saat ini pihaknya telah mengkoordinasikan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membuat IPAL rumah tangga komunal sebelum masuk ke sungai.

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang limbah kotoran ke sungai agar tidak tercemar.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Jangan membuang limbah ke sungai biar gak cemar,"ujarnya.

Armuji menyebut bahwa limbah-limbah tersebut berasal dari warga yang mencuci pakaian, atau limbah detergen. Busa-busa tersebut juga berterbangan ke rumah-rumah warga.

"Setiap kemarau menjadi limbah itu. Jadi ada tiga tempat disini (kalisari demak) tambak wedi, dan kenjeran,"jelasnya.(Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir, hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.